This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Art & Culture

Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI

1.50 (2 votes)
Document Description
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah , yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture , yang berasal dari kata Latin Colere , yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya dalam pengertian yang luas adalah pancaran daripada budi dan daya. Seluruh apa yang difikir, dirasa dan direnung diamalkan dalam bentuk daya menghasilkan kehidupan. Budaya adalah cara hidup sesuatu bangsa atau umat. Budaya tidak lagi dilihat sebagai pancaran ilmu dan pemikiran yang tinggi dan murni dari sesuatu bangsa untuk mengatur kehidupan berasaskan peradaban.
File Details
  • Added: October, 21st 2010
  • Reads: 1842
  • Downloads: 41
  • File size: 264.52kb
  • Pages: 11
  • Tags: pengertian nilai, norma, ilmu pengetahuan
  • content preview
Submitter
  • Name: monika
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

KEBUDAYAAN DAN KESENIAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM*)

by: katherine, 11 pages

P enulis merasa terkesan dengan apa yang diungkapkan oleh van Peursen (1976) pada bagian awal dari buku Strategi Kebudayaan , di mana ia menyatakan bahwa; Pertanyaan mengenai hakikat kebudayaan ...

AKTIVITI FESTIVAL KUALA LUMPUR 2010 (MENGIKUT BIDANG) 1 - 31 JULAI ...

by: aldous, 40 pages

Pelancaran Festival Kuala Lumpur Gabungan persembahan genre seni persembahan, seni tampak, warisan, bahasa dan persuratan dan permainan tradisional dalam satu majlis gilang-gemilang seni dan budaya ...

JASA KONSULTAN SOP, KONSULTAN SOP, SOP CONSULTANT, PROSEDUR PERUSAHAAN, KONSULTAN SOP, PROCEDURE CONSULTANT, KONSULTAN SISTEM PROSEDUR, CONSULTANT SISTEM PROSEDUR HRD, PROSEDURE KONSULTAN, KONSULTAN PROSEDUR HR MANAJEMEN, KONSULTAN PROSEDURE MARKETING DAN

by: abrahamhandoyo, 2 pages

JASA KONSULTAN SOP, KONSULTAN SOP, SOP CONSULTANT, PROSEDUR PERUSAHAAN, KONSULTAN SOP, PROCEDURE CONSULTANT, KONSULTAN SISTEM PROSEDUR, CONSULTANT SISTEM PROSEDUR HRD, PROSEDURE KONSULTAN, KONSULTAN ...

Pendekatan kaedah seni catan easel.

by: loes, 4 pages

1. Pengertian PSV - Proses p'hasil'n karya seni dgn m'libat'n aspek pemahaman,p'hayat'n & kritikan mengenai perasaan estetik dan daya kreativiti melalui imaginasi dan konsepsi murid. 4 Bidang ...

TIPS BAGAIMANA CARA MELANGSINGKAN DAN MENGECILKAN TUBUH, BADAN, LENGAN, PAHA, BETIS DAN PERUT SETELAH MELAHIRKAN SAMBIL MENYUSUI DENGAN AMAN DAN SEHAT UNTUK BAYI?

by: abrahamhandoyo, 2 pages

TIPS BAGAIMANA CARA MELANGSINGKAN DAN MENGECILKAN TUBUH, BADAN, LENGAN, PAHA, BETIS DAN PERUT SETELAH MELAHIRKAN SAMBIL MENYUSUI DENGAN AMAN DAN SEHAT UNTUK BAYI? Ibu yang sehabis melahirkan ...

S E M I N A R K A U N S E L I N G 1 M A L A Y S I A

by: jansen, 14 pages

Seminar Kaunseling 1 Malaysia Pengalaman dan Perkembangan NGO Komuniti Cina Dalam Bidang Kaunseling 31hb., Mei, 2010; PWTC LEE Chee-Siang (KB; PA) ...

PENYUSUNAN STANDARD KERJA, SOP PERUSAHAAN, PENGEMBANGAN PROSEDUR KERJA, MANFAAT SOP. Info dan Konsultasi hubungi: Reko Handoyo, 081932985325 ; 085319906869 Jakarta http://konsultansop.com

by: abrahamhandoyo, 2 pages

PENYUSUNAN STANDARD KERJA, SOP PERUSAHAAN, PENGEMBANGAN PROSEDUR KERJA, MANFAAT SOP. Info dan Konsultasi hubungi: Reko Handoyo, 081932985325 ; 085319906869 Jakarta http://konsultansop.com Bekerja ...

Tips Bagaimana Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat Aman Tanpa Efek Samping?

by: abrahamhandoyo, 2 pages

Tips Bagaimana Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat Aman Tanpa Efek Samping? Anda ingin menurunkan berat badan tapi tidak tahu caranya? Ikuti langkah ini yang sudah banyak dilakukan dan berhasil: ...

Struktur Program

by: cerys, 10 pages

Sinopsis Kursus/Course Synopsis • Kursus Wajib/Compulsory Courses SKMP6013 Metodologi Penyelidikan Kursus ini membincangkan aspek-aspek yang berkaitan dengan penyelidikan. Aspek- aspek itu ialah ...

PEMANFAATAN KEBERAGAMAN BUDAYA INDONESIA DALAM PENGAJARAN BAHASA ...

by: regina, 9 pages

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus bahasa negara Indonesia. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia sudah dikumandangkan dalam Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 oleh para pemuda ...

Content Preview
©http://guruvalah.20m.com

GURUVALAH
Modul
SENI BUDAYA
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Modul 1
PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI






















PEMERINTAH KOTA SAMARINDA
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 SAMARINDA
2008
0 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com

Kode Modul
: 00/SB/X/1


NAMA SEKOLAH

: SMK Negeri 1 Samarinda
MATA PELAJARAN
: Seni Budaya (SENI RUPA)
KELAS/SEMESTER :
___/1
STANDAR KOMPETENSI
: Mengapresiasi karya seni rupa
KODE KOMPETENSI
: 1
ALOKASI WAKTU
: 10 X 45 menit
TUTOR :


A. Petunjuk
1. Bacalah modul ini dengan seksama
2. Jika ada yang kurang kamu pahami mintalah petunjuk tutormu (guru)
3. Kerjakan tugas-tugas baik secara teoretis maupun praktik dengan benar
4. Jika kamu telah mengikuti semua tutorial dan mengerjakan tugas laporkan
hasilmu pada tutormu untuk dikoreksi
5. Mintalah Tes Formatif
6. Jika tes kamu lulus dengan nilai minimal 75 Kamu akan mempelajari modul
berikutnya, namun jika belum lulus kamu harus mengulang memelajari modul ini.

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajarai modul ini kamu dapat :

1. Menjelaskan pengertian kebudayaan
2. Menjelaskan pengertian seni
3. Menjelaskan sifat dasar Seni
4. Menjelaskan struktur Seni
5. Menjelaskanp pengertian nilai seni
6. Menejelaskan pengertian genre (fungsi seni)
7. Menjelaskan pengertian apresiasi seni
8. Menjelaskan pengertian ekspresi



C. Cek Kemampuan

Sebelum membaca modul ini coba cek dulu pemahamanmu tentang seni dan budaya,
jawablah pertanyaan di bawah ini :
1. Apakah yang dimaksud dengan kebudayaan?
2. Menurut kamu seni adalah ….
3. Bagaimana sifat-sifat seni?
4. Apakah yang dimaksud dengan apresiasi seni?
5. Bagaimana cara kamu memiliki apresiasi terhadap seni


1 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
D. Materi Pelajaran

PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI


1. Pengertian Kebudayaan dan Seni
1.1. Pengertian Kebudayaan

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang
merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang
berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut
culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa
diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang
diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Budaya dalam pengertian yang luas adalah pancaran daripada budi dan daya. Seluruh
apa yang difikir, dirasa dan direnung diamalkan dalam bentuk daya menghasilkan
kehidupan. Budaya adalah cara hidup sesuatu bangsa atau umat. Budaya tidak lagi
dilihat sebagai pancaran ilmu dan pemikiran yang tinggi dan murni dari sesuatu bangsa
untuk mengatur kehidupan berasaskan peradaban.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan
Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam
masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah
untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan
sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang
kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan
mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan
struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual
dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Upacara kedewasaan dari suku WaYao di Malawi, Afrika.

Menurut Edward B. Tylor, kebudayaan merupakan
keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya
terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian,
moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang
sebagai anggota masyarakat. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman
Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yang
mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan
yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari,
kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-
benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku
dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan
hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk
membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat

2 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
Menurut Koentjoroningrat (1986), kebudayaan dibagi ke dalam tiga sistem, pertama
sistem budaya yang lazim disebut adat-istiadat, kedua sistem sosial di mana merupakan
suatu rangkaian tindakan yang berpola dari manusia. Ketiga, sistem teknologi sebagai
modal peralatan manusia untuk menyambung keterbatasan jasmaniahnya.

Berdasarkan konteks budaya, ragam kesenian terjadi disebabkan adanya sejarah dari
zaman ke zaman. Jenis-jenis kesenian tertentu mempunyai kelompok pendukung yang
memiliki fungsi berbeda. Adanya perubahan fungsi dapat menimbulkan perubahan yang
hasil-hasil seninya disebabkan oleh dinamika masyarakat, kreativitas, dan pola tingkah
laku dalam konteks kemasyarakatan.

Koentjoroningrat mengatakan, Kebudayaan Nasional Indonesia adalah hasil karya putera
Indonesia dari suku bangsa manapun asalnya, yang penting khas dan bermutu sehingga
sebagian besar orang Indonesia bisa mengidentifikasikan diri dan merasa bangga
dengan karyanya.Kebudayaan Indonesia adalah satu kondisi majemuk karena ia
bermodalkan berbagai kebudayaan, yang berkembang menurut tuntutan sejarahnya
sendiri-sendiri. Pengalaman serta kemampuan daerah itu memberikan jawaban terhadap
masing-masing tantangan yang member bentuk kesenian, yang merupakan bagian dari
kebudayaan.

Apa-apa saja yang menggambarkan kebudayaan, misalnya ciri khas :

a. Rumah adat daerah yang berbeda satu dengan daerah lainnya, sebagai contoh ciri
khas rumah adat di Jawa mempergunakan joglo sedangkan rumah adat di Sumatera dan
rumah adat Hooi berbentuk panggung.

b. Alat musik di setiap daerah pun berbeda dengan alat musik di daerah lainnya. Jika
dilihat dari perbedaan jenis bentuk serta motif ragam hiasnya beberapa alat musik sudah
dikenal di berbagai wilayah, pengetahuan kita bertambah setelah mengetahui alat musik
seperti Grantang, Tifa dan Sampe.

c. Seni Tari, seperti tari Saman dari Aceh dan tari Merak dari Jawa Barat.

d. Kriya ragam hias
dengan motif-motif tradisional, dan batik yang sangat beragam dari
daerah tertentu, dibuat di atas media kain, dan kayu.

e. Properti Kesenian
Kesenian Indonesia memiliki beragam-ragam bentuk selain seni musik, seni tari, seni
teater, kesenian wayang golek dan topeng merupakan ragam kesenian yang kita miliki.
Wayang golek adalah salah satu bentuk seni pertunjukan teater yang menggunakan
media wayang, sedangkan topeng adalah bentuk seni pertunjukan tari yang
menggunakan topeng untuk pendukung.

f. Pakaian Daerah.
Setiap propinsi memiliki kesenian, pakaian dan benda seni yang
berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

g. Benda Seni.
Karya seni yang tidak dapat dihitung ragamnya, merupakan identitas dan
kebanggaan bangsa Indonesia. Benda seni atau souvenir yang terbuat dari perak yang
beasal dari Kota Gede di Yogyakarta adalah salah satu karya seni bangsa yang menjadi
ciri khas daerah Yogyakarta, karya seni dapat menjadi sumber mata pencaharian dan
objek wisata.

Kesenian khas yang mempunyai nilai-nilai filosofi misalnya kesenian Ondel-ondel
dianggap sebagai boneka raksasa mempunyai nilai filosofi sebagai pelindung untuk
3 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
menolak bala, nilai filosofi dari kesenian Reog Ponorogo mempunyai nilai kepahlawanan
yakni rombongan tentara kerajaan Bantarangin (Ponorogo) yang akan melamar putri
Kediri dapat diartikan Ponorogo menjadi pahlawan dari serangan ancaman musuh, selain
hal-hal tersebut, adat istiadat, agama, mata pencaharian, system kekerabatan dan sistem
kemasyarakatan, makanan khas, juga merupakan bagian dari kebudayaan.

h. Adat Istiadat. Setiap suku mempunyai adata istiadat masing-masing seperti suku
Toraja memiliki kekhasan dan keunikan dalam tradisi upacara pemakaman yang biasa
disebut Rambu Tuka. Di Bali adalah adat istiadat Ngaben. Ngaben adalah upacara
pembakaran mayat, khususnya oleh mereka yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah
agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Suku Dayak di Kalimantan mengenal tradisi
penandaan tubuh melalui tindik di daun telinga. Tak sembarangan orang bisa menindik
diri hanya pemimpin suku atau panglima perang yang mengenakan tindik di kuping,
sedangkan kaum wanita Dayak menggunakan anting-anting pemberat untuk
memperbesar daun telinga, menurut kepercayaan mereka, semakin besar pelebaran
lubang daun telinga semakin cantik, dan semakin tinggi status sosialnya di masyarakat.

1.2. Pengertian Seni

Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun
dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kata seni berasal dari kata "sani" yang
artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Dalam bahasa Inggris dengan istilah "ART"
(artivisial) yang artinya adalah barang/atau karya dari sebuah kegiatan.

Konsep seni terus berkembang sejalan dengan berkembangnya kebudayaan dan
kehidupan masyarakat yang dinamis. Beberapa pendapat tentang pengertian seni:
a. Ensiklopedia Indonesia : Seni adalah penciptaan benda atau segala hal yang
karena kendahan bentuknya, orang senang melihat dan mendengar
b. Aristoteles : seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya
dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan
tertentu,
c. Ki Hajar Dewantara : seni adalah indah, menurutnya seni adalah segala
perbuatan manusia yang timbul dan hidup perasaannya dan bersifat indah hingga
dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia lainnya,
d. Akhdiat K. Mihardja : seni adalah kegiatan manusia yang merefleksikan kenyataan
dalam sesuatu karya, yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk
membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani sipenerimanya.
e. Erich Kahler : seni adalah suatu kegiatan manusia yang menjelajahi, menciptakan
realitas itu dengan symbol atau kiasan tentang keutuhan “dunia kecil” yang
mencerminkan “dunia besar”.


Cabang-cabang Seni :

Berdasarkan bentuk dan mediumnya seni dapat diklasifikasikan dalam lima kelompok :
seni rupa, seni pertunjukan, dan seni sastra.

No
Cabang Seni
Bentuk Media
Indera Penikmat
Matra
1 Rupa
Benda Penglihatan,
2 dimensi
peraba
atau 3
dimensi
2 Sastra
Tulisan
Penglihatan
2
dimensi
3 Musik
Suara,
benda,
Pendengaran,
Waktu 3
manusis, gerak
penglihatan
dimensi
4 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
proses
4 Tari Tubuh
manusia,
Penglihatan,
Waktu
gerak, musik
pedengaran
3 dimensi
5 Teater
Manusia, Penglihatan,
Waktu
benda/alam, akting,
pendengaran
3 dimensi
adegan, suara/musik


1.3. Sifat Dasar Seni

Terdapat 5 ciri yang merupakan sifat dasar seni (The Liang Gie, 1976) yang meliputi :
a. Sifat kreatif dari seni. Seni merupakan suatu rangkaian kegiatan manusia yang selalu
mencipta karya baru.
b. Sifat individualitas dari seni. Karya seni yang diciptakan oleh seorang seniman
merupakan karya yang berciri personal, Subyektif dan individual.
c. Nilai ekspresi atau perasaan. Dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni
harus memakai kriteria atau ukuran perasaan estetis. Seniman mengekspresikan
perasaan estetisnya ke dalam karya seninya lalu penikmat seni (apresiator) menghayati,
memahami dan mengapresiasi karya tersebut dengan perasaannya.
d. Keabadian sebab seni dapat hidup sepanjang masa. Konsep karya seni yang
dihasilkan oleh seorang seniman dan diapresiasi oleh masyarakat tidak dapat ditarik
kembali atau terhapuskan oleh waktu.
e. Semesta atau universal sebab seni berkembang di seluruh dunia dan di sepanjang
waktu. Seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Sejak jaman pra sejarah
hingga jaman modern ini orang terus membuat karya seni dengan beragam fungsi dan
wujudnya sesuai dengan perkembangan masyarakatnya.

1.4. Struktur Seni

The Liang Gie (1976) menjelaskan bahwa dalam semua jenis kesenian terdapat unsur-
unsur yang membangun karya seni sebagai berikut:
a. Struktur seni merupakan tata hubungan sejumlah unsur-unsur seni yang membentuk
suatu kesatuan karya seni yang utuh. Contoh struktur seni dalam bidang seni rupa adalah
garis, warna, bentuk, bidang dan tekstur.
Bidang seni musik adalah irama dan melodi. Bidang seni tari adalah wirama, wirasa dan
wiraga. Bidang seni teater adalah gerak, suara dan lakon.
b. Tema merupakan ide pokok yang dipersoalkan dalam karya seni. Ide pokok suatu
karya seni dapat dipahami atau dikenal melalui pemilihan subject matter (pokok soal) dan
judul karya. Pokok soal dapat berhubungan dengan niat estetis atau nilai kehidupan,
yakni berupa: objek alam, alam kebendaan, suasana atau peristiwa yang metafora atau
alegori. Namun tidak semua karya memiliki tema melainkan kritik.
c. Medium adalah sarana yang digunakan dalam mewujudkan gagasan menjadi suatu
karya seni melalui pemanfaatan material atau bahan dan alat serta penguasaan teknik
berkarya. Tana medium tak ada karya seni.
d. Gaya atau style dalam karya seni merupakan ciri ekspresi personal yang khas dari si
seniman dalam menyajikan karyanya. Menurut Soedarso SP (1987), gaya adalah ciri
bentuk luar yang melekat pada wujud karya seni, sedangkan aliran berkaitan dengan isi
karya seni yang merefleksikan pandangan atau prinsip si seniman dalam menanggapai
sesuatu.

1.5. Pengertian Nilai Seni

Menurut (Purwadarminto, 1976), kata “nilai” diartikan sebagai harga, kadar, mutu atau
kualitas. Untuk mempunyai nilai maka sesuatu harus memiliki sifat-sifat yang penting
5 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
yang bermutu atau berguna dalam kehidupan manusia. Dalam estetika, “nilai” diartikan
sebagai keberhargaan (worth) dan kebaikan (goodness). Menurut Koentjaraningrat,“nilai”
berarti suatu ide yang paling baik, yang menjunjung tinggi dan menjadi pedoman
manusia/masyarakat dalam bertingkah laku, mengapresiasi cinta, keindahan, keadilan,
dan sebagainya Nilai seni dipahami dalam pengertian kualitas yang terdapat dalam karya
seni, baik kualitas yang bersifat kasat mata maupun yang tidak kasat mata. Nilai-nilai
yang dimiliki karya seni merupakan manifestasi dari nilai-nilai yang dihayati oleh
seniman/seniwati dalam lingkungan sosial budaya masyarakat yang kemudian
diekspresikan daam wujud karya seni dan dikomunikasikan kepada penikmatnya (publik
seni).

Menurut The Liang Gie jenis nilai yang melekat pada seni mencakup: 1) nilai keindahan,
2) nilai pengetahuan, 3) nilai kehidupan.

Nilai keindahan dapat pula disebut nilai estetis, merupakan salah satu persoalan estetis
yang menurut cakupan pengertiannya dapat dibedakan menurut luasnya pengertian,
yakni: a) keindahan dalam arti luas (keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral
dan keindahan intelektual), b) keindahan dalam arti estetis murni, b) keindhaan dalam arti
estetis murni, c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.
Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan pada prinsipnya
mengkaji tentang hakikat keindahan dan kriteria keindahan yang terdapat di alam, dalam
karya seni dan benda-benda lainnya.

Dalam kecenderungan perkembangan seni dewasa ini, keindahan positif tidak lagi
menjadi tujuan yang paling penting dalam berkesenian. Sebagai seniman beranggapan
lebih penting menggoncang publik dengan nilai estetis legatif (ugliness) daripada
menyenangkan atau memuaskan mereka. Fenomena semacam ini akan kita jumpai pada
karya-karya seni primitir atau karya seni lainnya yang tidak mementingkan keidahan
tampilan visual namun lebih mementingkan makna simboliknya. “Ugliness” dalam karya
seni termasuk nilai estetis yang negatif. Jadi sesungguhnya dalam karya seni terdapat
nilai estetis yang positif dan negatif.


1.6. Pengertian Ekspresi
Ekspresi adalah proses ungkapan emosi atau perasaan di dalam proses penciptaan
karya seni, proses ekspresi bisa diaktualisasikan melalui media. Media musik bunyi;
media seni rupa adalah garis, bidang dan warna; media tari adalah gerak, media teaer
adalah gerak, suara dan lakon.


1.7. Fungsi dan Tujuan Seni

a. Fungsi Religi/Keagamaan

Karya seni sebagi pesan religi atau keagamaan. Contoh : kaligrafi, busana
muslim/muslimah, dan lagu-lago rohani
Seni yang digunakan untuk sebuah upacara yang berhubungan dengan upacara
kelahiran, kematian, ataupun pernikahan. Contoh : Gamelan yang dimainkan pada
upacara Ngaben di Bali yakni gamelan Luwang, Angklung, dan Gambang. Gamelan di
Jawa Gamelan Kodhok Ngorek, Monggang, dan Ageng.




6 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
b. Fungsi Pendidikan
Seni sebagai media pendidikan misalnya musik. Contoh : Ansambel karena didalamnya
terdapat kerjasama, Angklung dan Gamelan juga bernilai pendidikan dikarenakan
kesenian tersebut mempunyai nilai sosial, kerjasama, dan disiplin.
Pelajaran menggunakan bantuan karya seni. Contoh : gambar ilustrasi buku pelajaran,
film ilmiah atau dokumenter, poster, lagu anak-anak, alat peraga IPA

c. Fungsi Komunikasi
Seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi seperti pesan, kritik sosial, kebijakan,
gagasan, dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. Melalui media seni tertentu
seperti, wayang kulit, wayang orang dan seni teater, dapat pula syair sebuah lagu yang
mempunyai pesan, poster, drama komedi, dan reklame.

d. Fungsi Rekreasi/Hiburan
Seni yang berfungsi sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan,
sebuah pertunjukan khusus untuk berekspresi atau mengandung hiburan, kesenian yang
tanpa dikaitkan dengan sebuah upacara ataupun dengan kesenian lain.

e. Fungsi Artistik
Seni yang berfungsi sebagai media ekspresi seniman dalam menyajikan karyanya tidak
untuk hal yang komersial, misalnya terdapat pada musik kontemporer, tari kontemporer,
dan seni rupa kontemporer, tidak bias dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa
dinikmati para seniman dan komunitasnya.

f. Fungsi Guna (seni terapan)
Karya seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya kecuali sebagai media
ekspresi disebut sebagai karya seni murni, sebaliknya jika dalam proses penciptaan
seniman harus mempertimbangkan aspek kegunaan, hasil karya seni ini disebut seni
guna atau seni terapan. Contoh : Kriya, karya seni yang dapat dipergunakan untuk
perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dai gerabah dan rotan.

g. Fungsi Seni untuk Kesehatan (Terapi)
Pengobatan untuk penderita gangguan physic ataupun medis dapat distimulasi melalui
terapi musik, jenis musik disesuaikan dengan latar belakang kehidupan pasien. Terapi
musik telah terbukti mampu digunakan untuk menyembuhkan penyandang autisme,
gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian, dan lain-lain. Menurut Siegel (1999)
menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan yang
dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron otak. Menurut Gregorian bahwa gamelan
dapat mempertajam pikiran.

1.8. Apresiasi Seni
Apresiasi Seni adalah menikmati, menghayati dan merasakan suatu objek atau karya
seni lebih tepat lagi dengan mencermati karya seni dengan mengerti dan peka terhadap
segi-segi estetiknya, sehingga mampu menikmati dan memaknai karya-karya tersebut
dengan semestinya. S.E. Effendi mengungkapkan bahwa apresiasi adalah mengenali
karya sehingga menumbuhkan pengertian, penghargaan, kepekaan untuk mencermati
kelebihan dan kekurangan terhadap karya.
Kegiatan apresiasi meliputi :

a. Persepsi
Kegiatan mengenalkan pada anak didik akan bentuk-bentuk karya seni di Indonesia,
misalnya, mengenalkan tari-tarian, musik, rupa, dan teater yang berkembang di
Indonesia, baik tradisi, maupun moderen.
7 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
Pada kegiatan persepsi kita dapat mengarahkan dan meningkatkan kemampuan dengan
mengidentifikasi bentuk seni.

b. Pengetahuan
Pemberian pengetahuan sebagai dasar dalam mengapresiasi baik tentang sejarah seni
yang diperkenalkan, maupun istilah-istilah yang biasa digunakan di masing-masing
bidang seni.

c. Pengertian
Membantu menerjemahkan tema ke dalam berbagai wujud seni, berdasarkan
pengalaman, dalam kemampuannya dalam merasakan musik.

d. Analisis
Mendeskripsikan salah satu bentuk seni yang sedang dipelajari, menafsir objek yang
diapresiasi.

e. Penilaian
Melakukan penilaian tehadap karya-karya seni yang diapresiasi, baik secara subyektif
maupun obyektif.

f. Apresiasi
Menurut Soedarso (1987) ada tiga pendekatan dalam melakukan apresiasi yakni : 1).
pendekatan aplikatif, 2). pendekatan kesejarahan, 3). Pendekatan problematik.
Pendekatan aplikatif, adalah pendekatan dengan cara melakukan sendiri macam-macam
kegiatan seni. Pendekatan kesejarahan adalah, dengan cara menganalisis dari sisi
periodisasi dan asal usulnya. Sedangkan pendekatan problematik, dengan cara
memahami permasalahan di dalam seni.

Seorang pengamat akan berbeda dengan pengamat lainnya dalam menilai sebuah
pertunjukan seni. Hal ini didasarkan pada pengalaman estetik, dan latar belakang
pendidikan yang berbeda.

Bahasan kajian dalam mengapresiasi seni pada tingkatan awal dengan pendekatan
aplikatif adalah sebagai berikut:

Seni Musik Klasik
Ciri khas musiknya
Bentuk musik dari zamannya
Struktur musiknya
Gaya musiknya

Seni Musik Tradisi

Ciri-ciri khas musiknya : - Laras
- Pola tabuhan
- Instrumen yang dimainkan
- Struktur musiknya
- Gaya musiknya
Fungsi seni
Ekspresif (nilai-nilai keindahan)
Makna / pesan yang terkandung

Seni Tari Kreatif

Mencermati identifikasi gerak
Mencermati keharmonisan gerak dan musik
8 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


©http://guruvalah.20m.com
Mencermati kreativitas gerak
Mencermati kemampuan wiraga / kelenturan
Mengidentifikasi jenis tari berdasarkan garapan
Mengidentifikasi tari berdasarkan orientasi
Mengidentifikasi berdasarkan fungsinya

Seni Teater

Mengidentifikasi perbedaan teater dan film
Mengidentifikasi keberhasilan suatu pementasan
Mengidentifikasi nada ucapan dan makna dalam dialog
Mengidentifikasi plot lakon

Seni Rupa

Makna
Gaya
Material
Elemen
Estetika


C. Kerjakan Tugas di bawah ini :

Pilihlah jawaban yang tepat

1. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu
a. buddhayah,
b. buddhi
c. budi daya
d. culture

2. Manakah pernyataan yang benar
a. Seni berbeda dengan kebudayaan
b. Seni sebagian dari kebudayaan
c. Seni adalah kebudayaan
d. Seni adalah wujud kebudayaan

3. Seni adalah penciptaan benda atau segala ha yang karena keindahan bentuknya,
orang senang melihat atau mendengar. Definisi seni menurut ....
a. Ensiklopedi Indonesia
b. Ki Hajar Dewantoro
c. Achdiat Kartamihardja
d. The Liang Gie

4. Salah satu sifat dasar seni adalah ....
a. Indah
b. Kreatif
c. Style
d. Makna

5. Mengkaji keindahan di dalam seni adalah seni dalam konteks ....
a. Klasifikasi seni
b. Karya seni
c. Nilai seni
d. Sifat seni
9 | S e n i B u a d a y a – P e n g e r t i a n K e b u d a y a a n d a n S e n i


Download
Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI as:

From:

To:

Share Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share Modul 1 PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading