This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Education

DASAR-DASAR MANAJEMEN

0.00 (0 votes)
Document Description
DASAR-DASAR MANAJEMEN, BUTIR-BUTIR BAHAN DISKUSI Untuk Mahasiswa Strata Satu Di Lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Suryakancana Cianjur Disusun Oleh : Drs. DJUNAEDI SAJIDIMAN, MM, M.Pd.
File Details
  • Added: May, 04th 2011
  • Reads: 1481
  • Downloads: 68
  • File size: 373.58kb
  • Pages: 110
  • Tags: dasar, manajemen
  • content preview
Submitter
  • Username: budiraspati
  • Name: budiraspati
  • Documents: 77
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

Dasar Pemrograman VB.NET

by: reyz strife, 0 pages

Dasar Pemrograman VB.NET

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SMP/MTs

by: budiraspati, 4 pages

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SMP/MTs

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SMA/SMK

by: budiraspati, 4 pages

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SMA/SMK

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SD/MI

by: budiraspati, 3 pages

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MAENPO CIKALONG UNTUK SD/MI

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR Mata Pelajaran Muatan Lokal Maenpo Cikalong

by: budiraspati, 12 pages

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR Mata Pelajaran Muatan Lokal Maenpo Cikalong

ANGGARAN DASAR PAGURON MAENPO CIKALONG “PANCERBUMI” CIANJUR

by: budiraspati, 18 pages

ANGGARAN DASAR PAGURON MAENPO CIKALONG “PANCERBUMI” CIANJUR

ILMU SOSIAL DASAR (SPU 11O) Purwo Santoso, Ph.D Drs. Bambang ...

by: ville, 31 pages

Mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada angkatan 2006/2007 dan angkatan-angkatan ...

Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi

by: bela, 15 pages

KONSEP DASAR KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI ASPEK YANG BERBEDA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PENILAIAN PENGELOLAAN KURIKULUM BERBASIS ...

Excel 2007 dasar

by: Nugraha, 99 pages

Bagi yang mau belajar Dasar Excel 2007

Materi Pelatihan Penulisan Dasar PMK FISIP

by: nando_saragih, 25 pages

Materi Pelatihan Penulisan Dasar PMK FISIP kerja sama dengan fokal.info

Content Preview


DASAR-DASAR
BUTIR-BUTIR BAHAN DISKUSI
Untuk Mahasiswa Strata Satu
Di Lingkungan Fakultas Pertanian
Universitas Suryakancana
Cianjur









Disusun Oleh :
Drs. DJUNAEDI SAJIDIMAN, MM, M.Pd.





UNIV
I ER
E S
R IT
I AS
A SU
S RY
R AK
A AN
A C
N AN
A A
CIAN
A J
N UR
-2007-

KATA PENGANTAR


Sesuai dengan tugas untuk memberikan mata kuliah Dasar-dasar
Manajemen pada Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Suryakancana
Cianjur, penulis mencoba membuat ikhtisar berupa butir-butir bahan diskusi
untuk memudahkan para mahasiswa strata satu berdiskusi pada waktu
perkuliahan.

Untuk pengayaan dan pendalaman materi, para mahasiswa sangat
penulis anjurkan untuk mempelajari lebih lanjut buku-buku teks/sumber lain
tentang manajemen, termasuk juga administrasi dan organisasi, seperti yang
penulis pergunakan sebagai rujukan yang juga dicantumkan dalam daftar
kepustakaan.

Semoga kiranya bermanfaat.


Cianjur, Agustus 2007.

Penulis.





















i

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ………………………………………………………… i

DAFTAR ISI ………………………………………………………………….. ii

BAB I. MANAJEMEN ......................................................................... 1
A. PENGERTIAN ............................................................................ 1
B. MANAJEMEN SEBAGAI ILMU DAN SENI ................................. 4
C. PERANAN MANAJEMEN ........................................................... 4
D. FILSAFAT MANAJEMEN ........................................................... 5
E. ASAS-ASAS MANAJEMEN ........................................................ 6
F. PENTINGNYA MANAJEMEN ..................................................... 7

BAB II. HUBUNGAN ADMINISTRASI, MANAJEMEN, DAN ORGANI-
SASI
......................................................................................... 9

BAB III. PERKEMBANGAN MANAJEMEN .......................................... 12
A. FASE PRA SEJARAH ................................................................. 12
B. FASE SEJARAH ......................................................................... 13
C. FASE MODERN .......................................................................... 14

BAB IV. TUJUAN DAN PENDEKATAN MANAJEMEN ...................... 25
A. TUJUAN MANAJEMEN ............................................................. 25
B. PENDEKATAN MANAJEMEN .................................................... 28

BAB V. BIDANG-BIDANG DAN MAZHAB MANAJEMEN ................. 33
A. BIDANG-BIDANG MANAJEMEN ................................................ 33
B. MAZHAB-MAZHAB MANAJEMEN ............................................. 33

BAB VI. SISTEM DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN ................... 37
A. SISTEM MANAJEMEN ................................................................ 37
B. FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN ................................................. 40

BAB VII. PERENCANAAN ..................................................................... 47
A. PENGERTIAN ............................................................................. 47
B. PENTINGNYA PERENCANAAN ................................................. 48
C. PROSES PERENCANAAN ......................................................... 49
D. PERENCANA (PLANNER) .......................................................... 55

BAB VIII. PENGORGANISASIAN ........................................................... 59
A. PENGERTIAN ............................................................................. 59
B. PRINSIP-PRINSIP ATAU ASAS ORGANISASI .......................... 60
C. FUNGSI-FUNGSI ORGANISASI ................................................. 61

ii

D. TIPE-TIPE (MACAM/BENTUK) ORGANISASI .......................... 62
E. PERBEDAAN ORGANISASI PROFIT DAN ORGANISASI NON
PROFIT ..................................................................................... 66
F. PROSES ATAU LANGKAH-LANGKAH PENGORGANISASIAN 67
G. PENDELEGASIAN WEWENANG ............................................. 68

BAB IX. PENGARAHAN ...................................................................... 72
A. PENGERTIAN ........................................................................... 72
B. MOTIVASI DAN FUNGSI PENGARAHAN ................................ 73
C. PENGAMBILAN KEPUTUSAN .................................................. 90

BAB X. PENGAWASAN ...................................................................... 97
A. PENGERTIAN ............................................................................ 97
B. SASARAN PENGAWASAN ....................................................... 97
C. SIFAT-SIFAT ATAU CIRI-CIRI PENGAWASAN ...................... 98
D. PROSES DASAR PENGAWASAN ........................................... 98
E. ALAT-ALAT PENGAWASAN ...................................................... 99
F. TEKNIK-TEKNIK PENGAWASAN .............................................. 100

BAB XI. PENILAIAN ............................................................................. 101
A. PENGERTIAN ............................................................................. 101
B. HAKIKAT PENILAIAN ................................................................ 102
C. HUBUNGAN FUNGSI PENILAIAN DENGAN FUNGSI-FUNGSI
ORGANIK MANAJEMEN LAINNYA ............................................ 102

DAFTAR KEPUSTAKAAN ....................................................................... 105



-djuns-
















iii

BAB I
MANAJAMEN


A. PENGERTIAN [p/

Secara etimologis, manajemen dapat ditinjau dari bahasa Itali, Perancis,
Latin, dan Inggris. Menurut bahasa Itali, manajemen berasal dari kata
maneggio menjadi managiare yang berarti melatih kuda dengan tujuan agar
kuda mengerti dan dapat melakukan apa yang diperintahkan oleh
pelatihnya. Menurut bahasa Perancis, manajemen berasal dari kata
manage yang berarti tindakan untuk membina, membimbing, mempimpin.
Kemudian menjadi manager yaitu membina dengan melakukan tindakan
pengendalian, bimbingan dan pengarahan. Menurut bahasa Latin, mana-
jemen berasal dari kata manus + agere. Manus artinya bekerja berkali-kali
dengan menggunakan tangan, sedangkan agere melakukan sesuatu. Jadi,
managere berarti melakukan sesuatu dengan mempergunakan tangan.
Menurut bahasa Inggris, manajemen berasal dari kata to manage yang
berarti mengemudikan, mengendalikan, mengurus, mengatur, menjalankan,
membina, dan memimpin.

Dalam bahasa Indonesai manajemen diambil dari kata to manage bahasa
Inggris yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses ber-
dasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu sendiri. Dengan demikian
manajemen merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang
diinginkan. Karena manajemen diartikan mengatur, maka timbul pertanya-
an : Apa yang diatur, mengapa harus diatur, siapa yang mengatur, di mana
harus diatur, kapan mengaturnya, dan bagiamana mengaturnya?

Apa yang diatur?
Semua unsur manajemen yang terdiri dari 6M (Man, Money, Materials,
Machines, Method, Market).

Mengapa harus diatur?
Agar 6M itu berdayaguna, berhasilguna, terintegrasi, dan terkoordinasi
dalam rangka mencapai tujuan.

Siapa yang mengatur?
Pemimpin dengan wewenang kepemimpinannya melalui perintah atau per-
suasi sehingga unsur-unsur dan semua proses manajemen terarah pada
tujuan yang diinginkan. Pemimpin ini disebut juga manajer.

Di mana harus diatur?
Dalam suatu organisasi (pemerintah, swasta, sosial, keagamaan, dll.), ka-
rena organisasi merupakan wadah untuk mengatur 6M dan semua proses
manajemen dalam rangka mencapai tujuan. Di dalam organisasi terdapat
proses kerjasama, pembagian tugas pekerjaan, delegasi wewenang,
koordinasi, integrasi, dll. sehingga proses pencapaian tujuan optimal.

Kapan mengaturnya?
Saat organisasi ingin mencapai tujuannya. Jadi setiap saat, karena upaya
pencapaian tujuan tidak pernah berhenti selama organisasi tersebut ada.

Bagaimana mengaturnya?
Melalui proses dari urutan fungsi-fungsi manajemen (POAC, POMC, POSD-
CORB, POCCC, dsb.).

Di bawah ini adalah batasan (definisi) manajemen yang diberikan oleh para
ahli :

1. George R. Terry :
”Management is a distinct process consisting of planning, organizing,
actuating, and controlling performed to determind and accomplish stated
objectives by the use of human being and other resources.” (Manajemen
adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang
dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang
telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan
sumber-sumber lainnya).

2. Harold Koontz dan Cyril O’Donnel :
“Management involves getting things done through and with peoples.”
(Manajemen berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang
dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain).

3. Andrew F. Sikula :
”Management in general refers to planning, organizing, controlling,
staffing, leading, motivating, communicating, and decision making
activities performed by any organization in order to coordinate the varied
resources of the enterprise so as to bring and efficient creation of some
product or service.”
(Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan
aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pe-
nempatan, pengarahan, pemotivasian, komunikasi, dan pengambilan
keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk
mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan
sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa secara efisien).

4. John D. Millet :
“Management is the process of directing and facilitating the work of
people organized in formal group to achieve a desired goal.” (Mana-
jemen adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan dari orang-
orang yang terorganisasi secara formal sebagai kelompok untuk
memperoleh tujuan yang diinginkan).

5. Makharita (Expert PBB yang diperbantukan pada LAN tahun 1977-
1980) :
”Management is the utilization of available or potential resources in achie

ving a given ends.” (Manajemen adalah pemanfaatan sumber-sumber
yang tersedia atau yang berpotensi di dalam pencapaian tujuan).

6. James A.F. Stoner, dkk. :
”Manajemen didefinisikan dalam empat fungsi spesifik dari manajer,
yaitu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengenda-
likan.”

7. S. Prajudi Atmosudirdjo :
”Manajemen adalah pengendalian dan pemanfaatan daripada semua
faktor dan sumber daya, yang menurut suatu perencanaan (planning),
diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta atau tujuan
kerja yang tertentu.”

8. Sondang P. Siagian :
”Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh
sesuatu dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan
orang lain.”

9. Malayu S.P. Hasibuan :
”Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan
sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan
efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.”

Dari berbagai definisi yang dikemukakan oleh para ahli tersebut di atas,
dapat disimpulkan bahwa :

1. Manajemen mempunyai tujuan yang ingin dicapai.

2. Manajemen merupakan perpaduan antara ilmu dan seni.

3. Manajemen merupakan proses yang sistematis, terkoordinasi, koo-
peratif, terintegrasi, dalam mamanfaatkan unsur-unsurnya (6M).

4. Manajemen hanya dapat diterapkan jika terjadi proses kerjasama antara
sekelompok orang dalam suatu organisasi.

5. Manajemen harus didasarkan pada pembagian tugas/pekerjaan dan
tanggung jawab.

6. Manajemen terdiri dari beberapa fungsi (POAC, POSDCORB, POCCC,
POMC, dll.).

7. Manajemen hanya merupakan alat untuk mencapai tujuan.





B. MANAJEMEN SEBAGAI ILMU DAN SENI

Ilmu adalah kumpulan pengetahuan dalam bentuk prinsip-prinsip yang
merupakan dasar fundamental dari kebenaran umum. Pengetahuan men-
jadi ilmu jika telah memenuhi syarat keilmuan, yaitu ada obyeknya, ada
metode penyelidikannya, tersusun secara sistematis, bersifat obyektif, dan
bebas prasangka. Dengan demikian manajemen sebagai ilmu atau mana-
jemen ilmiah (scientific management) adalah manajemen yang ditandai
oleh penggunaan ilmu pengetahuan dan metode keilmuan.

Sementara itu seni adalah kemahiran menerapkan ilmu pengetahuan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan dalam pelaksanaan kegiatan. Jadi, mana-
jemen sebagai seni
adalah kemahiran, kemampuan, dan keterampilan
menerapkan prinsip-prinsip, metode, serta teknik-teknik dalam mengguna-
kan segala sumber (6M) secara efektif dan efisien dalam upaya mencapai
tujuan. (Lebih lanjut akan dibahas dalam bab tentang perkembangan
manajemen).


C. PERANAN MANAJER

Peranan manajer menurut Henry Mintzberg dalam “The Nature of Mana-
rial Work” (1973) ada tiga hal, yaitu : Hubungan antar pribadi (interpersonal
role
), berhubungan dengan informasi (informational role), dan pembuat ke-
putusan (decisional role).

1. Peranan dalam hubungan antar pribadi meliputi :

b. Sebagai Figurhead, yang mewakili organisasi dalam acara-acara
seremonial seperti gunting pita peresmian gedung, menghadiri
undangan-undangan, dll.

c. Sebagai Leader, yang memimpin anak buah mengerjakan sesuatu
atau memotivasi bawahan.

d. Sebagai Liaison, atau pejabat perantara ketika berinteraksi dengan
teman sejawat atau pejabat di luar organisasinya untuk mendapatkan
informasi, dll.

2. Peranan yang berhubungan dengan informasi meliputi :

a. Sebagai Monitor, ketika manajer mencari informasi guna mendeteksi
pembahasan dan identifikasi masalah guna pembuatan keputusan.
Terdapat lima kategori informasi yang perlu dimonitor, yaitu :

1) Informasi mengenai kemajuan pelaksanaan pekerjaan di dalam
organisasi (internal operations);


2) Informasi yang berkembang di luar organisasi seperti perkem-
bangan politik, ekonomi, dan teknologi yang akan bermanfaat bagi
organisasi (external event);

3) Informasi dari hasil analisis dan laporan tentang berbagai hal
(issue) dari berbagai sumber yang kompeten yang akan
bermanfaat bagi organisasi;

4) Buah pikiran dan kecenderungan mengenai sesuatu yang ber-
dampak atau ada manfaatnya bagi organisasi, misalnya diperoleh
dari seminar, konferensi, dll.

5) Informasi dari pihak tertentu yang bersifat menekan (pressure)
misalnya dari partai politik, LSM, dll.

b. Sebagai Disseminator, misalnya ketika manajer menyampaikan
informasi dari luar ke dalam organisasinya atau ke luar dalam rangka
kegiatan sosialisasi tentang program kerja, dll.

c. Sebagai Spoksman (juru bicara), misalnya ketika manajer atas nama
atau mewakili organisasi menyempaikan informasi ke luar.

3. Peranan berkaitan dengan pembuat keputusan meliputi :

a. Sebagai Entrepreneur, misalnya ketika manajer bertindak sebagai
pemrakarsa dan perancang dari banyak pembahasan yang terkendali
bagi organisasinya.

b. Sebagai Disturbance Handler (penghalau gangguan), misalnya ke-
tika manajer mengatasi bahaya yang mengancam organisasinya.

c. Sebagai Resources Allocator (pembagi sumber), misalnya ketika
manajer memutuskan bagaimana dan ke mana sumber dana akan
didistribusikan ke unit-unit organisasinya.

d. Sebagai Negosiator, misalnya ketika manajer melakukan negosiasi
dengan pihak-pihak lain baik di dalam maupun di luar arganisasinya.


D. FILSAFAT MANAJEMEN

Menurut Malayu Hasibuan (2004), filsafat manajemen adalah kerjasama
saling menguntungkan, bekerja efektif dengan metode kerja yang terbaik
untuk mencapai hasil yang oftimal. Menurut Frederick Winslow Taylor,
dalam filsafat manajemen, manajer akan lebih bertanggung jawab dalam
perencanaan dan pengendalian serta dalam menafsirkan kepandaian-
kepandaian para pekerja dan mesin-mesin menurut aturan-aturan, hukum-
hukum, dan formula-formula, sehingga dengan jalan demikian akan

membantu para pekerja melakukan pekerjaannya dengan biaya yang
rendah dan penghasilan yang lebih besar. Karena itu manajer harus
menjadi sumber kegiatan dan penanggung jawab hasil yang dicapai dalam
proses manajemen. Dengan manajer yang inovatif, kreatif, cakap, dan
berani mengambil keputusan, maka aktivitas-aktivitas organisasi akan
semakin dinamis.

Manfaat filsafat manajemen :
1. Memberikan dasar dan pedoman bagi pekerjaan manajer.

2. Memberikan dasar dan pedoman bagi berpikir efektif manajer.

3. Memberikan kepercayaan dan pegangan bagi manajer dalam proses
manajemen untuk mencapai tujuan organisasi.

4. Mendapatkan dukungan dan partisipasi dari bawahan, jika mereka
mengetahui peranan dan tindakan manajer.

5. Memberikan arah pemecahan terbaik terhadap masalah-masalah yang
dihadapi.

6. Menjadi dasar dan kepercayaan bagi manajer dalam melaksanakan
wewenang kepemimpinannya.

Penerapan filsafat manajemen di setiap tempat (negara, daerah, organi-
sasi) tidaklah sama oleh karena filsafatnya bisa berbeda-beda sesuai
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perbedaan perso-
nalitas daripada manajer sendiri, dan perbedaan dalam hal penilaian ter-
hadap manusia.


E. ASAS-ASAS MANAJEMEN

Asas atau prinsip adalah suatu pernyataan mendasar atau kebenaran
umum yang dapat dijadikan pedoman pemikiran dan tindakan. Asas-asas
umum manajemen (general principles of management) menurut Henri
Fayol
adalah :

1. Pembagian kerja (division of work).

2. Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility).

3. Disiplin (discipline).

4. Kesatuan perintah (unity of command).

5. Kesatuan arah/jurusan (unity of direction).


Download
DASAR-DASAR MANAJEMEN

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share DASAR-DASAR MANAJEMEN to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share DASAR-DASAR MANAJEMEN as:

From:

To:

Share DASAR-DASAR MANAJEMEN.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share DASAR-DASAR MANAJEMEN as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading