Lina Ditaklukan Pria Penjaga Villa 3
[ Lina Takluk Sepenuhnya]
Lina yang emosi karena tipuan Joko berubah menjadi
binal. Dia membuka pintu kamar mandi dan menarik Joko
disudut kamar mandi. Dari arah itu Ardi dapat melihat dengan
sangat jelas Lina dan Joko saling bertukar lidah sambil
berpelukan mesra. Ardi pun spalemkipaspalemkipaspalemkipaspalem semakin binggung melihat
perubahan sikap Lina itu. Lina yang tadinya pendiam dan
sempat iba melihat Ardi berubah menjadi binal dengan tatapan
matanya seakan ingin menunjukan sesuatu kepada Ardi. "
aaachhh enakkhh sayaaanghh " ringis Joko keenakan ketika
lidah Lina mulai menjalar keleher dan menghisap puting hitam
Joko. Tidak berhenti sampai kesitu jilatan Lina mulai turun
keselangkangan Joko. K****l besar itu mulai dihisap Lina, walau
terlihat agak kesulitan tapi batang Joko bisa dihisapnya dalam2
sambil sesekali jilatannya diarah kan ke buah pelir Joko dengan
lihai.
Joko menarik Lina berdiri dan membalik tubuh sexy Lina
menghadap ke pintu. Joko jongkok dan mulai menghisap rakus
kemaluan Lina. " Yaa sayaanggh isaaaph teerrruuuzz sshhhh",
racau Lina mulai bangkit lagi birahinya. Joko mulai kesetanan
dia berdiri dan mulai memasukan batangnya kevagina Lina. "
sssshhh ooohhh" Desah Lina saat seluruh batang Joko
dimasukkan. Joko mulai menggenjot sambil tangannya meraba
dan memutar2 kedua puting Lina dari belakang. "plok plok plok
plok" terdengar suara dua kelamin yang beradu. "k****l muuu
enaaak sayaangg...teruuuzz entooot akuu...". Joko tidak bisa
menjawab karena tiba2 Lina menengok kebelakang dan
langsung menyambar bibir Joko. Lina yang birahinya sudah tak
beraturan menahan gerakan Joko dan melepaskan
kemaluaannya, kemudian menyuruh Joko duduk diclosed dan
menaiki batang perkasa Joko. Bak penunggang Rodeo Lina
bergoyang sangat liar.
15 menit berselang Joko mencoba berdiri sambil
menggendong Lina dengan k*****l yang masih menancap. Dan
tanpa aba2 Joko menutup pintu kamar mandi untuk kemudian
kembali mengerjai Lina sepuas hatinya. Ardi penasaran akan
apa yang terjadi didalam sana. Hanya jeritan kenikmatan Lina
dan Joko yang bisa didengar Ardi. Selama 40 menit didalam
sana Ardi sempat mendengar beberapa kali Lina berteriak
histeris menandakan lagi Lina mendapat orgasme beruntun dan
terakhir Joko melenguh panjang. Ardi baru bisa bernafas lega
ketika jeritan2 tadi menghilang dan hanya terdengar suara
kucuran shower menandakan 2 insan didalamnya sedang
mandi bersama layaknya kekasih yang sedang kasmaran.
Joko dan Lina sudah berlilitkan handuk sekeluarnya dari
sana. Lina menggandeng tangan Joko dan bilang " sayang abis
ini kita makan dulu yuk, aku laper nih..." ajak Lina manja. Joko
menganggukan kepalanya sambil tersenyum. Kemudian
mereka berpakaian , Lina sama sekali tidak melirik kearah Ardi
seakan-akan hanya ada Lina dan Joko diruangan itu. Akhirnnya
Ardi hanya bisa mendengar pintu ditutup dan suara motor yang
mulai menjauh meninggalkannya sendiri. Udara kota Batu yang
dingin membuat Ardi tertidur. lemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipa
2 jam berselang Ardi masih tertidur diposisinya semula.
Sampai akhirnya Ardi terbangun dan melihat Joko berjongkok
membelakanginya sambil bibirnya menjelajahi seluruh
kemaluan Lina yang duduk dipinggir ranjang sambil tangannya
menjambak rambut Joko. Menyadari korbannya terbangun Joko
menghentikan aktifitasnya. " Sayang aku mau liat dong ,
seberapa kuat laki2 sialan ini ". Lina tersenyum seolah tau
kemaun Joko dengan sigap Lina pun membuka celana Ardi dan
langsung memasukan batang Ardi yang memang sudah berdiri
melihat adegan Lina dan Joko barusan. Tanpa komando Lina
mulai bergoyang dipangkuan Ardi. Lina merasakan hambar
karena batang Ardi memang tidak seperkasa milik Joko.
15 detik bertahan akhirnya Ardi mengeluarkan spermanya.
Lina semakin mempercepatnya kocokannya tapi tersadar
karena k****l Ardi tiba2 menciut dan keluar sendiri dari lobang
Lina. Sambil berdiri Lina membersihkan vaginanya dengan
handuk. " Ach bikin kotornya aja nih..!!! emang dasar cowo
loyo...!!!", Lina marah2. Sambil tersenyum puas Joko
mengampiri Ardi , "Hey tolol Cuma segitu kemampuanmu ?".
bentak Joko
" Sekarang kamu liat bagaimana seharusnya memperlakukan
wanita secantik ini" ucapnya terhadap Ardi.
Merasa tersanjung Lina pun memeluk mesra tubuh kekar Joko
seraya berucap,
" Ach sayang kamu bisa aja, ayo kita mulai lagi...aku dah gak
tahan disodok punyamu yang perkasa ini, gak kaya punya cowo
sialan itu...LOYO ...!!!sambil menggengam batang Joko. Ardi
Cuma semakin lemas dan pasrah mendengar ucapan Lina tadi.
Sepanjang malam itu Lina dan Joko menumpahkan
birahinya diatas ranjang tentunya dihadapan Ardi. Semua posisi
dicoba oleh Joko . Entah berapa kali Joko sudah memuncratkan
spermanya divagina sempit itu. Sedangkan Ardi juga berulang
kali mendengar jeritan histeris dari Lina saat mendapatkan
orgamse. Barulah sekitar pukul 3 pagi Lina tertidur dipelukan
Joko. Ardi dapat melihat Joko dan Lina yang tidak berbusana
ketika tertidur sambil berpelukan mesra layaknya suami istri
yang kelelahan setelah bertarung habis-habisan diranjang. Ardi
hanya bisa terdiam menyaksikan kejadian itu dan akhirnya Ardi
pun tertidur tanpa bisa berbuat apa-apa.
End
kipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspalemkipaspa
Add New Comment