This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Others

PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA

0.00 (0 votes)
Document Description
Tidak banyak informasi yang dapat diperoleh tentang perdagangan ( trafficking ) perempuan dan anak Indonesia. Sudah banyak artikel surat kabar yang ditulis dan penelitian yang dilakukan terhadap topik-topik yang berkaitan, namun mereka semua belum dikonsolidasikan atau dianalisis sebagai satu kesatuan. Laporan ini bertujuan untuk mengkonsolidasi informasi yang telah ada mengenai perdagangan di Indonesia ke dalam sebuah laporan yang komprehensif, yang kemudian akan disebarluaskan kepada banyak pihak. Laporan ini diharapkan akan berguna bagi mereka yang bekerja untuk menanggulangi perdagangan di Indonesia, juga bagi orang-orang dari seluruh dunia yang tertarik dengan isu perdagangan. Laporan ini tidak hanya memberikan tinjauan umum yang cukup komprehensif mengenai masalah tersebut, tetapi laporan ini juga memasukkan berbagai sumber daya untuk membantu memerangi perdagangan, yaitu: kajian perundang-undangan nasional yang berlaku; daftar perjanjian internasional yang berisi pasal-pasal yang relevan untuk memerangi perdagangan; tinjauan umum Rencana Aksi Nasional Indonesia untuk penghapusan perdagangan perempuan dan anak, daftar organisasi Indonesia yang menjadi mitra kami yang bekerja untuk menanggulangi perdagangan di Indonesia; daftar sumber daya yang terdapat di Internet untuk perdagangan; dan daftar istilah yang berkaitan dengan perdagangan dalam dua bahasa. Kami harap pemahaman yang lebih baik mengenai karakter perdagangan perempuan dan anak di Indonesia diharapkan dapat menciptakan langkah-langkah yang lebih efektif untuk mencegah perdagangan dan membantu orang yang selamat dari perdagangan ( survivor ).
File Details
  • Added: October, 17th 2010
  • Reads: 1267
  • Downloads: 55
  • File size: 3.01mb
  • Pages: 338
  • Tags: perdagangan perempuan, anak, mencegah perdagangan
  • content preview
Submitter
  • Name: wasil
Embed Code:

Add New Comment




Showing 1 comment

by sigithermawan on February 19th, 2013 at 11:12 am
semoga kita lebih bisa menghargai lagi hak-hak anak anak,dan perempuan,di mulai dari lingkungan sekitar ya mas... :)
Sekolah Belajar Forex FBS Indonesia
http://sigithermawan12.blogspot.com/2013/02/sekolah-belajar-forex-fbs-indonesia.html
Related Documents

PERLINDUNGAN HUKUM HAK-HAK ANAK DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA ...

by: indiana, 11 pages

Up till now, the government is considered less capable to realize the rules on children protection. Therefore the people participation become so important to be involved,they are those parties who ...

hotel murah di indonesia

by: mikedilshan, 7 pages

hotel murah di indonesia

PROSPEK HAM DAN PERAN DI INDONESIA

by: rudolf, 6 pages

Secara umum kalau kita berupaya memahami fenomena Hak Asasi Manusia (HAM), baik di tingkat dunia, regional, nasional maupun lokal, apakah berpijak pada sudut kesejarahan atau kekinian, maka ada dua ...

Produsen kereta mini, kereta mall, dan komidi putar terbaik di Indonesia

by: sabarmuanas, 1 pages

http://www.sabarmuanas.com/2012/08/produsen-kereta-mini-kereta-mall-dan-komidi-putar-terbaik-di-indonesia.html

PASAR LAMINATED DI INDONESIA TELAH KAMI AMBIL ALIH

by: evantinushadi, 1 pages

Berbekal pengalaman dalam bisnis Lantai Kayu khususnya Laminated Parket, kami PT. Mitra Karunia Anggara, dengan Sistem Manajemen dan Sistem Pemasarannya telah berhasil mengambil pasar laminated ...

Huong dan duong di den khoa hoc 2011

by: Tho Le, 8 pages

Ban huong dan duong di den khoa tu hoc Phat Phap ky 3 nam 2011

KECENDERUNGAN MASALAH GIZI DAN TANTANGAN DI MASA DATANG

by: nayu, 16 pages

Tantangan utama dalam pembangunan suatu bangsa adalah membangun sumber daya manusia yang bekualitas yang sehat, cerdas, dan produktif. Pencapaian pembangunan manusia yang diukur dengan Indeks ...

100724 perkembangan ekonomi kreatif di indonesia artepolis 2010 rev 1

by: chan, 32 pages

100724 perkembangan ekonomi kreatif di indonesia artepolis 2010 rev 1

DINAMIKA PERKEMBANGAN KRISTEN [-PROTESTAN] DI INDONESIA dalam ...

by: regina, 15 pages

Sekarang ini di Indonesia tidak mudah lagi bagi kita untuk menggunakan istilah Protestan , karena banyak gereja, yang dulu dimasukkan pemerintah ke 'keranjang' Protestan, misalnya gereja-gereja ...

PERKEMBANGAN SOSIAL-BUDAYA MASYARAKAT DI INDONESIA

by: rita, 49 pages

Kebudayaan Megalitikum • Kebudayaan batu-batu besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, ditandai oleh: pendirian menhir, dolmen, pundan bertangga, peti mati batu (sarcophagus). • Lokasi di ...

Content Preview

PERDAGANGAN
PEREMPUAN DAN ANAK DI
INDONESIA
Ruth Rosenberg, Editor
2003
Publikasi buku ini didukung oleh United States Agency for Interna-
tional Development. Opini yang dikemukakan di dalam buku ini
merupakan opini (tim) penulis dan tidak berarti mencerminkan
pandangan U.S Agency for International Development.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
International Catholic Migration Commission (ICMC)
Jl. Terusan Hang Lekir I/No. 5, Jakarta 12220, Indonesia
Telepon: 6221-720-3910, Faks: 6221-726-1918
trafficking-indo@icmc.net
American Center for International Labor Solidarity (ACILS)
Cik’s Building, Lantai 2, Jl. Cikini Raya 84-86, Jakarta 10330, Indonesia
Telepon: 6221-336-635, Faks: 6221-319-03822
scindo@acils.or.id

ii
Kata Pengantar
Begitu banyak pihak yang telah membantu pembuatan buku ini, sehingga tidak
mungkin untuk menyebutkan nama mereka satu per satu. Namun bagaimana pun
juga, ada beberapa orang yang layak untuk disebutkan secara khusus atas kontribusi
mereka yang substansial. Ucapan terima kasih kepada Dian Heryasih, Martha Widjaya,
dan Sulistyowati atas upaya mereka yang tak mengenal lelah dalam mencari materi
untuk latar belakang dan dalam memperoleh berbagai dokumen dan informasi.
Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada Marjon Kuijs atas bantuannya
dalam menulis dan menyunting banyak studi kasus yang dimuat dalam laporan ini;
dan kepada Jeremy Gross untuk menuliskan bagian mengenai konteks ekonomi dan
sosial. Terima kasih kepada banyak staf yang berdedikasi di Kementerian
Pemberdayaan Perempuan dan Kementerian Koordinator untuk Kesejahteraan Rakyat
atas tanggapan mereka yang antusias terhadap isu perdagangan perempuan dan anak
serta dukungan mereka terhadap program ICMC dan ACILS. Juga, tak akan pantas
bila kami tidak mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak, dari pemerintah dan
dari masyarakat madani di Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi
Utara, dan Sumatra Utara, yang sudah menyisihkan waktu dari jadwal mereka yang
padat untuk menemui kami dan memberikan informasi penting kepada kami tentang
perdagangan di daerah mereka. Juga terima kasih khususnya kepada mitra-mitra lokal
kami yang memberikan informasi penting tentang perdagangan kepada kami dan
yang terus memerangi perdagangan melalui proyek penanggulangan perdagangan di
daerah mereka. Daftar lengkap yang memuat organisasi-organisasi ini serta uraian
mengenai program mereka dapat dilihat di Lampiran D.
Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh: Martha Widjaja
Caprico Erwin
Achmad Hasan
Dian Octarina
Dian Heryasih
Sampul dan Ilustrasi oleh:
Ireng Halimun

iii
Tentang Penulis
Fatimana Agustinanto adalah Program Officer ICMC bagi Proyek Penanggulangan Perdagangan
ICMC. Agus meraih gelar sarjananya dari Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial
dan Politik, Universitas Indonesia pada tahun 2001. Ia bekerja selama satu tahun di Yayasan
Kesejahteraan Anak Indonesia di Jakarta sebagai pekerja sosial untuk shelter bagi anak-anak
jalanan. Ia juga bekerja selama dua tahun di Yayasan Bandungwangi, sebuah LSM di Jakarta yang
bekerja dengan komunitas pekerja seksual komersial. Agus pernah menjadi peneliti dalam sejumlah
topik seperti Kekerasan Rumah Tangga, Sistem Ijon dalam Anak yang Dilacurkan, dan perdagangan
terhadap Anak, dan Coping Strategi Anak yang Dilacurkan dalam Menghadapi Penyakit Menular
Seksual, bekerja sama dengan sejumlah peneliti dari Universitas Indonesia, ILO/IPEC, Yayasan
Suara Ibu Peduli dan Yayasan Bandungwangi.
Jamie Davis adalah Program Spesialist ACILS untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan di
Indonesia. Jamie memiliki pengalaman selama lebih dari 11 tahun dalam bidang advokasi, partisipasi
politik dan media. Saat ini ia bekerja dalam beberapa proyek di ACILS, antara lain Proyek
Penanggulangan Perdagangan, program pekerja anak dan beberapa proyek yang dirancang untuk
memberdayakan serikat buruh/serikat pekerja untuk berpartisipasi secara efektif dalam kebijakan
publik melalui lobi, advokasi dan pemilu. Sebelum bergabung dengan ACILS pada tahun 1998,
Jamie pernah bekerja di United States House of Representatives, Kantor Pusat Nasional Partai
Demokrat serta bagi beberapa kandidat yang mencalonkan diri sebagai anggota U.S. House of
Representatives. Ia juga pernah bekerja di koran The Jakarta Post. Jamie memiliki gelar sarjana
dari University of Virginia.
Anis Hamim adalah Program Officer ICMC bagi Proyek Penanggulangan Perdagangan. Anis adalah
lulusan Fakultas Syariah di Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga di Yogyakarta (1999). Ia
memiliki pengalaman bekerja selama 4 tahun di Rifka Annisa Women’s Crisis Center Yogyakarta
sebagai Koordinator Departemen Pelatihan dan Riset. Dalam posisi ini ia bertindak sebagai
trainer (instruktur dalam pelatihan) bagi banyak pelatihan dan program peningkatan kapasitas
seperti pelatihan sensitivitas gender, pelatihan paralegal, dan pelatihan analisis gender bagi
organisator masyarakat (community organizer). Ia juga terlibat dalam beberapa studi riset, antara
lain riset mengenai tanggapan penegak hukum atas kekerasan terhadap perempuan, kekerasan
terhadap anak di dua belas provinsi, dan pengkajian terhadap perundang-undangan Indonesia
yang berlaku, yang berkaitan dengan perdagangan.
Ketut Ika Inggas adalah Program Officer ACILS untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan. Ika
memperoleh gelar pascasarjana dalam Studi Pembangunan dari School of Development Studies,
University of East Anglia, Inggris (2002). Gelar sarjananya ia peroleh dari Fakultas Ilmu Sosial
dan Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998). Ia juga menyelesaikan program nongelar
selama setahun di Fakultas Hukum dan Ekonomi, Chiba University, Jepang (1996-97). Dengan
ACILS, Ika memiliki tiga tahun pengalaman dalam manajemen program, implementasi dan

iv
pelatihan. Ia bekerja untuk pendidikan pemilih tingkat akar rumput dan pemantauan pemilu
nonpartisan jangka panjang untuk pemilu tahun 1999, juga pendidikan kewarganegaraan tingkat
akar rumput, kepemimpinan perempuan, buruh migran, dan penghapusan pekerja anak. Selama
masa studinya di Inggris, Ika juga bekerja sebagai sukarelawan untuk Norfolk Education and
Action for Development, sebuah LSM yang menangani berbagai kegiatan pendidikan dan
mengelola sebuah fair trade shop (penjualan barang-barang yang keuntungannya untuk kepentingan
buruh).
Ranggoaini Jahja adalah Program Officer ICMC untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan ICMC.
Nieke lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Atma Jaya, Jakarta, pada tahun 1998. Saat ini ia
tengah mengambil gelar pascasarjananya di bidang Antropologi di Universitas Gadjah Mada,
Yogyakarta. Ia telah bekerja selama tujuh tahun dalam isu-isu perempuan dan anak. Ia memiliki
pengalaman sebagai peneliti dan trainer di Pusat Penelitian Atma Jaya untuk subjek anak jalanan,
pekerja anak, dan isu-isu perburuhan. Ia juga pernah bekerja sebagai peneliti untuk isu-isu hak
asasi manusia dan gender. Pengalamannya sebagai trainer meliputi berbagai macam topik, antara
lain konseling, manajemen kasus, isu-isu gender dan penelitian.
Farida Mahri adalah Program Officer ACILS untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan. Farida
adalah lulusan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) di Yogyakarta (2000) dengan gelar
sarjana sejarah pendidikan. Ia mempunyai banyak pengalaman dalam pelatihan, pengorganisasian,
dan implementasi program untuk isu-isu yang berkaitan dengan gender, pemberdayaan politik
perempuan, buruh migran, PRT dan perdagangan dengan beberapa LSM termasuk dengan LSM
Solidaritas Perempuan Kinasih untuk Hak Asasi Manusia, Institute of Development and Economic
Analysis (IDEA), Yayasan Tjoet Njak Dien, dan Institute for Social Transformation (INSIST).
Neha Misra adalah Wakil Kepala Perwakilan dan Manager Program ACILS untuk Proyek
Penanggulangan Perdagangan di Indonesia. Neha Misra telah bekerja di Indonesia selama lebih
dari empat setengah tahun dan memulai karirnya di ACILS sebagai Direktur Proyek Demokrasi
ACILS pada tahun 1998. Neha mendapatkan gelar master (juris doctor) dalam bidang hukum
dari Fakultas Hukum Washington, American University (1994), di mana ia memfokuskan studinya
pada bidang hak asasi manusia internasional, serta gelar Bachelor of Science di bidang Ekonomi
Bisnis Internasional dan Kebijakan Publik dari Indiana University (1991). Neha memiliki
pengalaman selama lebih dari sepuluh tahun dalam bidang hak asasi manusia dan pembangunan
internasional, dengan fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, hak-hak buruh,
kelompok orang yang termarginalisasi seperti buruh migran, pekerja anak, buruh perempuan,
gender, perdagangan manusia serta demokrasi dan pemilu. Sebelum bekerja di Indonesia, Neha
bekerja untuk program demokrasi pascaperang di Bosnia dan Herzegovina serta di Amerika
Serikat untuk Departemen Kehakiman .
Anna Puspita Rahayu adalah Program Officer ACILS untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan.
Anna adalah lulusan dari Institut Informasi Komputer dan Bisnis di Kediri (1997). Ia bekerja
selama dua tahun untuk Serikat Buruh Migran Indonesia di Hongkong (1999-2000) sebagai
sekretaris jenderal dan bekerja selama setahun untuk sebuah LSM internasional, International
Social Services, cabang Hongkong, sebagai Duta Informasi untuk program-program buruh migran.
Tugasnya adalah memberikan paket informasi (information kit) dan memberikan konseling kepada
para buruh migran melalui program radio khusus untuk buruh migran.

v
Ruth Rosenberg adalah Program Manager ICMC bagi Proyek Penanggulangan Perdagangan di
Indonesia. Ruth mempunyai gelar pascasarjana di bidang Business Administration dari University
of Maryland (1995) dan gelar sarjana di bidang Psikologi dari University of North Carolina
(1986). Ruth memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam bidang pembangunan internasional,
dengan fokus khususnya tentang isu-isu pembangunan sumber daya manusia, pelatihan dan isu-
isu gender. Ruth telah bekerja di berbagai negara di seluruh dunia, di antaranya Armenia, Rumania,
lima negara di Asia Tengah, dan beberapa negara di Afrika, sebelum bertugas di Indonesia. Sejak
1999 Ruth pernah terlibat dalam pemeriksaan dan analisis isu-isu gender yang terkait dengan
pembangunan, khususnya perdagangan perempuan dan anak, di Asia Tengah, Armenia, Rumania
dan Indonesia.
Ira Soedirham adalah Program Officer ACILS untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan. Ira
lulus dari Universitas Indonesia, Fakultas Sastra, Jurusan Sastra Inggris, di Jakarta, pada tahun
1996. Sebelum bergabung dengan ACILS pada tahun 1999, Ira bekerja di sebuah convention
organizer terkemuka di Jakarta dan juga mengajar bahasa Inggris di LB-LIA. Dalam pekerjaannya
di ACILS, Ira memfokuskan diri pada isu HAM, hak-hak buruh, buruh termarginalisasi,
pembangunan SB/SP, gender, dan penanggulangan perdagangan. Ira juga memiliki banyak
pengalaman sebagai trainer.
Rebecca Surtees adalah Training Manager ICMC untuk Proyek Penanggulangan Perdagangan di
Indonesia. Rebecca meraih gelar pascasarjana di bidang Antropologi dari Macquarie University,
Australia, pada tahun 2000 dan gelar sarjana di bidang Sejarah dan Antropologi dari University
of Western Ontario, Kanada , pada tahun 1995. Rebecca memiliki pengalaman kerja selama
sepuluh tahun dalam isu-isu gender, pelatihan dan hak asasi manusia, termasuk perdagangan
perempuan untuk Perserikatan Bangsa Bangsa di Timor Timur dan Kosovo, sebagai peneliti di
Kamboja dan Kosovo, sebagai dosen universitas di Kanada dan untuk sejumlah LSM di Kanada
dan Australia. Penelitiannya antara lain mengenai kekerasan terhadap perempuan, gender dan
pembangunan, perdagangan perempuan dan prostitusi juga penelitian di bidang ekonomi terhadap
perempuan di Kosovo dan Kamboja.
Wahyuningrum (Yuyun) adalah mantan Program Officer ACILS untuk Proyek Penanggulangan
Perdagangan. Yuyun lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1995. Sebelum bergabung dengan
Komisi Nasional untuk Perlindungan Anak (Komnas PA), di mana ia bekerja selama setahun
lebih, Yuyun bekerja di bidang media cetak dan elektronik selama lebih dari 5 tahun. Baik di
Komnas PA maupun di ACILS, Yuyun bertugas sebagai trainer untuk berbagai lokalatih, seminar
dan program pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) baik untuk pemerintah maupun
nonpemerintah dalam isu-isu yang berkaitan dengan perdagangan, HAM, perlindungan anak,
pekerja anak, prostitusi anak serta advokasi. Yuyun juga pernah terlibat dalam beberapa studi
penelitian yang berhubungan dengan pekerja anak dan prostitusi anak Sebagai seorang Program
Officer ACILS, Yuyun juga menjadi salah seorang anggota tim penyusun rancangan Rencana
Aksi Nasional 2002-2007 untuk Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak.

vi

vii
Daftar Isi
I.
LATAR BELAKANG
Halaman 01
II.
TINJAUAN UMUM
Halaman 11
Ruth Rosenberg
III.
BENTUK-BENTUK PERDAGANGAN DI INDONESIA
A.
Buruh Migran
Halaman 41
Neha Misra dan Ruth Rosenberg
B.
Pembantu Rumah Tangga
Halaman 63
Fatimana Agustinanto dan Jamie Davis
C.
Pekerja Seks Komersial
Halaman 71
Rebecca Surtees
D.
Perbudakan Berkedok Pernikahan dan Pengantin Pesanan
Halaman 118
Neha Misra dan Ruth Rosenberg
E.
Bentuk-Bentuk Eksploitasi dan Perdagangan Lain
Halaman 127
Jamie Davis
IV.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENGAKIBATKAN PERDAGANGAN
A.
Kemiskinan
Halaman 137
Jamie Davis
B.
Ketiadaan Akta Kelahiran
Halaman 139
Jamie Davis
C.
Pendidikan – Kebutahurufan Anak Perempuan
Halaman 140
Neha Misra
D.
Konteks Budaya
Halaman 143
Rebecca Surtees
E.
Kebijakan dan Undang-Undang yang Bias Gender
Halaman 160
Anis Hamim
F.
Dampak Korupsi terhadap Perdagangan
Halaman 168
Anis Hamim
V.
KUNJUNGAN PROVINSI
A.
Bali
Halaman 175
Fatimana Agustinanto
B.
DKI Jakarta
Halaman 180
Ranggoaini Jahja

viii
C.
Jawa Barat
Halaman 185
Ira Soedirham dan Anna Puspita
D.
Jawa Tengah
Halaman 189
Wahyuningrum dan Farida Mahri
E.
Jawa Timur
Halaman 192
Neha Misra dan Farida Mahri
F.
Kalimantan Barat
Halaman 197
Neha Misra dan Ika Inggas
G.
Kalimantan Timur
Halaman 202
Fatimana Agustinanto
H.
Lampung
Halaman 206
Ira Soedirham
I.
Nusa Tenggara Barat
Halaman 209
Wahyuningrum dan Anna Puspita
J.
Riau
Halaman 212
Fatimana Agustinanto
K.
Sulawesi Utara
Halaman 216
Ranggoaini Jahja
L.
Sumatra Utara
Halaman 219
Fatimana Agustinanto
VI.
KAJIAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA
Halaman 227
Anis Hamim dan Ruth Rosenberg
VII.
RENCANA AKSI NASIONAL
Halaman 253
Neha Misra
DAFTAR PUSTAKA
Halaman 259
LAMPIRAN
A.
INSTRUMEN-INSTRUMEN INTERNASIONAL
Halaman 271
YANG RELEVAN DENGAN PERDAGANGAN
Rebecca Surtees
B.
DAFTAR ISTILAH PERDAGANGAN
Halaman 277
Rebecca Surtees dan Martha Widjaja
C.
GAMBARAN UMUM PROYEK PENANGGULANGAN
Halaman 294
PERDAGANGAN ICMC DAN ACILS
D.
DAFTAR MITRA DAN PROYEK
Halaman 300
E.
SUMBER DAYA PENANGGULANGAN
Halaman 318
PERDAGANGAN DI INTERNET

ix
DAFTAR TABEL
Tabel 1:
PDB Berdasarkan Sektor Ekonomi
Halaman 07
Tabel 2:
Jumlah Perempuan dan Anak dalam Sektor-Sektor yang
Halaman 30
Rentan terhadap Perdagangan
Tabel 3:
Jumlah Anak dalam Sektor-Sektor yang Rentan terhadap
Halaman 30
Perdagangan
Tabel 4:
Daerah Pengirim, Penerima dan Transit yang Terkenal
Halaman 32
untuk Perdagangan dan Migrasi
Tabel 5:
Rute Perdagangan dan Migrasi Domestik
Halaman 34
Tabel 6:
Rute Perdagangan dan Migrasi Internasional
Halaman 35
Tabel 7:
Rute Transit di Indonesia untuk Perdagangan Internasional
Halaman 36
Tabel 8:
Rute yang Lazim Berdasarkan Tipe Pekerjaan
Halaman 36
Tabel 9:
Jumlah Buruh Indonesia di Luar Negeri yang Diproses
Halaman 43
oleh Departemen Tenaga Kerja
Tabel 10: Rasio Gender Migran yang Keluar dan yang Masuk
Halaman 44
Berdasarkan Provinsi
Tabel 11: Praktik-Praktik Perdagangan dan Eksploitasi dalam Sistem
Halaman 61
Ekspor Tenaga Kerja Indonesia
Tabel 12: Jumlah pekerja seks yang terdaftar di Indonesia
Halaman 73
Tabel 13: Penghasilan dalam Industri Seks di Bandung, Jawa Barat
Halaman 92
Tabel 14: Kisaran Harga untuk Layanan Seks di Berbagai Lokasi
Halaman 93
di Indonesia
Tabel 15: Gaji Bulanan (dalam Rp.) Perempuan Menurut
Halaman 94
Tingkat Pendidikan Mereka, Berdasarkan Sektor, 2001
Tabel 16: Tingkat Melek Huruf di Kabupaten Pengirim Besar
Halaman 141
Tertentu Berdasarkan Gender
Tabel 17: Persentase anak yang bekerja di luar rumah
Halaman 150
Tabel 18: Persentase Perempuan yang Menikah Sebelum Berumur
Halaman 153
16 Tahun (Berdasarkan Usia)
Tabel 19: Umur Perempuan Pada Saat Menikah Pertama Kali
Halaman 153
Tabel 20: Indikator Pembangunan Sosioekonomi dan Politik (1993-1998)
Halaman 160

Download
PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA as:

From:

To:

Share PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading