This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Education

hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR

3.00 (2 votes)
Document Description
this is for inspiration
File Details
  • Added: August, 20th 2012
  • Reads: 2797
  • Downloads: 153
  • File size: 223.36kb
  • Pages: 37
  • Tags: midwifery, nurse, and etc
  • content preview
Submitter
  • Name: elis
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

CARA SEHAT TURUN BERAT BADAN DAN MELANGSINGKAN TUBUH DENGAN HERBAL SEHAT. INFO DAN KONSULTASI HUBUNGI REKO HANDOYO, 08139411679, 081932985325 http://makananuntukdiet.blogspot.com Jakarta Bintaro

by: abrahamhandoyo, 2 pages

CARA SEHAT TURUN BERAT BADAN DAN MELANGSINGKAN TUBUH DENGAN HERBAL SEHAT. INFO DAN KONSULTASI HUBUNGI REKO HANDOYO, 08139411679, 081932985325 http://makananuntukdiet.blogspot.com Jakarta Bintaro ...

PENGEN LANGSING, CARA KURUS, MAU LANGSING DAN KURUS DENGAN HERBALIFE SEHAT. CALL REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA SELATAN. http://makanankesehatananda.blogspot.com

by: abrahamhandoyo, 1 pages

PENGEN LANGSING, CARA KURUS, MAU LANGSING DAN KURUS DENGAN HERBALIFE SEHAT. CALL REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA SELATAN. http://makanankesehatananda.blogspot.com Kegemukan ...

CARANYA KURUS, TIPS CARA MENJADI LANGSING, CARA MEMBUAT BADAN KURUS DENGAN MAKANAN DIET HERBALIFE. PEMESANAN DAN KONSULTASI HUBUNGI REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA. http://makanankesehatananda.blogspot.com

by: abrahamhandoyo, 1 pages

CARANYA KURUS, TIPS CARA MENJADI LANGSING, CARA MEMBUAT BADAN KURUS DENGAN MAKANAN DIET HERBALIFE. PEMESANAN DAN KONSULTASI HUBUNGI REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA. ...

CARA LANGSING DENGAN CEPAT, CARA EFKETIF MENURUNKAN BERAT BADAN. INFO DAN KONSULTASI : REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA http://makanankesehatananda.blogspot.com

by: abrahamhandoyo, 1 pages

CARA LANGSING DENGAN CEPAT, CARA EFKETIF MENURUNKAN BERAT BADAN. INFO DAN KONSULTASI : REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA http://makanankesehatananda.blogspot.com Cara langsing dengan ...

CARA LANGSING DENGAN CEPAT, CARA EFEKTIF MENURUNKAN BERAT BADAN. INFO DAN KONSULTASI : REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA http://makanankesehatananda.blogspot.com

by: abrahamhandoyo, 1 pages

CARA LANGSING DENGAN CEPAT, CARA EFEKTIF MENURUNKAN BERAT BADAN. INFO DAN KONSULTASI : REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA http://makanankesehatananda.blogspot.com Cara langsing dengan ...

CARA EFEKTIF MENGECILKAN PERUT, CARA MENGECILKAN PINGGANG DENGAN HERBALIFE. Informasi dan pemesanan Hubungi REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 Jakarta. http://makanankesehatananda.blogspot.com,

by: abrahamhandoyo, 1 pages

CARA EFEKTIF MENGECILKAN PERUT, CARA MENGECILKAN PINGGANG DENGAN HERBALIFE. Informasi dan pemesanan Hubungi REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 Jakarta. http://makanankesehatananda.blogspot.com, ...

TIPS BAGAIMANA CARA MELANGSINGKAN DAN MENGECILKAN TUBUH, BADAN, LENGAN, PAHA, BETIS DAN PERUT SETELAH MELAHIRKAN SAMBIL MENYUSUI DENGAN AMAN DAN SEHAT UNTUK BAYI?

by: abrahamhandoyo, 2 pages

TIPS BAGAIMANA CARA MELANGSINGKAN DAN MENGECILKAN TUBUH, BADAN, LENGAN, PAHA, BETIS DAN PERUT SETELAH MELAHIRKAN SAMBIL MENYUSUI DENGAN AMAN DAN SEHAT UNTUK BAYI? Ibu yang sehabis melahirkan ...

DIET IBU MENYUSUI, CARA LANGSING SETELAH MELAHIRKAN, TIPS LANGSING SETELAH MELAHIRKAN, KEMBALI LANGSING SETELAH MELAHIRKAN. DARI DISTRIBUTOR HERBALIFE. REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA INDONESIA. Website http://makanankesehatananda.blogspo

by: abrahamhandoyo, 1 pages

DIET IBU MENYUSUI, CARA LANGSING SETELAH MELAHIRKAN, TIPS LANGSING SETELAH MELAHIRKAN, KEMBALI LANGSING SETELAH MELAHIRKAN. DARI DISTRIBUTOR HERBALIFE. REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 ...

PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN HtPERTENSI

by: jacobus, 7 pages

Penyakit jantung koroner ( PJK ) merupakan problema kesehatan utama di negara maju. Di Indonesia telah terjadi pergeseran kejadian Penyakit Jantung dan pembuluh darah dari urutan ke-l0 tahun 1980 ...

CARA ALAMI, JITU DAN AMPUH DALAM MENURUNKAN BERAT BADAN, CARA JITU MENGURUSKAN BADAN, PELANGSING ALAMI. CALL REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA SELATAN. http://makanankesehatananda.blogspot.com

by: abrahamhandoyo, 1 pages

CARA ALAMI, JITU DAN AMPUH DALAM MENURUNKAN BERAT BADAN, CARA JITU MENGURUSKAN BADAN, PELANGSING ALAMI. CALL REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 BINTARO JAKARTA SELATAN. ...

Content Preview
Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU DENGAN
KEJADIAN BBLR DI RSUD BANJARBARU
TAHUN 2011
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menyelesaikan Pendidikan
Pada Jurusan Kebidanan Prodi D III
Program Regular

Oleh :
DWI LIS STIANI
NIM. PO7124009046

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
JURUSAN KEBIDANAN PRODI D III
TAHUN 2012

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Saat ini kematian bayi di Indonesia masih tergolong tertinggi jika
dibandingkan dengan negara di ASEAN, hal itu tercermin dari perbandingan
dengan jumlah angka kematian bayi di negara tetangga seperti Singapura (3
per 1000), Brunei Darussalam (8 per 1000), Malaysia (10 per 1000), Vietnam
(18 per 1000) dan Thailand (20 per 1000). Angka kematian bayi (Infant
Mortality Rate) ialah banyaknya kematian bayi berumur dibawah satu tahun
per 1000 kelahiran hidup dalam satu tahun (Metrotvnews, 2010).
Berdasarkan Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia pada
tahun 2007, didapati sebanyak 35 kasus kematian per 1000 kelahiran
menimpa bayi. Menurut Millenium Development Goals (MDGs), tahun 2015
Indonesia harus mampu menurunkan angka kematian bayi hingga 23 per 1000
kelahiran hidup. Beberapa penyebab kematian bayi baru lahir (neonatus) yang
terbanyak disebabkan oleh kegawatdaruratan dan penyulit pada masa
neonatus salah satunya BBLR masih merupakan masalah di dunia karena
merupakan penyebab kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir
(Maryunani, 2009).

Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia
dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang dan angka kematiannya
35 kali lebih tinggi dibanding pada bayi dengan berat lahir lebih dari 2500
gram (Pantiawati, 2010).
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya BBLR diantaranya
adalah faktor ibu yaitu penyakit ibu (toksemia gravidarum, perdarahan
antepartum, diabetes mellitus), umur < 20 tahun atau > 35 tahun, ibu dengan
paritas 1 dan 4 (Muslihatun, 2010).
Dalam reproduksi sehat dikenal bahwa usia aman untuk kehamilan
dan persalinan adalah 20-35 tahun, sedangkan yang berisiko untuk kehamilan
dan persalinan adalah umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun. Ibu
hamil pertama pada umur < 20 tahun, rahim dan panggul ibu seringkali belum
tumbuh mencapai ukuran dewasa. Akibatnya diragukan keselamatan dan
kesehatan janin dalam kandungan. Kemungkinan bahaya yang dapat terjadi
yaitu bayi lahir belum cukup bulan dan perdarahan dapat terjadi
sebelum/sesudah bayi lahir. Pada ibu hamil berumur 35 tahun atau lebih,
terjadi perubahan jaringan alat-alat kandungan dan jalan lahir tidak lentur lagi
(Rochyati, 2003).
Ibu dengan paritas 1 dan 4 berisiko melahirkan BBLR, pada
primimuda, rahim dan panggul ibu seringkali belum tumbuh mencapai ukuran
dewasa akibatnya diragukan keselamatan dan kesehatan janin dalam
kandungan. Pada primitua, mudah terjadi penyakit pada ibu dan organ

kandungan menua, jalan lahir juga bertambah kaku. Ada kemungkinan lebih
besar mendapat anak cacat, terjadi persalinan macet dan perdarahan.
Sedangkan pada ibu dengan paritas 4, karena ibu sering melahirkan maka
kemungkinan akan timbul gangguan pada kesehatannya seperti anemia,
kurang gizi, kekendoran pada dinding perut dan rahim sehingga
mengakibatkan terjadinya BBLR (Rochyati, 2003).
Angka kematian bayi akibat BBLR di Kalimantan Selatan tahun 2009
mengalami peningkatan, yaitu dari 521 bayi yang meninggal tercatat 168
(32,2%) adalah BBLR. Sedangkan pada tahun 2010, dari 611 bayi yang
meninggal tercatat 199 (32,6%) adalah BBLR (Dinkes, 2010).
Menurut data yang ada di RSUD Banjarbaru tahun 2010, dari 735
kelahiran, jumlah bayi berat lahir normal (BBLN) sebanyak 633 bayi (86,1%),
sedangkan jumlah BBLR sebanyak 102 bayi (13,8%). Pada tahun 2011 dari
918 kelahiran, jumlah BBLN sebanyak 780 bayi (84,9%), sedangkan jumlah
BBLR sebanyak 138 bayi (15,0%).
Berdasarkan data tersebut diatas maka penulis tertarik untuk meneliti
hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Banjarbaru
tahun 2011.

B. Rumusan Masalah
Pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 kejadian BBLR
mengalami peningkatan sebanyak 1,2% dari 102 kasus (13,8%) menjadi 138

kasus (15,0%). Berdasarkan pernyataan masalah maka dapat dirumuskan
pertanyaan penelitian sebagai berikut "Apakah ada hubungan umur dan
paritas ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Banjarbaru tahun 2011?"

C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan umum
Mengetahui hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR di
RSUD Banjarbaru tahun 2011
2. Tujuan Khusus
a. Mengidentifikasi umur ibu bersalin di RSUD Banjarbaru tahun 2011
b. Mengidentifikasi paritas ibu bersalin di RSUD Banjarbaru tahun 2011
c. Menganalisa hubungan umur ibu dengan kejadian BBLR di RSUD
Banjarbaru tahun 2011
d. Menganalisa hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR di RSUD
Banjarbaru tahun 2011

D. Manfaat Penelitian
1. Bagi penulis
Sebagai tambahan ilmu pengetahuan, wawasan dalam upaya pencegahan
dan penanganan BBLR serta memberikan pengalaman dalam pembuatan
karya tulis ilmiah


2. Bagi pihak RSUD Banjarbaru
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi tentang
kejadian BBLR dan penyebab terjadinya BBLR.
3. Bagi peneliti lain
Dapat digunakan sebagai salah satu data dasar untuk penelitian selanjutnya
khususnya tentang BBLR.

E. Keaslian Penelitian
Penelitian serupa pernah dilakukan oleh Jayanti Oktrina dengan judul
faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya BBLR di RSUD Ulin
Banjarmasin tahun 2006 dengan variabel umur, paritas dan kehamilan
kembar, pendekatan yang digunakan adalah cross sectional dan didapatkan
hasil penelitian bahwa tidak ada hubungan antara umur dan paritas dengan
terjadinya BBLR dan ada hubungan yang bermakna kehamilan kembar
dengan terjadinya BBLR.
Perbedaan dengan penelitian sekarang terletak pada rancangan
penelitian, tempat dan tahun penelitian.





BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teori
1. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR)
a. Pengertian
1) Berat bayi lahir rendah adalah bayi baru lahir dengan berat badan
lahir kurang dari 2500 gram (Muslihatun, 2010).
2) Berat bayi lahir rendah ialah bayi baru lahir yang berat badannya saat
lahir kurang dari 2500 gram (sampai dengan 2499 gram) (Saifuddin,
2009).
3) World heath organization (WHO) pada tahun 1961 menyatakan
bahwa semua bayi baru lahir yang berat badannya kurang atau sama
dengan 2500 gram disebut low birth weight infant (BBLR), karena
morbiditas dan mortalitas neonatus tidak hanya bergantung pada
berat badannya tetapi juga pada tingkat kematangan (maturitas) bayi
tersebut. Definisi WHO tersebut dapat disimpulkan secara ringkas
bahwa bayi berat lahir rendah adalah bayi yang lahir dengan berat
badan kurang dari 2500 gram (Pantiawati, 2010).


b. Klasifikasi
1) Menurut Maryunani (2009) bayi/neonatus yang termasuk dalam
BBLR merupakan salah satu dari keadaan berikut ini:
a) NKB SMK (neonatus kurang bulan - sesuai masa kehamilan)
adalah bayi prematur dengan berat badan lahir yang sesuai masa
kehamilan
b) NKB KMK (neonatus kurang bulan - kecil masa kehamilan)
adalah bayi prematur dengan berat badan lahir kurang dari
normal menurut usia kehamilan
c) NCB KMK (nenonatus cukup bulan - kecil untuk masa
kehamilan) adalah bayi yang lahir cukup bulan dengan berat
badan lahir kurang dari normal.
Selain itu menurut Maryunani (2009), BBLR dibagi lagi
berdasarkan berat badan lahir, yaitu:
a) Bayi dengan berat lahir sangat rendah (BBLSR) adalah bayi
yang lahir dengan berat badan lahir antara 1000 - 1500 gram
b) Bayi dengan berat lahir amat sangat rendah (BBLASR) adalah
bayi yang lahir dengan berat badan lahir kurang dari 1000 gram
2) Menurut Pantiawati (2010), BBLR dapat dikelompokkan menjadi
prematuritas murni dan dismaturitas
a) Prematuritas murni adalah bayi dengan masa kehamilan kurang
dari 37 minggu dan berat badan sesuai dengan berat badan untuk

usia kehamilan atau disebut neonatus kurang bulan sesuai masa
kehamilan (NKB-SMK).
b) Dismaturitas adalah bayi dengan berat badan kurang dari berat
badan yang seharusnya untuk usia kehamilannya, biasa disebut
dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK).
c. Etiologi
1) Menurut Muslihatun (2010)
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya berat bayi
lahir rendah diantaranya adalah faktor ibu yaitu penyakit ibu
(toksemia gravidarum, perdarahan antepartum, diabetes mellitus),
umur < 20 tahun atau > 35 tahun, ibu dengan paritas 1 dan 4.
Faktor janin yang dapat menyebabkan BBLR, diantaranya
hidramnion, kehamilan ganda, dan lain-lain.
2) Menurut Pantiawati (2010)
Penyebab terbanyak terjadinya BBLR adalah kelahiran prematur.
Faktor ibu yang lain adalah umur, paritas, dan lain-lain. Faktor
plasenta seperti penyakit vaskuler, kehamilan kembar/ganda, serta
faktor janin juga merupakan penyebab terjadinya BBLR.
3) Menurut Manuaba (1998), etiologi BBLR adalah:
a) Faktor ibu
(1) Gizi saat hamil yang kurang
(2) Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun

(3) Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat
(4) Penyakit menahun ibu (hipertensi, jantung, perokok)
(5) Faktor pekerja yang terlalu berat
b) Faktor kehamilan
(1) Hamil dengan hidramnion
(2) Hamil ganda
(3) Perdarahan antepartum
(4) Komplikasi hamil: pre-eklampsia/eklampsia, ketuban pecah
dini
c) Faktor janin
(1) Cacat bawaan
(2) Infeksi dalam rahim
d) Faktor yang masih belum diketahui
d. Penatalaksanaan
Menurut Mitayani (2009) penatalaksanaan pada bayi BBLR adalah :
1) Pastikan bayi terjaga tetap hangat. Bungkus bayi dengan kain kering,
selimuti dan gunakan topi untuk menghindari adanya kekurangan
panas.
2) Awasi frekuensi pernapasan, terutama dalam 24 jam pertama guna
mengetahui sindrom aspirasi mekonium

Download
hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR as:

From:

To:

Share hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading