This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Education

BriketAnalisa SWOT

0.00 (0 votes)
Document Description
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF
File Details
  • Added: May, 18th 2013
  • Reads: 203
  • Downloads: 3
  • File size: 857.78kb
  • Pages: 13
  • Tags: animal, dog, anjing
  • content preview
Submitter
  • Name: RahmadanSyah Saragih
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

Using SWOT Analysis To Understand The Institutional Environments: A Guide For Can Tho University

by: bizmana, 11 pages

By Luu Nguyen Quoc Hung Can Tho University, Vietnam. Strategic planning has become the practical approach to organizational management in most of organizations in the new era, when the world has ...

Conducting a SWOT Analysis of Your Agricultural Business

by: bizmana, 3 pages

Many large businesses conduct a SWOT analysis to identify the Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats of the business in order to keep pace with the competition. You may not consider ...

SWOT Analysis Template

by: bizmana, 1 pages

This particular example is for a new business opportunity. Many criteria can apply to more than one quadrant. Identify criteria appropriate to your own SWOT situation.

How To Do A SWOT Analysis: Strategic Planning Made Easy

by: bizmana, 3 pages

By Lyndsay Swinton. "Strategic Planning" sounds a lofty pursuit and perhaps beyond our humble capabilities. Not so with a SWOT Analysis. Learn how to do a SWOT analysis using the SWOT matrix and ...

Example of a Personal Leadership SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) Analysis

by: bizmana, 2 pages

Example of a Personal Leadership SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) Analysis

SWOT Analysis Sample

by: bizmana, 1 pages

SWOT Analysis Sample. A scan of the internal and external environment is an important part of the strategic planning process. Environmental factors internal to the firm usually can be classified as ...

User's Guide for SWOT Analysis

by: bizmana, 5 pages

SWOT is the acronym for Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats. It is an easy-to- use tool that has been around for quite some years. Different organisations use it in different ways. A ...

SWOT Analysis Examples: Starbucks, Nike, etc

by: bizmana, 6 pages

State of Minnesota Department of Employee Relations SWOT Analysis Department of Social Services SWOT ANALYSIS Social Work Education in Canada SWOT Analysis ...

Study on SWOT Analysis and Effectiveness Forecast in Design Project

by: shinta, 0 pages

We studied design projects by clarifying factors for successes and risks to maximize their effectiveness, and by studying advance evaluation methods of the result by project implementation.

Conducting a SWOT Analysis of Your Agricultural Business

by: shinta, 3 pages

Many large businesses conduct a SWOT analysis to identify the Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats of the business in order to keep pace with the competition. You may ...

Content Preview
Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU

PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET
SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF
RAHMADANSYAH SARAGIH 100403017
Teknik Industri-Fakultas Teknik,
Universitas Sumatera Utara
Email: rahmadansyahsaragih@ymail.com

ABSTRAK :Kelapa merupakan tanaman tropika yang dapat tumbuh dengan baik pada kondisi suhu rata-rata diantara
24-29 C. Kelapa dikatakan sebagai pohon yang serbaguna, karena hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan, mulai
dari ujung atas hingga akarnya. Adapun hasil olahan kelapa antara lain minyak kelapa, santan, pembuatan sapu, papan,
keset dan lain sebagainya. Untuk meningkatkan nilai ekonomisnya maka serabut kelapa akan dibuat menjadi briket. Briket
merupakan bahan bakar alternatif yang menyerupai arang dan memiliki kerapatan yang lebih tinggi. Sebagai salah satu
bentuk bahan bakar baru, briket merupakan alternatif yang sederhana, baik dalam proses pembuatan ataupun dari segi
bahan baku yang digunakan, sehingga bahan bakar briket memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan.
Penelitian ini dilakukan dengan membuat beriket dengan bahan baku serabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui variabel dan komposisi pembuatan briket dengan melakukan perancangan eksperimen dengan metode ANAVA
dan menganalisis perbandingan nilai ekonomis penggunaan briket dengan minyak tanah dengan menghitung biaya
produksi, waktu proses serta mampu melakukan analisa SWOT apabila diproduksi secara massal. Pengujian perbandingan
tepung tapioka dan air yang terbaik adalah 40 : 120, karena semakin banyak tepung tapioka yang digunakan maka tingkat
kerekatan briket semakin baik pula dan tidak mudah hancur sebagai hasil pengujian eksperimental dan memiliki nilai
ekonomis dibandingkan dengan minyak tanah serta nilai analisis SWOT menunjukkan pada kuadran I yang artinya kuat
dan berpeluang. Dari penelitian ini, diharapkan dilakukannya penelitian lebih lanjut tentang pemanfaatan serta penggunaan
bahan baku pembuatan briket yang lain dalam upaya pengadaan Energi alternatif yang ramah lingkungan

Kata Kunci: Briket, Perancangan Eksperimen, SWOT, Energi Alternatif

PENDAHULUAN
Pengembangan teknologi yang berkaitan
Selama ini serabut kelapa banyak dimanfaatkan
dengan sumber bahan bakar alternatif senantiasa
sebagai bahan pembuatan keset.
dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan
Untuk meningkatkan nilai ekonomisnya
energi yang saat ini terjadi. Salah satu alternatif
maka serabut kelapa akan dibuat menjadi briket.
bentuk
bahan
bakar
yang
belum
banyak
Briket merupakan bahan bakar alternatif yang
dikembangkan, terutama pada masyarakat yang
menyerupai arang dan memiliki kerapatan yang
sifatnya biomassa. Serabut kelapa merupakan
lebih tinggi. Sebagai salah satu bentuk bahan bakar
limbah
biomassa
yang
banyak
dijumpai
baru, briket merupakan alternatif yang sederhana,
dikehidupan sehari-hari. Jumlah serabut kelapa
baik dalam proses pembuatan ataupun dari segi
yang banyak dan pemanfaatan yang minim, menjadi
bahan baku yang digunakan, sehingga bahan bakar
masalah serius bagi lingkungan masyarakat sekitar.
briket
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU

memiliki potensi yang cukup besar untuk
Kepulauan Indonesia. Dalam sebuah syair lagu
dikembangkan. Pembuatan briket telah banyak
Ismail
Marzuki
menggambarkan
Kepulauan
dilakukan dengan menggunakan bahan yang
Indonesia sebagai Pulau Kelapa. Tanaman kelapa
berbasis biomassa. Biomassa merupakan hasil
banyak terdapat di daerah beriklim tropis. Kelapa
fotosintesis tumbuhan beserta turunannya, dan
diperkirakan dapat ditemukan dilebih 80 negara.
merupakan salah satu sumber energi terbarukan
Indonesia merupakan negara yang agraris yang
yang dapat dimanfaatkan.
menempati posisi ketiga setelah Filipina dan India,
Pembuatan briket biomassa umumnya
sebagai penghasil kelapa terbesar di dunia.
memerlukan penambahan bahan perekat untuk
Daunnya berpelapah, panjangnya dapat
meningkatkan sifat fisik dari briket. Adanya
mencapai 3-4 meter lebih dengan sirip-sirip lidi
penambahan kadar perekat yang sesuai pada
yang menopang tiap helaian. Buahnya terbungkus
pembuatan briket akan meningkatkan nilai kalor
dengan serabut dan batok yang cukup kuat,
briket tersebut. Jenis perekat yang digunakan pada
sehingga untuk memperoleh buah kelapa harus
pembuatan briket berpengaruh tehadap kerapatan,
dikuliti terlebih dahulu. Kelapa yang sudah besar
ketahanan tekan, nilai kalor bakar, kadar air, dan
dan subur dapat menghasilkan 2-10 buah kelapa
kadar abu. Penggunaan jenis dan kadar perekat
setiap tangkainya.
pada pembuatan briket merupakan salah satu faktor

penting dalam pembuatan briket. Bahan perekat
2.2.
Definisi Briket
yang biasa digunakan pada pembuatan briket adalah
Menurut Kurniawan dan Marsono (2008),
tapioka dan tetes tebu (molases). Pemanfaatan
briket merupakan gumpalan arang yang terbuat dari
serabut kelapa menjadi briket diharapkan juga dapat
bahan lunak yang dikeraskan. Faktor-faktor yang
mengatasi permasalahan lingkungan dan sebagai
mempengaruhi sifat briket arang adalah berat jenis
energi alternatif untuk penyediaan bahan bakar,
bahan atau berat jenis serbuk arang, kehalusan
baik untuk industri ataupun untuk masyarakat.
serbuk, suhu karbonisasi, tekanan pengempaan, dan

pencampuran formula bahan baku briket. Proses
LANDASAN TEORI
pembriketan adalah proses pengolahan yang
2.1. Mengenal Kelapa
mengalami perlakuan penumbukan, pencampuran
Dilihat dari jenis tanamanya kelapa
bahan baku, pencetakan dengan sistem hidrolik dan
termasuk keluarga tanaman jenis palma atau dalam
pengeringan pada kondisi tertentu, sehingga
bahasa biologinya araceae, sejenis dengan tanaman
diperoleh briket yang mempunyai bentuk, ukuran
atau pohon sawit, enau atau aren, serta pohon-
fisik, dan sifat kimia tertentu.
pohon palm lainnya. Kelapa mempunyai buah
Briket adalah bahan bakar padat yang dapat
berukuran cukup besar. Batang pohon kelapa
digunakan sebagai sumber energi alternatif yang
umumnya berdiri tegak dan tidak bercabang, dan
mempunyai bentuk tertentu. Pemilihan proses
dapat mencapai 10-14 meter lebih. Tanaman kelapa
pembriketan tentunya harus mengacu pada segmen
sangat penting artinya bagi kehidupan manusia,
pasar agar dicapai nilai ekonomi, teknis, dan
sehingga merupakan lambang atau pengenal
lingkungan yang optimal. Pembriketan bertujuan
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


untuk memperoleh suatu bahan bakar yang
harus digunakan. Analisa varian (ANAVA) adalah
berkualitas yang dapat digunakan untuk semua
suatu manipulasi matematis 2 perangkat data untuk
sektor sebagai sumber energi pengganti.
mendapatkan pengertian tentang penyebab varians,

dimana satu dari 2 perangkat tersebut dipergunakan
2.3.
Desain Eksperimen
sebagai dasar / standar. Anava digunakan untuk

Desain eksperimen yaitu suatu rancangan
menyelidiki varians antara hasil sesungguhnya pada
percobaan (dengan tiap langkah tindakan yang
periode berjalan dan sebelumnya, menyelidiki
betul-betul terdefinisikan) sedemikian sehingga
varian antara hasil sesungguhnya dengan biaya
informasi
yang
berhubungan
dengan
atau
standar dan tujuan yang direncanakan.
diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti

dapat dikumpulkan. Seperti yang telah kita ketahui
2.5.
Analisis Biaya
bahwa statistika berurusan dengan pengembangan

Analisis ini merupakan instrumen yang
dan penggunaan metoda serta teknik untuk
lazim dipakai untuk menyediakan informasi yang
pengumpulan, penyajian, pengolahan, analisis, dan
bermanfaat bagi manajemen untuk pengambilan
pengambilan kesimpulan mengenai sekumpulan
keputusan, misal dalam menetapkan harga jual
data sehingga ketidak pastian dari pada kesimpulan
produk dan karakteristik suatu produk. Tujuan
berdasarkan data itu dapat diperhitungkan dengan
analisis biaya adalah :
menggunakan ilmu hitung probabilitas. Dalam hai
1 . Untuk mengendalikan biaya
ini, perlu diingat bahwa analisa hanyalah bersifat
2. Untuk menentukan keputusan strategi
eksak apabila asumsi-asumsi, umumnya mengenai
3. Untuk merencanakan laba
bentuk distribusi, semuanya dipenuhi. Akan tetapi
4. Untuk menghitung laba dan rugi
pada kenyataannya hal ini kadang-kadang tidak

terjadi atau sukar untuk dibuktikan dipenuhi,
2.6.
Analisis SWOT
sehingga dalam banyak hal sering bergantung pada

Analisis SWOT merupakan salah satu
kecakapan memilih metode analisis yang tepat
metode
untuk
menggambarkan
kondisi
dan
untuk sesuatu persoalan, termasuk ke dalamnya
mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep
cara-cara perencanaan untuk memperoleh data yang
bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan
diperlukan.
faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness,
Disain suatu eksperimen bertujuan untuk
Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering
memperoleh
atau
mengumpulkan
informasi
digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk
sebanyak-banyaknya yang diperlukan dan berguna
mencari strategi yang akan dilakukan. Matriks
dalam melakukan penyelidikan persoalan yang akan
SWOT ditunjukkan pada Gambar 2.1.
dibahas. Meskipun demikian, dalam rangka usaha
mendapatkan semua informasi yang berguna itu,
hendaknya disain dibuat sesederhana mungkin
mengingat waktu, biaya, tenaga dan bahan yang
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


peluang yang ada sekaligus memperbaiki kinerja
organisasi.
4. Kuadran IV (negatif, negatif).
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang
lemah dan
menghadapi tantangan besar.
Rekomendasi strategi yang diberikan adalah

Strategi Bertahan, artinya kondisi internal
Gambar 2.1. Alternatif Pilihan Strategi Generik
organisasi berada pada pilihan dilematis. Oleh
Berdasarkan SWOT
karenanya
organisasi
disarankan
untuk
Keterangan Gambar 2.1. yaitu:
meenggunakan strategi bertahan, mengendalikan
1. Kuadran I (positif, positif).
kinerja internal agar tidak semakin terperosok.
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang
Strategi ini dipertahankan sambil terus berupaya
kuat dan berpeluang, Rekomendasi strategi yang
membenahi diri.
diberikan adalah progresif, artinya organisasi

dalam kondisi prima dan mantap sehingga
METODELOGI PENELITIAN
sangat dimungkinkan untuk terus melakukan
3.1. Waktu dan Tempat
ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal
kemajuan secara maksimal.
20-25 April 2013. Pembuatan briket ini dilakukan
2. Kuadran II (positif, negatif).
di Laboratorium Proses Manufaktur, Departemen
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang
Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara.
kuat namun menghadapi tantangan yang besar.
3.2.
Data Bahan Pembuatan Briket
Rekomendasi strategi yang diberikan adalah

Bahan-bahan yang digunakan dalam proses
diversifikasi strategi, artinya organisasi dalam
pembuatan briket adalah
kondisi mantap namun menghadapi sejumlah
1. Serabut Kelapa 240 gr
tantangan berat sehingga diperkirakan roda
2. Tepung Tapioka 40 gr
organisasi akan mengalami kesulitan untuk terus
3. Air 120 gr
berputar bila hanya bertumpu pada strategi
3.3.
Data Mesin dan Peralatan
sebelumnya. Oleh karenya, organisasi untuk

Adapun peralatan yang digunakan dalam
segera memperbanyak ragam strategi taktisnya.
proses produksi briket di Laboratorium Proses
3. Kuadran III (negatif, positif).
Manufaktur adalah mesin cetak, timbangan digital,
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang
thermometer, baskom/mangkuk, panic dan kompor.
lemah namun sangat berpeluang. Rekomendasi
3.4.
Data Perancangan Eksperimen
strategi yang diberikan adalah ubah strategi,

Perancangan eksperimen pada percobaan
artinya organisasi disarankan untuk mengubah
ini menjelaskan pengaruh tekanan dongkrak,
strategi sebelumnya. Sebab, strategi yang lama
perbandingan tepung tapioka dengan air dan waktu
dikhawatirkan sulit untuk dapat menangkap
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


pengeringan terhadap lama pemanasan air yang
10. Dihitung dan dicatat waktu pemanasannya
dapat dilihat pada Tabel 3.1.
hingga mendidih
Tabel 3.1. Data Perancangan Eksperimen Proses
11. Apabila briket diproduksi dalam jumlah massal,
Pembuatan Briket
dilakukan pengemasan dan diberi lebel.

Pada proses produksi briket perlu
diperhatikan
proses
pencampuran
tepung
tapioka dan air sesuai hasil eksperimen. Bahan
yang digunakan juga harus bervariasi untuk
kedepannya sehingga diketahui bahan mana
yang lebih baik untuk digunakan sebagai bahan

baku pembuatan briket.


HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2.
Perhitungan Perancangan Eksperimen
4.1.
Uraian Proses Pembuatan
Berdasarkan
hasil
pengamatan
data

Adapun uraian proses produksi pembuatan
perancangan eksperimen yang diperoleh, dilakukan
briket adalah sebagai berikut:
analisis terhadap interaksi antar faktor dengan
1. Serabut dipisahkan dari kulit dan dihauskan
menggunakan prinsip desain eksperimen sebagai
sehingga menjadi serbuk.
berikut:
2. Serbuk serabut dibakar atau dipanaskan diterik
H0 : Tidak terdapat efek yang signifikan dari
sinar matahari hingga kering
suatu faktor atau interaksi antara faktor-
3. Bahan
ditimbang
dengan
menggunakan
faktor terhadap hasil pembuatan briket.
timbangan digital
H1 : Terdapat efek yang signifikan dari suatu
4. Air dimasukkan kedalam panci kemudian
faktor
atau
interaksi
faktor-faktor
dipanaskan diatas kompor
terhadap hasil pembuatan briket.
5. Tepung tapioka dimasukkan kedalam panci
Kmudian dilakukan perhitungan anava dengan
yang berisi air panas kemudian di aduk-aduk
hasil seperti pada tabel 4.1
sampai menjadi perekat
Tabel 4.1. Daftar ANAVA Untuk Eksperimen
6. Perekat dicampurkan dengan Serabut kelapa
Faktorial 2x2x2
sambil di aduk hingga merata
7. Serabut kelapa dibentuk seperti bola kemudian
di cetak dengan menggunakan mesin cetak
dengan tekanan 85 kg/cm2 dan 105 kg/cm2
8. Hasil cetakan dikeringkan didalam oven atau
dijemur dibawah sinar matahari
9. Briket diuji untuk mengetahui komposisi mana

yang terbaik dengan merebus air
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


Keterangan:
a.
Untuk Ftabel =0,05
A
= perbandingan tepung tapioka dengan air
1.
FAB < Ftabel. H0 diterima, artinya tidak terdapat
B
= Faktor tekanan dongkrak
efek yang signifikan dari interaksi faktor
C
= Faktor waktu pengeringan
perbandingan tepung tapioka dengan air
Langkah Pengujian hipotesis:
dengan faktor tekanan dongkrak terhadap
1. H0 : Tidak terdapat efek yang signifikan dari
briket yang dihasilkan
suatu faktor atau interaksi antara faktor-
2.
FAC > Ftabel. H0 ditolak, artinya terdapat efek
faktor terhadap hasil pembuatan briket.
yang
signifikan
dari
interaksi
faktor
H1 : Terdapat efek yang signifikan dari suatu
perbandingan tepung tapioka dengan air
faktor
atau
interaksi
faktor-faktor
dengan waktu pengeringan terhadap briket
terhadap hasil pembuatan briket.
yang dihasilkan begitu juga dengan interaksi

2.
= 0,05 = 4,49
faktor tekanan dongkrak dengan waktu
3.
Wilayah kritik
: F
pengeringan terhadap briket yang dihasilkan,
hitung <
F
dan interaksi faktor perbandingan tepung

Untuk
= 0,05 = 4,49
tapioka dengan air, faktor tekanan dongkrak
-
Untuk AB : F
dan waktu pengeringan terhadap briket yang
hitung > F
- Untuk AC : F
dihasilkan.
hitung < F
- Untuk BC : F

Design
eksperimen
diakukan
untuk
hitung > F
- Untuk ABC: F
mengetahui komposisi terbaik dalam pembuatan
hitung > F
briket. Namun yang juga harus diperhatikan bahwa
4.
Fhitung/Fuji :
perbandingan komposisi yang diusulkan tidak
- Untuk A : Fhitung = -
menjadi patokan dalam pembuatan briket karena
- Untuk B : Fhitung = -
pembuatannya masih bisa disesuaikan dengan
- Untuk C : Fhitung = -
kebutuhan yang akan dibuat/diproduksi
- Untuk AB : Fhitung = 4,39
- Untuk AC : F

hitung = 65,20
- Untuk BC : F
4.3.
Perhitungan dengan SPSS
hitung = 5,29
Adapun data hasil perhitungan Desain
- Untuk ABC : Fhitung = 20,26
Eksperimen Briket dengan Menggunakan Software
4. Kesimpulan :
Software SPSS dapat dilihat pada tabel 4.2.
Setelah melalui pengolahan data maka didapat

hasil
berupa
tabel
ANAVA

yang

memperlihatkan hasil-hasil pengujian beberapa

hipotesa tersebut. Adapun syarat pengujian

hipotesa yang dimaksud adalah jika F

hit Ftabel

maka H0 diterima sebaliknya jika Fhit > Ftabel

maka H0 ditolak. sehingga dari tabel ANAVA

di atas didapat kesimpulan sebagai berikut:
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU



Plastik

=Rp.
500,-
Tabel 4.2. Hasil Perhitungan Desain Eksperimen
Harga Pokok Produksi
Rp 1.500,-
Briket dengan Menggunakan Software SPSS
(Asumsi:
Biaya
Tenaga
kerja,
peralatan,

penyewaan, perawatan dalam memproduksi tidak
ada)

Harga Produksi untuk pembuatan 1
bungkus briket adalah Rp. 1.500,- sedangkan harga
untuk satu liter minyak tanah adalah Rp.6000,-.
Dari segi biaya, briket lebih murah dibandingkan
dengan minyak tanah dan juga briket merupakan
energi biomassa oleh karena itu briket disarankan
sebagai energi alternatif yang masih bisa digunakan
pada mayarakat khususnya masyarakat menengah
kebawah.

Dapat dilihat nilai A*B dibawah nilai

Maka, Harga Produksi untuk pembuatan 1 bungkus
Ftabel
= 0,05 = 4,49 yang artinya tidak terdapat
adalah Rp. 1.500,- sedangkan harga untuk satu liter
efek
yang
signifikan
dari
interaksi
faktor
minyak tanah adalah Rp.6000,-
perbandingan tepung tapioka dengan air dengan

faktor tekanan dongkrak terhadap briket yang
4.5.
Identifikasi SWOT
dihasilkan, Maka perhitungan software sudah sesuai

Analisis SWOT bertujuannya
untuk
dengan perhitungan manual.
menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu

masalah,
proyek
atau
konsep
bisnis
yang
4.4.
Perbandingan Briket dengan Minyak
berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor
Tanah berdasarkan Biaya
eksternal. Hal ini ditujukan apabila briket ini ingin

Apabila diproduksi secara massal, maka
diproduksi secara massal.
dilakukan perhitungan biaya produksi secara
1. Strength
keseluruhan. Adapun rincian biaya produksi briket

Adapun faktor kekuatan yang dimaksud adalah
adalah sebagai
faktor internal yang berhubungan dengan briket
berikut :

tersebut ditunjukan pada Tabel 4.3.
1. Biaya Bahan :

a. Bahan Baku Langsung




Serabut Kelapa

= Rp 0,-


Tepung Tapioka
(Rp. 6000/kg untuk 1

pembuatan 240 gr) = Rp. 500

2. Biaya Overhead :

a. Bahan Penolong


Merk/label

= Rp 500,-
PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


Tabel 4.3. Faktor Strength
Tabel 4.6. Faktor Threat






4.6.
Pendekatan Kuantitatif SWOT
2.
Weakness

Data SWOT kualitatif di atas dapat

Adapun faktor kelemahan yang dimaksud adalah
dikembangkan
secara
kuantitaif
melalui
faktor internal yang berhubungan dengan briket
perhitungan analisis SWOT yang bertujuan untuk
ditunjukan pada Tabel 4.4.
mengetahui secara pasti posisi briket yang
Tabel 4.4. Faktor Weakness
sesungguhnya. Nilai pembobotan untuk setiap
faktor, baik internal maupun eksternal merupakan
hasil asumsi penulis. Adapun pendekatan kuantitatif
SWOT adalah sebagai berikut
Selisih faktor internal= S - W = 7,632 - 5,800 =
1,832 (sumbu x)
3.
Opportunity
Selisih faktor eksternal= O - T = 6,825 - 6,280 =

Adapun faktor kesempatan yang dimaksud
0,545 (sumbu y)
adalah faktor eksternal yang berhubungan dengan
briket yang ditunjukan pada Tabel 4.5.
Berdasarkan data diatas, dibuat peta posisi
Tabel 4.5. Faktor Opportunity
swot kuantitatif untuk memetakan posisi briket.
sumbu x dari peta posisi menunjukan faktor internal
(strength dan weakness) dan sumbu y menunjukan
faktor eksternal (opportunity dan threat). Adapun
peta posisi SWOT briket ditunjukan pada Gambar
4.7.
4.
Threat

Adapun faktor ancaman yang dimaksud adalah
faktor
eksternal
yang
berhubungan
dengan
ditunjukan pada Tabel 4.6.


PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


diperhatikan bahwa briket belum banyak diketahui
oleh masyarakat.

KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Adapun beberapa kesimpulan yang dapat
diambil yaitu:
1.
Briket merupakan energi alternatif pengganti
minyak tanah yang dapat dibuat dengan bahan

dari limbah seperti serabut kelapa.
Gambar 4.7. Peta Posisi SWOT Briket
2.
Dari hasil design eksperimen didapat untuk

Berdasarkan peta posisi SWOT, briket
komposisi
pembuatan
briket
harus
berada pada kuadran I dengan nilai (1,832;0,545).
memperhatikan perbandingan tepung tapioka
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang kuat
dengan air, faktor tekanan dongkrak dan waktu
dan berpeluang, Rekomendasi strategi yang
pengeringan.
diberikan adalah progresif, artinya organisasi dalam
3.
Perhitungan biaya produksi dari pembuatan
kondisi siap sehingga sangat dimungkinkan untuk
satu bungkus briket lebih murah dibandingkan
terus
melakukan
ekspansi,
memperbesar
dengan minyak tanah.
pertumbuhan
dan
meraih
kemajuan
secara
4.
Apabila briket diproduksi secara massal maka
maksimal.
briket
dapat
diterima
dipasar
apabila
memprioritaskan pada kualitas dan promosi
4.7.
Pendekatan Kualitatif SWOT
sesuai analisis SWOT yang telah dilakukan.

Berdasarkan hasil pendekatan kuantitatif

maka didapat pendekatan kualitatif matriks SWOT
5.2. Saran
dimana posisi briket berada pada posisi SO yang
Adapun beberapa saran yang dapat diambil
artinya hal yang perlu dilakukan adalah membuat
yaitu:
standar proses produksi, menggunakan tenaga kerja
1.
Sebaiknya dalam pembuatan briket harus
terdidik sehingga mampu mengoptimalkan kinerja,
menguasai
prosedur
agar
tidak
terjadi
menjaga kualitas produk serta melakukan promosi.
kesalahan dalam proses pembuatan briket.
2.
Sebaiknya perlu dilakukan penelitian lebih
Hal yang perlu dilakukan apabila briket diproduksi
lanjut untuk bahan baku pembuatan briket
secara massal atau dijadikan usaha adalah dengan
dengan
Kepmenkes
no.
menganalsis faktor kelemahan yang ada pada
852/Menkes/SK/IX/2008
tentang
Strategi
briket. Dari kelemahan briket disusun strategi untuk
Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.
menanani kelemahan dan meningkatkan kekuatan

ataupun keunggulan. Secara umum, hal yang perlu

PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Karya Tulis Ilmiah, April 2013 USU


DAFTAR PUSTAKA
Jenis Kelamin
: Laki-Laki
Kebangsaan
: Indonesia
Nasution, Arman Hakim, dkk. 2006. Manajemen
Status

: Belum Menikah
Tinggi / Berat Badan : 166 cm / 63 kg
Pemasaran untuk Engineering. Yogyakarta:
Agama

: Islam
ANDI
Motto

: Habonaron Do Bona
Sumangat, D dan Broto, Wisnu. 2009. Kajian
PENDIDIKAN
Tahun 1998 - 2004 Sekolah Dasar
Teknis dan Ekonomis Pengolahan Briket
Alwasliyah M. Bandar
Bungkil Biji Jarak Pagar sebagai Bahan
Tahun 2004 - 2007 Sekolah Menengah
Bakar Tungku. Bandung. Balai Besar
Pertama Negeri 1 Bandar
Tahun 2007 - 2010 Sekolah Menengah
Penelitian dan Pengembangan Pascapanen
Atas Negeri 1 Bandar
Pertanian
Tahun 2010 Universitas Sumatera Utara
Wignjosoebroto, Sritomo. 2009. Pengantar Teknik
(Fakultas Teknik- Teknik Industri)

dan Manajemen Industri. Surabaya: ITS
PENGALAMAN ORGANISASI
Wijayanti, DS. 2009. Karakteristik Briket Arang
Tahun 2011 - 2012
:Anggota
dari Serbuk Gergaji dengan Penambahan
Administrasi dan Kesekretariatan HMI FT
USU
Arang
Cangkang
Kelapa
Sawit.
Tahun 2011 - 2012 Wakil Bendahara
Medan:USU
Umum Administrasi dan Kesekretariatan
http://kedirijaya.com>Home>lifestyle>News>sosial
HMI FT USU

.56

Tahun
2011
-
2012
Anggota
Kemahasiswaan HIMTI FT USU
http://kompas.hargaminyaktanah.123/3/4/wcdde/gh
Tahun 2011 - 2012 Sekretaris Umum
h/.id
K3M Gerakan Mahasiswa Siaga Bencana
(GEMASIANA)
http://warintek.bantulkab.go.id/web.php?mod=basis
Tahun 2012 - 2013 Ketua Bidang
data&kat=3&sub=8&file=83
Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi
(KPP) HMI FT USU

Tahun 2012 - 2013
:Ketua
Bidang
Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi
DATA RIWAYAT HIDUP
(KPP) HMI FT USU

Tahun 2012 - 2013 Anggota Administrasi
RAHMADANSYAH
dan kesekretariatan HIMTI FT USU
SARAGIH
Tahun 2012 - 2013
:Ketua
Umum
Jl. Abdul Hakim, Pasar I Setia
K3M Gerakan Mahasiswa Siaga Bencana
Budi, Komp. Classic II, No.61
(GEMASIANA)

Medan

Tahun 2013 - 2014
:Ketua
Umum
HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK
HP
: 087869613471
INDUSTRI (HIMTI) FT USU

Email:rahmadansyahsaragih@ymail.com

DATA PERSONAL

Tempat,Tanggal Lahir: M. Bandar, 17 Maret
1992

PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA
UNTUK BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF


Download
BriketAnalisa SWOT

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share BriketAnalisa SWOT to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share BriketAnalisa SWOT as:

From:

To:

Share BriketAnalisa SWOT.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share BriketAnalisa SWOT as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading