This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Others

Kokob Edisi 133

0.00 (0 votes)
Document Description
Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan
File Details
  • Added: August, 11th 2010
  • Reads: 305
  • Downloads: 7
  • File size: 4.67mb
  • Pages: 8
  • Tags: lpm himmah uii, persma, kokob, pers, media, uii
  • content preview
Submitter
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

Kokob Edisi 132

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 134

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 135

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 136

by: dumbhitrobz, 16 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 137

by: dumbhitrobz, 12 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 140

by: dumbhitrobz, 12 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 141

by: dumbhitrobz, 12 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 145

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 144

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan

Kokob Edisi 144

by: dumbhitrobz, 8 pages

Ini adalah Buletin Kobar-Kobari dari LPM HIMMAH UII terbitan elektronik, bebas disebarluaskan.

Content Preview
himmah_media@mailcity.com
Edisi 133 | Tahun Ke-11|Desember 2008
Jalan Terjal Menuju Kampus Riset
UII mempersiapkan diri menjadi research university. Namun masih banyak kendala untuk mencapainya.
Oleh: Wening Fikriyati
TAUFAN ICHTIAR KHUDI | KOBARKOBARI
UII mulai berbenah diri, dengan mendorong pembentukan pusat-pusat studi dan menggalakkan kegiatan penelitian baik lingkup dosen maupun mahasiswa. Hal ini
merupakan upaya untuk menjadikan UII sebagai
global high education.
UII mulai menyiapkan diri menuju kampus riset tentu saja perlu dilakukan arti persiapan menuju kampus riset be-
research university atau kampus riset pemantapan teaching university terlebih lum dilaksanakan. Sudah ada beberapa
dalam tahapan menjadi world class uni-
dahulu. �ntara

lain
ntara
dengan
lain
meningkatkan
dengan meningkatkan upaya yang dilakukan pihak universitas
versity. Berbagai upaya pun dilakukan dan mempertahankan akreditasi. Selain untuk mewujudkannya. Sarwidi, selaku
untuk menjadikan UII sebagai kampus itu kualitas dosen pun perlu diting-
Wakil Rektor I menjelaskan beberapa
riset, dengan harapan akan ada banyak katkan, dengan mendorong dosen-dosen upaya yang dilakukan untuk menuju kam-
penelitian yang dilakukan di UII dan hasil melanjutkan studinya ke jenjang yang pus riset. �iantaranya adalah mendorong
penelitian tersebut dapat berguna bagi lebih tinggi, memberikan pelatihan pendirian pusat-pusat studi, menguatkan
masyarakat luas, bahkan diakui di taraf mengajar yang baik, dan memberikan peranan �irektorat Penelitian dan Peng-
internasional. �engan
�engan demikian
demikian dapat
dapat fasilitas yang memadai untuk keperluan abdian Masyarakat (�PPM) dan mencari
membuka jalan menuju cita-cita UII se-
mengajar.
dana hibah penelitian. ”Selain itu juga
bagai global high education.
Pemantapan teaching university me-
memperkuat laboratorium terpadu dan
Untuk menjadikan UII sebagai mang diperlukan, akan tetapi bukan ber-
selanjutnya mengkoordinasikan seluruh

laboratorium yang ada.” tambahnya.
para dosen.
proposal penelitian yang masuk ke uni-
Fasilitas yang dimiliki UII masih perlu
Memang ada kecenderungan, jumlah versitas mengalami peningkatan, nanti
ditingkatkan, namun itu tidak menjadi mahasiswa yang banyak membuat harapannya produk-produk penelitian UII
kendala serius karena kelengkapan tenaga dosen habis untuk pengajaran, bisa terakses di skala internasional,” lan-
fasilitas bisa diupayakan melalui bantuan sehingga penelitian yang dilakukan pun jutnya.
pemerintah dan sumber dana lainnya. kurang. Tetapi menurut Ummi, ”Semua
Lalu bagaimana pendapat mahasiswa
”�kan tetapi yang masih menjadi kendala itu tergantung manajemen waktu dari tentang upaya-upaya yang telah dilakukan
saat ini adalah mindset atau cara berpikir dosen itu sendiri, karena kenyataannya oleh universitas? Fitri �yu K, salah satu
dan kebudayaan riset yang belum tumbuh ada dosen yang banyak mengajar tetapi mahasiswi prodi Psikologi mengatakan
di masyarakat kita. Salah satunya penelitiannya juga banyak. Seperti dekan bahwa saat ini universitas menganjur-
anggapan masyarakat bahwa dosen FMIP� dan dekan FPSB, mereka njabat kan dosen maupun mahasiswa melakukan
tugasnya hanya mengajar, tidak meneliti. tapi yo meneliti.” Jadi, alasan kesibukan penelitian sebanyak-banyaknya, namun
Hal ini sedikit banyak berdampak pada mengajar ataupun jabatan yang diterima untuk sosialisasi dana hibah dirasa ma-
kurangnya penelitian yang dilakukan, sebenarnya bukan menjadi alasan untuk sih kurang. ”Beberapa dosen juga masih
karena lebih terfokus pada pengajaran,” tidak melakukan penelitian, semua itu ada yang belum terbuka untuk mengajak
jelasnya.
bisa disiasati dengan manajemen waktu mahasiswanya melakukan penelitian.
Terwujudnya sebuah kampus riset dan manajemen S�M yang baik.
Bahkan pernah ada salah satu dosen yang
tentu saja tidak terlepas dari peran dan
saat mendengar istilah PKM justru ber-
kontribusi dari berbagai pihak, salah
Keterlibatan Mahasiswa
tanya ’�pa itu?’ dan ketika dijelaskan,
satunya dosen. Saat ini dosen yang
Selain didukung oleh fasilitas yang dosen tersebut baru mengetahuinya,”
aktif melakukan penelitian memang memadai dan dosen yang berkompeten jelas Fitri.
masih sedikit yaitu sekitar 30-40 orang di bidangnya, untuk menuju kampus ri-
Fasilitas laboratorium yang tersedia
dosen, yang berarti sekitar 10 persen set sudah pasti akan melibatkan peranan juga kurang disosialisasikan kepada
dari keseluruhan dosen di UII. ”Kalau mahasiswa. Selain menumbuhkan seman-
mahasiswa, sehingga kurang memicu
dilihat dari jumlahnya yang hanya 30-40 gat riset di kalangan dosen, mahasiswa mahasiswa untuk memanfaatkannya.
orang itu memang kecil, tapi dari tahun juga didorong untuk aktif terlibat dalam ”Perlu sosialisasi secara lisan,” tambah-
ke tahun ada peningkatan,” ungkap berbagai penelitian. Sutarno, Wakil Rek-
nya. Sosialisasi lisan ini bisa dilakukan
Ummi W Marwandani, salah seorang tor III, mengatakan bahwa pihak universi-
dosen di sela-sela kegiatan mengajar di
staf sekretariat �PPM. Pihak �PPM telah tas sudah berusaha meningkatkan minat kelas.
berupaya mendorong dosen melakukan mahasiswa melakukan penelitian, antara
Berbagai rencana strategis telah
penelitian-penelitian yang didanai oleh lain dengan mengadakan Lomba Karya dirancang untuk menjadikan UII sebagai
internal �PPM dan sumber dana eksternal Tulis Ilmiah (LKTI), menyelenggarakan kampus riset. Tanpa dukungan dari ber-
(di luar �PPM,red). Salah satu upaya yang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), bagai pihak akan sulit mewujudkan
dilakukan adalah memberikan workshop dan mengadakan seminar atau workshop impian ini.q
penulisan proposal, mempublikasikan penyusunan proposal penelitian. ”Selain
hasil-hasil penelitian, dan menawarkan itu dosen juga ada yang melibatkan ma-
Reportase bersama Rischandra Mega-
penelitian-penelitian yang ada kepada hasiswa dalam penelitiannya. Sejauh ini wati dan Arie Fatwaturrahman
UII ternyata sedang “getol” melaksanakan pembangunan. Pembangunan Student Convention Centre dan Gedung Kuliah
Umum (sekarang bernama Gedung Prof. �r. Sardjito) telah rampung dan kini hendak dilanjutkan dengan pembangunan
Perpustakaan Internasional. Tentu saja semua itu dibangun dengan biaya yang tidak sedikit. Tapi masalahnya, apakah
bangunan tersebut akan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembangunannya? Lihat saja GKU, yang ternyata konsep
awalnya tidak didirikan di selatan rektorat. Kurangnya anggaran membuat penggunaan bangunan tersebut akhirnya dibagi
menjadi tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek akan digunakan oleh Fakultas Kedokteran,
sementara tujuan jangka panjang akan digunakan oleh seluruh prodi di UII. Tapi berapa lama batasan waktunya?
Jika ditilik lebih lanjut, bangunan-bangunan itu mungkin ditujukan untuk mengakomodasi tujuan jangka panjang UII
yang ingin menjadi research university. Tidak ada yang salah dengan keinginan itu, namun ada baiknya UII melihat dulu
keadaan sumber daya manusia internalnya. Tingkat partisipasi dosen dalam penelitian masih sangat rendah, hanya sekitar
10 persen dari total dosen UII. S etali tiga uang dengan kondisi mahasiswa. Tingginya tuntutan kurikulum membuat dosen
dan mahasiswa pontang-panting membagi waktu, berjuang membagi identitas yang mereka miliki. �osen dan mahasiswa
hanyalah bagian kecil dari sebuah identitas manusia, karena mereka juga milik masyarakat. Maka tujuan awal tadi telah
membuat UII menjadi “penjaja pendidikan” yang siap dibeli oleh “konsumen” bernama masyarakat, terlepas dari mutu
“dagangan” tersebut.
Sekarang, pilihan ada di tangan mahasiswa untuk menentukan sikapnya terhadap tujuan sebuah pendidikan.
Dewan Redaksi: A. Pambudi W., A. Zimam Al Haq, Misni Parjiati. Pemimpin Redaksi: Yudi Kurniawan. Sekretaris Redaksi: Arrofin Damaswara. Redaktur Foto: Kiki Kurniawan. Staf
Redaksi: Nurcholis Abrar, Paramanandana A., Dian Eka, Ira Setyowati, Arya Nugroho, Irene Laksminingtyas, Nashihatul Ulya. Fotografer: Rama Pratyakasa, Setiyaji Widiarto, Adib Nur
S., M. Taufiq Iqbal, Ferdi Chahyadi, Rizqy H. Muiz, Yunanda, Zahrozatul F. Penelitian dan Pengembangan: Indiah Wahyu Andari, Yuristika Dwi Astrini, Emamiridya Erine Yupi, Arinda
Vidarini, Nursalim. Rancang Grafis: M. Jepry Adisaputro, Arya Zendhy N., Wisnu Aji P., Andhita Dyorita, Indira Prydarsini, Phutut Waskito, Sigit Tri K. Perusahaan: M. Bachtiar R., Diandhita
Ayu, Dhika W., Prita Pramoda W., Ricky Riadi Iskandar Magang: Kel. 1 : Nurul N. Endah R. (Koord.), Wening F., Agus F. S., A. Istigfarah, Ari Nugroho, Khalilulrahman, Wahyu S., A. Ikhwan F.,
Febrianta A. A., T. I. Khudi Akbar, Arie Fatwaturrahman, Riscandra M., M. Roby S., M. Yopa, Gianfin Rully A., F. Adam A., V. M. Ratri, RR. Ines Moerdiyati, Rahmi U. H., Sekar P. A., Diah Kusuma,
Cahyo H., N. Eko Prasetyo, Sulistyo W. W., Noviani D. P., Kel. 2 : Anugrah Ikhlas R. P. (Koord.), Hidayat, Lufty Z., S. Maimunah, Dwi Kartika S., Flaury C., B. Hedianti, Rini D. P., Romzi A., Randi
Purwo S., Dyah Andayani, Bayu Hernawan, Sutrisna K., Hudha P., Pramadhani R. Tuasikal, Annisa Karina, Vika Atika F., Rina S. U., Rio Dwi, Musta’lim, Lutfi A. Prabowo, Woro H. S., Adhisa
Bimantya Jaringan Kerja: Sigit Pujiatmojo. Diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa HIMMAH Universitas Islam Indonesia Alamat Redaksi: Jln. Cik di Tiro No.1 Jogjakarta. Telp (0274)
3055069, 0856291378 (Tiar, Iklan/Perusahaan), saran dan kritik melalui email: pers_himmah@lycos.com, himmah_media@mailcity.com.
2
KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008

Perpustakaan Internasional:
Apa dan Untuk Siapa?
UII berencana membangun Perpustakaan Internasional sejak Agustus 2008, namun sampai saat ini belum direalisasikan.
Oleh : Ratri Nugrahaningtyas
UII berencana membangun sebuah
perpustakaan bertaraf internasional.
Pusat belajar mahasiswa yang dinamakan
Perpustakaan Internasional ini memiliki
luas 15.000 m 2. Peletakan batu pertama

telah dilakukan sebelum Pesona Taaruf
(Pesta) 2008 lalu. Rancang bangun
perpustakaan internasional tersebut telah
didesain oleh pihak Kantor Pengelola
Kampus (KPK) sekarang berganti nama
menjadi
Kantor
Pengelola Tanah,
Bangunan dan Inventaris (KPTBI).
Ironisnya, walaupun UII hendak
membangun sebuah perpustakaan inter-
nasional, masih banyak mahasiswa yang
belum mengetahuinya.”�ku belum tahu
kalau di UII akan dibangun perpustakaan
internasional,” ujar �dek, mahasiswa FTSP
angkatan 2008. Ungkapan serupa juga
dilontarkan oleh Yudhistira, mahasiswa
prodi Psikologi angkatan 2006, ketika
ditanya mengenai hal tersebut oleh tim
Kobarkobari.
Menurut Ilman Kepala KPTBI, awalnya
RATRI NUGRAHANINGTYAS| KOBARKOBARI
universitas membentuk tim untuk studi
banding ke luar negeri ”Inspirasi untuk UII berencana membangun Perpustakaan Internasional dengan rencana anggaran sebesar tiga puluh miliar
rupiah, namun belum jelas dari mana asal anggaran tersebut.
membangun perpustakaan internasional
berawal dari studi banding,” jelas Ilman.
kenyamanannya. Standar buku nasional mempunyai hutang atas pembangunan
Muhammad Idrus, �irektur �irektorat untuk menjadi terbitan internasional Jogja Internasional Hospital (JIH). �alam
Perpustakaan UII, menjelaskan rencana tidak semuanya mampu membeli, jangka beberapa bulan ini perpustakaan
pembangunan Perpustakaan Internasional bahkan hanya berlangganan jurnal saja tersebut belum bisa dibangun karena
yang memiliki empat lantai tersebut masih kerepotan. Sumbangan buku dari juga belum ada rapat selanjutnya antara
dilakukan secara bertahap. Letaknya kedutaan arab Saudi, yang jika diuangkan Badan Wakaf dan universitas .”Sekarang
akan berada di depan perpustakaan pusat kira-kira senilai satu miliar rupiah, ini mau perbaikan saja susah karena
atau di sebelah barat masjid Ulil �lbab. malah membuat kita kesulitan untuk memang belum ada biaya,” ujar Ilman.
”Harapannya sebelum berakhirnya masa menata buku-buku tersebut, karena
�ari perhitungan yang telah dibuat,
jabatan rektor saat ini, telah rampung untuk membeli rak saja mengeluarkan proyek ini menelan biaya sebesar 30 mi-
paling tidak dua lantai dari total empat dana hampir 100 juta rupiah,” tambah liar rupiah, namun dana yang dibutuhkan
lantai. Kemudian lantai selanjutnya Muhammad Idrus.
belum tersedia. ”Sampai 2009-2010 kita
akan dilanjutkan pada masa jabatan
nggak bisa apa-apa, kecuali dipinjamkan
rektor selanjutnya,” lanjutnya. Tahapan
Target Taraf Internasional
dana oleh universitas separuhnya,
pembangunan perpustakaan internasional
Ilman, menjelaskan bahwa untuk karena saat ini Badan Wakaf sedang tidak
ini akan diserahkan pada KPTBI. Nantinya mencapai taraf internasional maka penge-
memiliki dana”. Sampai saat ini KPTBI
Perpustakaan Internasional tersebut lolaan perpustakaan lebih difokuskan belum mendengar apakah ada kerja
diharapkan dapat menjadi ikon UII pada ranah Information Technology (IT).
sama dengan pihak lain atau tidak,” jelas
setelah masjid Ulil �lbab, sebagaimana
”Kalau soal buku-bukunya masih tetap Ilman.
yang disampaikan oleh Muhammad Idrus. sama seperti yang biasanya, hanya saja
�ihubungi oleh Kobarkobari via tele-
Namun ia sedikit pesimis jika lebih difokuskan pada IT untuk memper-
pon, Jawahir Thontowi, Ketua Bidang
perpustakaan internasional tersebut mudah proses pencarian buku yang akan Pengembangan Pendidikan Pengurus
dapat dibangun (secara fungsional). dicari,” lanjutnya.
Yayasan Badan Wakaf mengatakan bahwa
Standar
akreditasi
untuk
men-
Pelaksanaan pembangunan perpus-
belum ada pembicaraan antara pihak
jadikan sebuah perpustakaan bertaraf takaan internasional ini sebenarnya di-
direktorat perpustakaan, universitas,
internasional cukup berat, bahkan untuk tangani oleh KPTBI, namun karena belum dan badan wakaf sendiri terkait masalah
standar perpustakaan nasional saja masih adanya dana pembangun-an dari Badan pembangunan Perpustakaan Internasi-
banyak yang belum terpenuhi karena Wakaf, maka sampai saat ini proses onal.q
perbandingan jumlah mahasiswa dan luas pembangunannya pun belum berjalan.
perpustakaan yang tidak seimbang. ”Paling Pembangunan tersebut tidak akan ber-
Reportase bersama Ratna Setyowati
tidak satu mahasiswa membutuhkan jalan antara tiga sampai empat tahun
0,9 m2 untuk space perpustakaan bagi kedepan, kerena Badan Wakaf masih

KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008
3

M. TAUFIq IqBAL | KOBARKOBARI
Jamaah
M. TAUFIq IqBAL | KOBARKOBARI
Diguyur Hujan
4
KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008

”Kebajikan bukan sekedar menghadapkan
wajah-wajahmu ke arah timur dan barat,
tetapi kebajikan adalah orang yang beriman
kepada �llah, kepada hari akhir, kepada para
malaikat, kepada kitab-kitab, kepada para
nabi, memberikan sebagian harta yang dicintai
kepada kerabat famili, anak-anak yatim, orang-
orang miskin, musafir dan para peminta dan
untuk memerdekakan budak, tekun mendirikan
sholat, mengeluarkan zakat, menepati janji
yang dibuat, sabar menghadapi kesusahan,
kepedihan hidup dan peperangan. Mereka
itulah yang telah teruji imannya. �an mereka
itulah yang betul-betul takwa.”
(QS Al Baqarah: 177)
Keluarga Besar LPM HIMM�H UII
mengucapkan selamat hari raya Idul �dha
1429 H.
AROFIN DAMASWARA | KOBARKOBARI
Menguliti
AROFIN DAMASWARA | KOBARKOBARI
Tak Bernyawa
KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008
5

Gedung Ini Untuk Siapa?
Gedung Kuliah Umum telah beralih nama menjadi Gedung Prof. Dr. Sardjito. Lalu bagi siapakah gedung tersebut diperuntukkan?
Oleh : Riscandra Megawati
TAUFAN ICHTIAR KHUDI | KOBARKOBARI
Gedung ini sementara digunakan mahasiswa fakultas kedokteran sebagai ruang kuliah. Namun demikian, tujuan jangka panjangnya digunakan
untuk kuliah umum oleh seluruh program studi di UII dan acara seminar nasional maupun internasional.

Gedung Kuliah Umum (GKU) yang Inventaris (KPTBI) mengungkapkan hal itu secepatnya berfungsi secara jangka
terletak di selatan gedung rektorat kini yang menyebabkan FK menggunakan panjang karena rungan yang begitu banyak
telah memiliki nama resmi yang diambil gedung tersebut untuk sementara. sehingga harus segera digunakan. Hal
dari nama mantan rektor UII, Prof. �r. ”�walnya pihak FK mendesak universitas positif yang kita inginkan adalah gedung
Sardjito. Kebanyakan mahasiswa mengira agar dibuatkan gedung untuk aktivitas tersebut dapat membantu kelancaran
Gedung Prof. �r. Sardjito digunakan un-
perkuliahan, namun karena rancangan aktivitas perkuliahan mahasiswa di UII,”
tuk aktivitas perkuliahan semua fakultas, gedung untuk FK yang semula akan tambah Sarwidi.
namun kenyataannya untuk sementara dibangun di selatan FMIP� membutuhkan
Gedung Prof. �r. Sardjito dibangun oleh
ini gedung tersebut digunakan oleh ma-
biaya ratusan miliar, maka pihak pihak universitas bekerjasama dengan
hasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan universitas membuatkan GKU. Untuk fakultas dan KPTBI dengan menghabiskan
seminar yang diadakan oleh UII.
pembangunan Gedung Prof. �r. Sardjito dana sekitar 7 miliar rupiah. Sementara
Wakil Rektor I, Sarwidi, menjelaskan sendiri,
pihak
kedokteran
telah perlengakpan mebel menghabiskan dana
tujuan pembangunan Gedung Prof. �r. menyumbangkan setengah dari biaya sekitar 150-200 juta rupiah. �ana itu
Sardjito, ”Tujuan pertama adalah tujuan keseluruhan, maka untuk sementara diperoleh dari sumbangan Badan Wakaf
jangka pendek. Gedung ini akan digunak-
gedung tersebut digunakan oleh FK.”
dan Universitas serta bantuan dari
an oleh sebagian mahasiswa FK dan untuk
Ilman menambahkan bahwa dari sisi fakultas-fakultas terutama FK. Gedung
acara seminar mahasiswa maupun dosen. fungsi sendiri, gedung tersebut telah me-
Prof. �r. Sartjito terdiri dari 6 ruangan,
Sementara tujuan jangka panjang adalah nyimpang dari planning UII. ”Sebenarnya diantaranya 4 ruangan kuliah, sebuah
digunakan untuk kuliah umum oleh selu-
lokasi tersebut untuk taman dan parkir ruang seminar dan ruang sidang untuk
ruh program studi di UII dan acara semi-
bukan untuk didirikan sebuah gedung. rektor. Kapasitas tiap ruang kuliah adalah
nar nasional maupun internasional.”
Pihak universitas membuat tujuan jang-
300 kursi, sedangkan kapasitas ruang
Ia menambahkan bahwa saat ini pihak ka panjang dan jangka pendek karena seminar sebanyak 100 kursi dan ruang
universitas sedang melaksanakan tujuan tersendatnya pendanaan” ujar Ilman.
sidang untuk rektor mampu menampung
jangka pendek. Hal itu dilakukan karena
Namun menurut Sarwidi, Gedung 150 kursi. Gedung perkuliahan lama yang
jumlah mahasiswa baru FK angkatan 2008 Prof. �r. Sardjito sudah sesuai dengan terletak di lingkungan Fakultas Psikologi
lebih banyak daripada sebelumnya.
fungsinya. Hal itu dapat dilihat dari dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) kini telah
�i tempat terpisah, Ilman, Kepala penjelasan tujuan jangka pendek dan dijadikan ruangan ketrampilan medik,
Kantor Pengelola Tanah, Bangunan dan jangka panjang. ”Harapan saya, GKU dan laboratorium tutorial.
6
KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008

Suara Mahasiswa
dari FK saja yang menggunakannya.
mengira bahwa GKU digunakan untuk
Nanny, mahasiswa prodi Farmasi
”Kita menggunakan GKU karena pihak pertemuan
khusus
seperti
studi
angkatan 2006, mengira bahwa GKU FK merasa kekurangan ruangan kuliah. banding. ”Walaupun FI�I tidak dapat
adalah bangunan yang digunakan untuk Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah menggunakan gedung tersebut, saya
aktivitas perkuliahan seluruh fakultas mahasiswa baru FK angkatan 2008 yang tidak mempermasalahkannya selagi
yang ada di UII. ”Seharusnya FMIP� juga lebih banyak dibandingakan angkatan aktivitas perkuliahan di FI�I telah
memiliki hak untuk menggunakannya. kami” terang Ratna dan Chusnul.
mencukupi bagi mahasiswanya,” tandas
Namun kenyataannya sangat tidak sesuai
Selama
memakai
GKU,
para �by, yang mengakui bahwa FI�I juga
karena GKU hanya digunakan oleh FK, mahasiswa FK tidak merasakan terganggu sering menggunakan gedung FTI untuk
mungkin karena FK membayar lebih dengan masalah prodi lainnya. ”Sebagai aktivitas perkuliahan.q
mahal ya,” ujar Nanny.
mahasiswa juga kita menyadari bahwa
Ratna Pratiwi dan Chusnul, mahasiswa GKU itu milik universitas, jadi bisa Reportase bersama Wening Fikriyati
FK angkatan 2007, mengatakan bahwa semua prodi menggunakannya.” jelas dan Sutrisna Khaidir
setahu mereka GKU digunakan untuk se-
Ratna dan Chusnul. �by ,mahasiswa
luruh prodi di UII. Namun saat ini, hanya prodi Hukum Islam angkatan 2008
Gerakkan Semangat Qurban di UII
Oleh: Drs. Jamroni, MSI*
Katakanlah, Jika bapak-bapakmu,
Sekali-kali Allah tidak akan meneri-
galan selalu menyemarakkan harai raya
anak-anakmu, saudara-saudaramu, is-
ma daging maupun darah dari hewan tersebut dengan berbagai agenda, dari
tri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan qurban, tetapi yang diterima oleh Allah lomba takbir, shalat ‘idul �dha dan pe-
yang kamu usahakan, perdagangan yang adalah sikap takwa yang menyemangati nyembelihan dan pendistribusian hewan
kamu khawatirkan kerugiannya, dan berqurban itu, demikianlah Allah telah dan daging kurban, demikian juga di ta-
rumah-rumah tempat tinggal yang kamu menciptakan hewan-hewan qurban itu hun ini. Panitia Idul �dha dapat menyal-
sukai, lebih kamu cintai daripada Allah agar kalian selalu dapat mengagungkan urkan hewan kurban berupa dua ekor sapi
dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-
Allah SWT dan mensyukuri hidayahNya (1 ekor diantaranya adalah kurban dari
Nya, maka tunggulah sampai Allah mem-
kepada kalian semua, dan berilah kabar keluarga H. Nurdin �ndi Mangkona, salah
berikan keputusan-Nya.” Dan Allah
Dan Allah tidak
tidak gembira bagi orang-orang yang berbuat satu mahasiswa FTI UII angkatan 2005)
memberi petunjuk kepada orang-orang ihsan. (�l Hajj:37)
dan belasan kambing hasil dari dana
yang fasik.
sebesar Rp 20.804.000,- dari hasil pemo-
(QS: al-Taubah: 24)
Ketiga, perintah kurban adalah den-
tongan gaji pegawai UII yang kemudian
gan memotong hewan ternak seperti sapi, dibelikan hewan berupa sapi dan kamb-
kerbau, unta, kambing dan atau sejenis-
ing untuk dibagikan kepada masyarakat
Berdasar ayat tersebut di atas setida-
nya, menurut al Mawardi dalam tafsin-
sekitar.q
knya ada tiga hal penting yang bisa dig-
rnya mengatakan bahwa ruh dari ibadah
aris bawahi. Pertama, bahwa segala ses-
qurban adalah pada keikhlasannya. �rtin-
*Kadiv. Pendidikan dan Dakwah DPPAI
uatu yang saat ini ada pada kita seperti ya ibadah qurban lebih mengarah kepada UII dan Ketua panitia
Ketua
Idul
panitia
Adha
Idul
UII
Adha
1
UII �
1 2
� ��
2
nasab keturunan (prestise keluarga, gelar semangat untuk melakukan pengorbanan H
akademik), harta kekayaan, kedudukan/
demi terwujudnya kemaslahatan umat
jabatan dan lain sebagainya adalah anu-
dalam rangka beribadah kepada �llah,
grah/nikmat dan sekaligus amanat dari tetapi fenomena yang muncul saat ini
Migrasi Ruang Seni
�llah yang nantinya akan dimintakan justru sebaliknya; saat ini banyak sekali
pertanggungjawaban oleh-Nya yang bi-
peristiwa ketidak-adilan di masyarakat
asanya manusia tidak pernah merasa yang disebabkan oleh kebijakan pengua-
cukup sehingga ajal menjemputnya (QS sa/pemimpin yang cenderung mengede-
al-Takatsur 1-2),
pankan kepentingan pribadi/kelompok
Kedua, yang harusnya kita fahami (interest person) dengan mengorbankan
adalah segala sesuatu yang �llah SWT orang lain.
perintahkan pada manusia, adalah untuk
Founding father UII bercita-cita den-
kebaikan manusia sendiri, karena tanpa gan didirikannya lembaga pendidikan
manusia menjalankan apa yang diperin-
ini sebagai upaya untuk mewujudkan
tahkan-Nya pun, kebesaran dan keagun-
masyarakat yang bermartabat dengan
gan �llah tidak akan berkurang. �engan semangat beramal ilmiah dan berilmu
berinfak untuk membeli dan menyembe-
amaliyah, dan UII harus bisa menjadi
lih hewan qurban, kita membuktikan se-
rahmat bagi seluruh lapisan masyarakat.
berapa besar ketaqwaan kita pada �llah Untuk itu harus memperbaiki kinerja dari
dalam menaati apa yang �ia perintahkan semua komponen yang ada, menghargai
dengan penuh keikhlasan. Selain itu, kita jasa dan pengorbanan orang yang sudah
juga belajar berempati pada mereka turut membesarkan UII dan disiplin dalam
yang kekurangan dan berhak menerima mengawal arah tujuan terwujudnya visi
sembelihan qurban itu. �engan kata lain, misinya sebagai Rahmatan lil ‘alamin.
kita belajar bertaqarrub bukan saja pada
Sebagaimana tahun-tahun sebel-
KIKI KURNIAWAN | KOBARKOBARI
�llah tapi juga pada saudara-saudara kita umnya setiap hari raya Idul �dha Univer-
Kreativitas adalah salah satu anugerah terbesar
sesama muslim.
sitas Islam Indonesia tak pernak keting-
yang dimiliki manusia. Beragam cara untuk meng-
apresiasikannya. seni salah satunya.

KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008
7

Perspektif untuk Memahami
Judul
: To Kill � Mocking Bird
Pengarang
: Harper Lee
Penerjemah : Femmy Syahrani
Penerbit
: PT Mizan Pustaka
Kota Terbit
: Bandung
Tahun terbit
: 2008 cetakan ke3
Oleh : Irene Laksminingtyas
”Kau tidak akan pernah bisa manusia. �an sebuah keadilan hanya kita mendapat pemahaman psikologis
memahami seseorang hingga kau dapat dilahirkan dari rasa cinta yang tak yang matang dan gamblang. Membantu
melihat segala sesuatunya dari sudut membedakan apapun dari latar belakang bagaimana memahami kehidupan pada
pandangnya… hingga kau menyusup seseorang. Harper Lee berhasil menyu-
masa masa depresi.
ke balik kulitnya dan menjalani hidup guhkan sebuah novel menawan yang amat
dengan caranya.”
berkesan dan tak lekang oleh jaman.
Tentang Pengarang
(Harper Lee)
Menurut saya ini adalah karya sastra
Harper Lee lahir di Monroeville, �la-
yang ditulis sangat teliti dan terstruktur. bama, 28 �pril 1926. �ia adalah putri
Kutipan di atas ditulis oleh Harper Nuansa tahun 60-an dan fenomena sosial bungsu dari empat bersaudara, pasangan
Lee pada halaman pertama novel ini, yang mencuat pada dekade itu disajikan �masa Coleman Lee dan Frances Finch
yang juga pernah menginspirasi Clara Ng dengan rapi, walau bila dipaksakan Lee. �yahnya adalah seorang pengacara
dalam novelnya “Tiga Venus”. Film yang dipahami sesuai ‘era sekarang’ agak dan editor surat kabar setempat. Semasa
diangkat dari novel ini dinobatkan sebagai ketinggalan jaman dan tidak ‘nyambung”. kecil dia akrab dengan teman sekolah dan
Film Terbaik Sepanjang Masa genre �rama Harper Lee menulis tidak hanya mendasar juga tetangganya, Truman Capote.
Pengadilan oleh The �merican Film pada ilmu hukum saja, tapi juga kondisi
Pernah bersekolah di Huntington
Institute.
psikologis masing-masing tokoh yang College of Montgomery, dia kemudian
Kehidupan Scout dan Jem Finch berdiri mandiri hingga memiliki karakter meneruskan kuliah hukum di University
berubah total saat ayah mereka men-
yang sangat kuat.
of �labama. �i kampus itulah dia men-
jadi pembela kulit hitam. Ketika �tticus
Harper Lee menunjukkan emosi gasah bakat menulisnya dengan ber-
membela seorang yang dianggap sampah dan pikiran mandiri Scout –putri bungsu gabung menjadi editor di majalah humor
masyarakat, kecamanpun datang dari �tticus yang tumbuh besar tanpa ibu- kampus, Ramma—Jamma.
seluruh penjuru kota. �i tengah terpaan hanya pengasuh mereka yang setia yang
To Kill � Mockingbird adalah satu-
masalah yang menimpa keluarganya, si menjadi pengganti sosok ibu kandung satunya novel yang ditulis. Berkat kisah
kecil Scout belajar bahwa kehidupan ti-
mereka. Namun dalam novel ini tidak indah tersebut yang memenangi Pulitzer
dak melulu hitam dan putih.
dijelaskan mengapa ibu mereka tidak �ward 1961, Harper Lee dianugerahi
�ikisahkan dari sudut pandang gadis ada. Scout kadang mengalami ledakan Presidential Medal of Freedom 2007, the
berusia delapan tahun warga Maycomb, pikiran dan emosi, Scout yang berusaha Highest Civilian Honor US�. Ia kini tinggal
�labama. Novel ini menunjukkan bahwa memahami karakter dan memahami di New York.q
sebuah prasangka sering kali membutakan kasih sayang sang ayah. Lewat tokoh ini
mengucapkan
8
KOBARKOBARI Edisi 133 // XI // DESEMBER 2008

Download
Kokob Edisi 133

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share Kokob Edisi 133 to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share Kokob Edisi 133 as:

From:

To:

Share Kokob Edisi 133.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share Kokob Edisi 133 as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading