This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Others

Pemanfaatan Media Pembelajaran

1.00 (1 votes)
Document Description
Media Pembelajaran Peranan Media Pembelajaran Karakteristik Media Pembelajaran Pemilihan Media Pembelajaran P rogram Media Pembelajaran P eranan Media Pembelajaran Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata…
File Details
  • Added: May, 12th 2011
  • Reads: 3511
  • Downloads: 43
  • File size: 1.96mb
  • Pages: 59
  • Tags:
  • content preview
Submitter
  • Name: myricoorish

We are unable to create an online viewer for this document. Please download the document instead.

Pemanfaatan Media Pembelajaran screenshot

Add New Comment




Related Documents

IJCSS - Indonesian Journal on Computer Science - Speed

by: masbambang, 4 pages

1. Media Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran Bahasa Jawa Pokok Bahasan Aksara Jawa Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tawangsari Kabupaten Sukoharjo Dewi Kartikasari, Gesang Kristianto Nugroho ...

I said "otitis media", can you hear me?

by: rika, 2 pages

“Otitis media” is the medical name for an ear infection. Otitis media is the most common illness in babies and young children.

Otitis Media

by: rika, 5 pages

Otitis media is a middle ear infection. 75% of all children experience at least one episode of otitis media before they turn 3 years old. If otitis media is left untreated, it could lead ...

Fluid in the Middle Ear (Otitis Media with Effusion)

by: rika, 1 pages

A doctor said your child has fluid in the middle ear, also called otitis (oh-TIE-tus) media with effusion (uh-FEW-zhun) (OME). Fluid usually does not bother children, and it almost always goes ...

Ear Infections (Otitis Media) and Hearing Loss in Young Children

by: rika, 2 pages

Ear infection, also called otitis media or in?ammation of the middle ear, is an infection of the part of the ear behind the eardrum. Next to the common cold, otitis media is the most common illness ...

SOLAR PASTEURIZATION OF POTTING MEDIA

by: shinta, 7 pages

The maximum thickness of potting media that can be pasteurized (66 °Cfor > 30 min) with solar energy was determined. Infield tests, a media thickness of about 5.1 cm was successfully ...

Electrochemical aspects of grinding media-mineral interaction on sulphide flotation

by: shinta, 12 pages

Balvanic interaction between electrically conducting minerals may affect the mineral surface and influence their flotabilities. The metallographic examinations as well as hardness ...

Argument for the Need for a Cognitive Theory of Media Literacy

by: shinta, 7 pages

The thesis of this article is that the individual should be regarded as the locus of media liter- acy—not schools, parents, or the media industries. Furthermore, the article argues that ...

Ski and Snowboard Media Pack

by: Laura, 8 pages

This is a media pack which I produced for DMG World Media. The media pack was used to target sales for The Metro Ski and Snowboard Show, The Daily Mail Ski and Snowboard Magazine and metrosnow ...

New media, the new economy and new spaces

by: samanta, 12 pages

This paper counters proponents of the'weightless economy'who have suggested the'death of distance'in relation to economic and social activities that use the worldwide web (WWW). An analysis of new ...

Content Preview
  1. Media Pembelajaran
    • Peranan Media Pembelajaran
    • Karakteristik Media Pembelajaran
    • Pemilihan Media Pembelajaran
    P rogram Media Pembelajaran
  2. P eranan Media Pembelajaran
    • Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium, yang berarti perantara atau pengantar, dengan kata lain Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima.
    • Media yang dirancang dengan baik dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri peserta didik.
    • Media sebagai alat bantu visual:
    • mendorong motivasi belajar
    • memperjelas dan mempermudah konsep yang abstrak
    • mempertinggi daya serap atau retensi belajar
  3. N ilai Praktis Media
    • Memvisualkan yang abstrak (animasi peredaran darah)
    • Membawa objek yang sukar didapat (binatang buas/berbahaya)
    • Membawa objek yang terlalu besar (gunung, pasar)
    • Menampilkan objek yang tidak dapat diamati mata (mikro organisme)
    • Mengamati gerakan yang terlalu cepat (jalannya peluru)
    • Memungkinkan berinteraksi dengan lingkungannya
    • Memungkinkan Keseragaman pengalaman
    • Mengurangi resiko apabila objek berbahaya
    • Menyajikan informasi yang konsisten dan diulang sesuai dengan kebutuhan
    • Membangkitkan motivasi belajar
    • Dapat disajikan dengan menarik dan variatif
    • Mengontrol arah maupun kecepatan peserta didik
    • Menyajikan informasi belajar secara serempak dan dapat diulang maupun disimpan menurut kebutuhan
    • Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu
    • dll
  4. K arakteristik Media Pembelajaran
    • Media Transparansi
    • Media Audio
    • Media Slide (Film Bingkai Suara)
    • Media Video
    • Media CD Multimedia Interaktif
    • Internet
    Setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pemilihan media disesuaikan dengan kebutuhan (tujuan, sasaran, sarana, biaya, dan waktu pembuatannya).
  5. K arakteristik Media Transparansi Overhead Tranparancy (OHT) merupakan per angkat lunak/software sedangkan perangkat kerasnya/ hardware adalah Overhead Projector (OHP). Selanjutnya Overhead Tranparancy (OHT) akan kita sebut dengan istilah “tranparansi”. Transparansi adalah lembar bening/plastik tembus pandang yang berisi pesan, penjelasan atau pelajaran yang akan disampaikan penyaji baik berupa tulisan maupun gambar. Ukuran dalam 24,5 cm x 19 cm, luar 30,5 cm x 27 cm.
  6. K arakteristik Media Transparansi
    • Penggunaannya praktis
    • Mempunyai variasi teknik
    • Tahan lama/tidak mudah rusak
    • Tidak memerlukan ruang gelap
    • Mudah dioperasikan, sehingga tidak perlu operator
    • Dapat disajikan berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan
    • Waktu penyajian dapat bertatap muka dengan peserta didik
    • Dapat disiapkan sendiri oleh guru
    Kelebihan media transparasi antara lain.
  7. K arakteristik Media Transparansi
    • Memerlukan listrik
    • Memerlukan peralatan khusus untuk menampilkan yaitu Overhead Projector (OHP)
    • Memerlukan panataan yang khusus
    • Memerlukan kecakapan khusus dalam pembuatan
    • Menuntut cara kerja yang sistematis karena susunan urutan mudah kacau
    Kekurangan media transparasi antara lain.
  8. K arakteristik Media Audio Media audio adalah media yang menguta makan indra pendengaran. Pesan-pesan yang ak an disampaikan dapat dituangkan kedalam lambang-lamabang auditif, baik verbal (kata-kata) maupun non verbal (sound effect). Yang termasuk media audio antara lain radio dan kaset audio. Program audio (kaset) teramsuk salah satu media yang sudah memasyarakat hingga tingkat pedesaan.
  9. K arakteristik Media Audio
    • Materi tak akan berubah
    • Biaya produksi relatif murah
    • Peralatan paling murah dibanding dengan media lainnya
    • Program kaset dapat disajikan di luar sekolah (wawancara, rekaman kegiatan, dll)
    • Rekaman dapat dihapus dan kaset dapat dipakai ulang
    • Penyajian sepenuhnya dikontrol penyaji
    Kelebihan media audio antara lain. Kelemahan media transparasi antara lain.
    • Daya jangkau terbatas (beda dengan radio)
    • Pengadaan, penggandaan, pendistribusian sedikit bisa mahal
  10. K arakteristik Media Slide Media slide terdiri dari film aktachrome ( positif) berukuran 35 mm dipotong satu persatu dan diberi bingkai (2 x 2 inchi) yang terbuat dari karton atau plastik. Karena itu media slide disebut film bingkai suara. Program slide disajikan dengan slide projector yang dipadukan dengan suara yang menyertainya. Penyajian program slide bersifat klasikal.
  11. K arakteristik Media Slide
    • Tahan lama
    • Guru sebagai nara sumber dan operator
    • Berwarna dan bersuara sehingga menarik
    • Dapat ditampilkan berulang-ulang
    Kelebihan media slide antara lain. Kelemahan media slide antara lain.
    • Pembuatan memerlukan keterampilan khusus
    • memerlukan peralatan khusus (slide projector) dalam penyajiannya;
    • perlu ketelitian dalam penyiapan penyajiannya karena gambar sering keliru urutanya/tertukar atau terbalik.
  12. K arakteristik Media Video Media video atau media audio visual yang menampilkan gerak saat ini semakin dikenal di kalangan masyarakat. Media ini berupa rekaman pada pita magnetic melalui kamera video. Meskipun media video hampir sama dengan media film dalam karakteristiknya, tetapi tidak dapat menggantikan film karena baik video maupun film mempunyai kelebihan dan kelemahannya. Out put pada saat ini dapat berupa video kaset, VCD maupun DVD.
  13. K arakteristik Media Video
    • Mengutamakan objek yang bergerak.
    • Berwarna, bersuara, dan didukung oleh efek suara maupun visual.
    • Dapat menyajikan animasi apabila perlu menyajikan suatu proses.
    • Mudah menyajikannya.
    • Tidak memerlukan ruang gelap
    Kelebihan media video antara lain. Kelemahan media video antara lain.
    • Perlu peralatan khusus untuk penyajiannya
    • Perlu tenaga listrik
    • Perlu kerja tim dan keahlian khusus dalam pembuatannya
  14. K arakteristik CD Multimedia Interaktif
    • Multimedia berasal dari kata “multi” (banyak) dan “media”, sehingga mutimedia dapat diartikan sebagai gabungan dari berbagai media.
    • Program pembelajaran terdiri dari berbagai media yang disusun secara utuh, terintegrasi, dan mempunyai tujuan pembelajaran.
    • Jenis media antara lain: Teks/huruf, Audio, Video, Grafis, Animasi, Simulasi.
    Pengertian:
  15. K arakteristik CD Multimedia Interaktif
    • Bersifat fleksibel (dapat memilih materi maupun penggunaan waktu)
    • Bersifat self-pacing (kecepatan belajar tiap individu berbeda)
    • Bersifat content-rich (menyediakan informasi yang cukup banyak/ pengkayaan)
    • Bersifat interaktif (komunikasi dua arah, ada respon/feedback)
  16. K arakteristik CD Multimedia Interaktif
    • Interaktif
    • Individual
    • Fleksibel
    • Cost effectiveness
    • Motivasi
    • Umpan balik
    • game/simulasi
    • Kontrol ada pada pengguna
    • Soal-soal
    • Animasi, video, musik, audio, ilustrasi, dll
    Kelebihan CD Multimedia Interaktif
  17. K arakteristik CD Multimedia Interaktif Kekurangan CD Multimedia Interaktif
    • Hanya akan berfungsi untuk hal-hal sebagaimana yang telah diprogramkan
    • Memerlukan peralatan (komputer) multimedia
    • Perlu kemampuan pengoperasian, untuk itu perlu ditambahkan petunjuk pemanfaatan
    • Pengembangannya memerlukan adanya tim yang profesional
    • Pengembangannya memerlukan waktu yang cukup lama
    • Tidak punya sentuhan manusiawi
  18. K arakteristik Media Internet Media Internet merupakan media komunikasi berupa data, gambar, teks, video, maupun suara melalui jaringan komputer yang berskala internasional. Pengguna perlu memiliki identitas khusus, misal alamat IP (internet protocol). Protokol adalah tata cara jaringan berkomunikasi. Protokol ini, secara resmi dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), merupakan cara standar untuk mempaketkan dan mengalamatkan data komputer (sinyal elektronik) sehingga data tersebut dapat dikirim ke komputer terdekat atau keliling dunia dan tiba dalam waktu yang cepat tanpa rusak atau hilang.
  19. K arakteristik Media Internet
    • Berskala internasional
    • Mudah untuk mengirim dan menerima data
    • Individual
    • Fleksibel
    • Cost effectiveness untuk informasi yang didapat
    • Motivasi
    • Mendapat data berupa teks, video, audio, maupun gambar
    Kelebihan media internet Kekurangan media internet
    • Perlu listrik
    • Perlu jaringan khusus
    • Lambat mendapat informasi kalau pemakai banyak
  20. P emilihan Media
    • Perlunya Pemilihan media
      • Masing-masing media mempunyai kelebihan dan kekurangan.
      • Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pembelajaran
      • Dipilih dan digunakan dengan benar
      • Tidak satupun media dapat mencapai tujuan belajar
  21. P emilihan Media
    • Kriteria Pemilihan Media ada 7 faktor:
      • Tujuan
        • Penggunaan media (instruksional, informasi, hiburan)
        • Katagori Pembelajaran yang ingin dicapai:
          • Kognitif: berdasarkan pengetahuan faktual yang empiris (pengalaman)
          • Afektif: melibatkan perasaan dan emosi
          • Psikomotor: berhubungan dengan aktivitas fisik
      • Sasaran (karakter, jumlah, latar belakang, motivasi)
      • Waktu (pembuatan, penyajian)
      • Ketersediaan (pengembangan, peralatan)
      • Biaya
      • Karakteristik media (kelebihan dan kelemahan)
      • Mutu teknis (visual, audio)
  22. P emilihan Media
    • Prosedur Pemilihan Media
      • Kegunaan materi
      • Kemenarikan
      • Mengena langsung dengan tujuan khusus
      • Format sajian
      • Mutakhir atau keotentikan materi
      • Konsep fakta terjamin kecermatannya
      • Memenuhi standar selera
      • Keseimbangan kontroversial
      • Tidak mengandung propaganda
      • Standar kualitas (gambar, narasi, efek, warna, dll)
      • Struktur materi direncanakan dengan baik
      • Proses uji coba atau validasi (tingkat keberhasilan)
  23. P engembangan Media
    • Menganalisis kebutuhan dan karakteristik sasaran
    • Merumuskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dengan media
    • Mengembangkan materi pelajaran yang akan dicapai melalui media sesuai tujuan pembelajaran
    • Membuat draft atau prototype media sesuai jenis media yang telah ditentukan
    • Mengevaluasi atau menguji coba prototipa media yang telah dihasilkan
    • Mengadakan analisis hasil uji coba dan merevisi bila diperlukan
  24. B agan prosedur umum pengembangan media Tidak Analisis kebutuhan dan karakteristik siswa Merumuskan tujuan pembelajaran Apakah perlu isi yang baku (apakah penting tidak mengubah isi? Memproduksi program Mengembangkan materi pelajaran Ya Melakukan evaluasi / uji coba Siap pakai
  25. P emanfaatan Media Transparansi
    • Pengaturan Ruang
  26. P emanfaatan Media Transparansi
    • Posisi Layar
    KEYSTONE ELIMINATOR KEMIRINGAN LAYAR 30 0
  27. P emanfaatan Media Transparansi
    • Pengoperasian OHP
      • a. Penempatan projektor
    • Transparansi yang akan digunakan
    • Overhead Projector (OHP)
    • Transparansi setelah digunakan
    • OHP Marker
    • Catatan
    • Bahan sajian
  28. P emanfaatan Media Transparansi
    • Pengoperasian OHP
      • b. Penempatan layar berhadapan dengan projektor berjarak 2,5 m
      • 2,5 m
    90 0
  29. P emanfaatan Media Transparansi
    • Pengoperasian OHP
      • Hubungkan OHP dengan sumber listrik
      • Letakkan OHT pada bidang kaca
      • Hidupkan OHP
      • Gunakan elevator untuk mencari posisi gambar
      • Atur fokus
  30. P emanfaatan Media Transparansi
    • Teknik penyajian OHT
      • Teknik Taruk atau Sliding
      • Teknik Jendela atau Masking
      • Teknik Potongan atau Striping
      • Teknik Tumpang Tindih atau Overlays
      • Teknik Animasi
  31. P emanfaatan Media Audio
    • 1. Sebelum pemutaran program
      • Apabila secara klasikal
        • Mempelajari bahan cetak dan mendengarkan rekaman
        • Merangsang motivasi siswa
        • Mencatat hal-hal penting
        • Menjelaskan tujuan yang ingin dicapai
        • Menyiapkan bahan yang akan didiskusikan
        • Menjelaskan bagian yang sulit sebelum penyajian
        • Menjelaskan apa yang akan dilakukan siswa selama mendengarkan program
        • Membuat suasana yang tenang
        • Merangsang dan mempersiapkan siswa untuk membuat komentar maupun pertanyaan
  32. P emanfaatan Media Audio
    • 2. Pada saat pemutaran program
      • Guru dan siswa pada posisinya
      • Siswa mencatak hal-hal yang tidak mengerti maupun kurang jelas
      • Mengerjakan tugas (jka ada) sesuai dengan perintah dalam program
  33. P emanfaatan Media Audio
    • 3. Tindak Lanjut
      • Guru menginformasikan tugas-tugas dan latihan yang harus dikerjakan
      • Guru menginformasikan rencana pertemuan selanjutnya
      • Guru memotivasi siswa untuk tetap belajar dengan giat
  34. P emanfaatan Media Audio
    • Contoh:
    Klasikal Kelompok Individual
  35. P emanfaatan Media Slide
    • Persiapan
      • Penempatan Layar, Projektor, dan Siswa
        • Kiri atau kanan papan tulis
        • Projektor tegak lurus dengan layar. Besar kecilnya gambar terganting jarak.
        • Atur tempat duduk siswa
        • Sesuaikan votage projektor dan tape recorder
        • Kaset maupun tape recorder berdekatan dengan projektor
        • Hubungkan kabel projektor dan tape dengan sumber listrik
  36. P emanfaatan Media Slide
    • Persiapan
      • Guru
        • Pengusaan pengoperasian alat (tape recorder dan projektor)
        • Pelajari buku penyerta dan program slidenya.
      • Program
        • Periksa kelengkapan program
        • Masukkan slide sesuai dengan petunjuk
        • Preview dahulu sebelum disajikan
        • Periksa kaset audio
        • Siapkan lembar evaluasi kerja sesuai dengan jumlah siswa
  37. P emanfaatan Media Slide
    • Pelaksanaan Penyajian
      • Pengantar/Pendahuluan
        • Guru menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan program
        • Apa yang diharapkan siswa
        • Diajukan pertanyan perangsang
      • Penyajian Program
        • Suasana tenang, fokus perhatian ke program
        • Satu kesatuan program (awal – akhir) tanpa putus
        • Gambar yang kurang fokus segera difokuskan
        • Volume disesuaikan dengan jumlah siswa
        • Kemacetan pada alat dan tidak dapat diatasi, kegiatn belajar dilanjutkan tanpa media tersebut
    • Tndak Lanjut
    • Setelah program dapat dilanjutkan dengan diskusi, tes, kuis,
    • atau menjelaskan bagian yang kurang jelas
  38. P emanfaatan Media Video
    • Persiapan
      • Pelajari dahulu program
      • Kata atau istilah yang perlu dijelaskan sebelum menyaksikan program
      • Dilakukan preview 2 atau 3 siswa.
      • Persiapan peralatan
    • Pelaksanaan
      • Yakin semua peralatan sudah siap
      • Penjelasan program: Tujuan yang ingin dicapai, Menjelaskan kata atau istilah, Sikap siswa
      • Peralatan, program, dan siswa siap segera dimulai
      • Dipandang perlu penjelasan program dapat dihentikan sementara
    • Tindak Lanjut
    • Setelah program dapat dilanjutkan dengan diskusi, tes, kuis, atau menjelaskan bagian yang kurang jelas
  39. P emanfaatan Modul
    • Pemanfaatan modul
    • Modul terbagi empat komponen: Kegiatan Siswa, Petunjuk Guru, Tes Akhir Modul, dan Kunci Tes Akhir Modul
    • Siswa dapat belajar sendiri dimana saja dan kapan saja (belajar secara mandiri). Kehadiran guru pamong masih perlu untuk siswa yang relatif masih muda dan juga untuk kegiatan kelompok.
  40. P emanfaatan Modul
    • Persiapan
      • Jadwal pemanfatan modul dipadukan dengan kegiatan belajar tatap muka
      • Guru mempelajari isi modul yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga mempunyai kesiapan dalam membimbing
      • Pelajari petunjuk guru secara cermat
      • Pelajari petunjuk belajar pada setiap modul
      • Mengenalkan sistem mandiri dengan modul untuk siswa baru
  41. P emanfaatan Modul
    • Pelaksanaan
      • Mengarahkan siswa untuk mempelajari modul secara benar, yaitu:
        • Membaca pendahuluan pada setiap modul secara cermat, karena terdapat petunjuk belajar, tujuan umum modul, alat dan bahan yang perlu disiapkan, alokasi waktu, dan sebagainya.
        • membaca tujuan khusus dan pokok-pokok materi yang terdapat pada setiap kegiatan
        • mempelajari uraian materi
        • mengerjakan semua latihan kemudian mencocokkan jawabannya dengan melihat kunci jawaban menyarankan agar siswa tidak melihat kunci jawaban
        • mencatat hal-hal yang tidak dipahami, kemudian didiskusikan dengan teman dalam kelompok atau dibahas di dalam kelas bersama guru.
  42. P emanfaatan Modul
    • Pelaksanaan
      • M emantau kegiatan dan kemajuan belajar siswa, ketika mereka mempelajari modul secara mandiri.
      • memberikan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam mempelajari modul
      • menegur siswa yang mempelajari modul secara tidak benar
      • membimbing siswa untuk mendiskusikan kesulitan/ permasalahan yang mereka hadapi dalam kelompok
      • memberikan umpan balik/tanggapan/jawaban terhadap permasalahan/kesulitan yang tidak dapat dipecahkan dalam kelompok
      • melaksanakan tes akhir modul secara klasikal.
  43. P emanfaatan Modul
    • Tindak Lanjut
      • M emberikan tugas-tugas lanjutan/pengayaan kepada siswa
      • menginformasikan tentang materi modul pada pertemuan berikutnya
      • menganjurkan siswa agar mempelajari modul secara mandiri di rumah.
  44. P emanfaatan Media Terpadu (modul dengan kaset audio/video)
    • Pemanfaatan media
    • Modul terbagi empat komponen: Kegiatan Siswa, Petunjuk Guru, Tes Akhir Modul, dan Kunci Tes Akhir Modul
    • Siswa dapat belajar sendiri dimana saja dan kapan saja (belajar secara mandiri). Kehadiran guru pamong masih perlu untuk siswa yang relatif masih muda dan juga untuk kegiatan kelompok.
    • Kaset Audio/video bersifat melengkapi modul
  45. P emanfaatan Media Terpadu (modul dengan kaset audio/video)
    • Sebelum pemutaran program
      • Apabila program akan dimanfaatkan secara klasikal di TKB, guru mempersiapkan diri dengan:
        • Mempelajari bahan-bahan cetak yang telah tersedia atau catatan mengenai program tersebut dan memperhatikan rekamannya sebelum dimanfaatkan.
        • Merangsang motivasi siswa agar memperhatikan program tersebut dengan baik.
        • Membuat catatan tentang hal-hal penting
        • Menjelaskan tujuan yang ingin dicapai oleh program.
        • Menyiapkan bahan yang akan didiskusikan.
        • Memperhatikan bagian yang sukar dalam program tersebut dan apabila perlu menjelaskan terlebih dahulu sebelum program disajikan.
        • Menjelaskan apa yang harus dilakukan siswa waktu memperhatikan program, misalnya mencatat, menirukan, dll.
  46. P emanfaatan Media Terpadu (modul dengan kaset audio/video)
    • Sebelum pemutaran program
      • Mempersiapkan siswa untuk memperhatikan program dengan jalan memberi rangsangan dan memusatkan perhatian mereka melalui komentar maupun pertanyaan.
      • Guru dapat menyiapkan siswa untuk memperhatikan dengan baik dengan cara;
        • Membuat suasana ruangan yang sejuk misalnya dengan menutup pintu dan jendela kaca diberi (gordyn ) agar siswa dapat lebih memusatkan perhatiannya pada program.
        • Mengajak siswa mendengarkan dengan tenang dan sopan serta memusatkan perhatiannya pada program.
      • Mempersiapkan siswa untuk memperhatikan program dengan jalan memberi rangsangan dan memusatkan perhatian mereka melalui komentar maupun pertanyaan.
  47. P emanfaatan Media Terpadu (modul dengan kaset audio/video)
    • Pada Saat pemutaran program
      • Guru dan siswa harus berada pada tempatnya masing-masing, dan tidak berjalan ke sana ke mari yang dapat mengganggu perhatian siswa yang sedang tercurah pada program yang didengarkan
      • Siswa harus mencatat bagian atau hal-hal yang kurang/ belum jelas/belum dimengerti untuk ditanyakan/didiskusikan setelah program berakhir
      • Mengerjakan tugas-tugas (jika ada) sesuai dengan perintah dalam program.
  48. P emanfaatan Media Terpadu (modul dengan kaset audio/video)
    • Tindak Lanjut
      • Guru menginformasikan tugas-tugas dan latihan-latihan yang harus dikerjakan.
      • Guru menginformasikan tentang rencana pertemuan selajutnya
      • Guru memotivasi siswa untuk tetap belajar dengan giat.
  49. M ultimedia
    • Multimedia berasal dari kata “multi” dan “media”.
    • Multi berarti banyak, sehingga mutimedia dapat diartikan sebagai gabungan dari berbagai media yang terintegrasi.
    Pengertian
  50. Jenis Media
    • Teks/huruf
    • Audio
    • Video
    • Grafis
    • Animasi
    M ultimedia
  51. Teks/huruf
    • Untuk menerangkan materi
    • Sebagai keterangan tambahan di samping visual
    • Sebagai penekanan materi
    • Hypertexts
    M ultimedia
  52. Audio/suara
    • Audio sangat efektif apabila dikombi-nasikan dengan media lainnya.
    • Apabila pengguna malas membaca dapat mendengarkan audionya saja.
    • Audio dapat digunakan untuk memancing perhatian, sangat cocok untuk tujuan pembelajaran tertentu.
    • Jenis Audio: narasi, sound effect, suara asli, musik background, dll.
    M ultimedia
  53. Grafis
    • Media (ilustrasi maupun foto ) yang cocok untuk mengidentifikasi benda.
    • Mengkonkritkan sesuatu yang abstrak.
    • Penggunaan grafis disertai teks akan menghemat untuk memahaminya.
    • Sebagai daya tarik agar tidak membosankan.
    M ultimedia
  54. Video
    • Untuk menerangkan sesuai dengan aslinya
    • Gambaran nyata
    • Dokumentasi
    • Daya tarik pengguna
    • Penyeimbang/pelengkap program multimedia
    M ultimedia
  55. Animasi
    • Media yang sangat efektif untuk proses terjadinya/perubahan.
    • Membuat konsep yang abstrak menjadi konkrit.
    • Dapat menjelaskan konsep yang sulit sehingga mudah untuk dimengerti.
    • Dapat memvisualkan yang sulit diambil oleh kamera video.
    M ultimedia
  56. Kelebihan
    • Interaktif
    • Individual
    • Fleksibel
    • Cost effectiveness
    • Motivasi
    • Umpan balik
    • game/simulasi
    • Kontrol ada pada pengguna
    • Animasi, video, musik, audio, ilustrasi, dll
    M ultimedia
  57. Kekurangan
    • Hanya akan berfungsi untuk hal-hal sebagaimana yang telah diprogramkan
    • Memerlukan peralatan (komputer) multimedia
    • Perlu kemampuan pengoperasian, untuk itu perlu ditambahkan petunjuk pemanfaatan
    • Pengembangannya memerlukan adanya tim yang profesional
    • Pengembangannya memerlukan waktu yang cukup lama
    • Tidak punya sentuhan manusiawi
    M ultimedia
  58. Terima kasih

Download
Pemanfaatan Media Pembelajaran

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share Pemanfaatan Media Pembelajaran to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share Pemanfaatan Media Pembelajaran as:

From:

To:

Share Pemanfaatan Media Pembelajaran.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share Pemanfaatan Media Pembelajaran as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading