This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Others

Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

0.00 (0 votes)
Document Description
Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
File Details
  • Added: April, 26th 2011
  • Reads: 533
  • Downloads: 7
  • File size: 175.21kb
  • Tags: pertumbuhan, aa, rio
  • content preview
Submitter
  • Name: kinga

We are unable to create an online viewer for this document. Please download the document instead.

Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan screenshot

Add New Comment




Related Documents

Bab 7.9: Hak Ekonomi dan Sosial

by: gusta, 58 pages

1. Di bawah pendudukan Indonesia rakyat Timor-Leste mengalami berbagai bentuk pelanggaran yang brutal baik terhadap integritas fisik maupun hak-hak sipil dan politik mereka. Akan tetapi dampak dari ...

Aspek Sosial Ekonomi dan Budaya Agroforestri

by: shayan, 42 pages

Alih-guna lahan hutan menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan ...

SUKSES PENGEMBANGAN HAM BAGI MASYARAKAT LOKAL: PERSPEKTIF ANTROPOLOGI EKONOMI DAN BISNIS

by: joel, 7 pages

Pengembangan Hak Azasi Manusia pada masyarakat adat atau local di kawasan tertentu di Indonesia belum maksimal. Pelanggaran HAM makin sering terjadi, karena benturan kepentingan antara kelompok ...

KESERAKAHAN, KEMISKINAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN 1)

by: igino, 13 pages

Indonesia memiliki kekayaan lingkungan dan sumberdaya alam sangat besar, namunmasyarakat cenderung meremehkannya dan menganggap sebagai suatu kewajaran (Atmosukarto, 2005). Ragam nilai budaya yang ...

"Terbebas dari Kemiskinan: Masukan ILO atas PRSP Indonesia".

by: jacobus, 27 pages

Dalam mempersiapkan masukan ILO kepada Komite Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia, 12 seri paparan teknis singkat (Technical Briefing Notes-TBNs) telah disusun untuk memenuhi dua kegunaan. ...

STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM KERANGKA PEMBANGUNAN EKONOMI NASIONAL YANG LEBIH MERATA DAN LEBIH ADIL

by: rosie, 10 pages

Makalah ini berisikan uraian upaya percepatan pengembangan wilayah nasional yang relatif masih tertinggal, yaitu Kawasan Timur Indonesia (KTI), Kawasan perbatasan, kawasan tertinggal dan pulau-pulau ...

Generating Sustainable Economic Growth,

by: aldous, 24 pages

ndonesia menghadapi berbagai tantangan pembangunan: desentralisasi dan demokrasi, konflik dan ketidakadilan, pertumbuhan dan pemerataan, kemiskinan dan kerentanan. Permasalahan kehutanan merupakan ...

PROFIL PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR ( PUS ) DI ...

by: anna, 23 pages

Indonesia menghadapi permasalahan pada jumlah dan kualitas sumber daya manusia dengan tingginya tingkat kelahiran setiap tahun. Untuk dapat mengangkat derajat kehidupan telah dilaksanakan secara ...

Perkembangan Beberapa Indikator Utama Sosial-Ekonomi Indonesia

by: jacobus, 164 pages

Booklet ini disusun dengan cara memilih sejumlah data dan informasi statistik penting yang telah diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik dalam Statistik Indonesia, Indikator Ekonomi, dan publikasi ...

CARA MENGOBATI DAN MENYEMBUHKAN RADANG SENDI/ REMATIK, OBAT SAKIT SENDI, OBAT SAKIT PERSENDIAN dari HERBALIFELINE. INFO DAN PEMESANAN HUB REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA SELATAN

by: abrahamhandoyo, 2 pages

CARA MENGOBATI DAN MENYEMBUHKAN RADANG SENDI/ REMATIK, OBAT SAKIT SENDI, OBAT SAKIT PERSENDIAN dari HERBALIFELINE. INFO DAN PEMESANAN HUB REKO HANDOYO, 081389411679, 081932985325 JAKARTA SELATAN ...

Content Preview
  1. Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Drs. H. Drs H Dadang Solihin MA Solihin, FE-Universitas Darma Persada Jakarta, 4 April 2005
  2. Dadang Solihin’s Profile Dadang holds a MA degree ( g g (Economics), University of ) y Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas).? Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia- Asia Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia.? He got various training around the globe included Advanced International globe, Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers Kuala Managers, Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course, Hiroshima, Japan ( 00 ); a d Regional Development a d Planning os a, Japa (2001); and eg o a e e op e and a g Training Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books regarding local autonomous.? You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo.com or by his mobile at +62812 932 2202 dadang-solihin.blogspot.com 2
  3. Tiga Faktor Utama Pertumbuhan Ekonomi:1. Akumulasi modal, yang meliputi semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik dan modal atau sumber daya manusia fisik, manusia.2. Pertumbuhan penduduk dan angkatan kerja.3.3 Kemajuan teknologi teknologi. dadang-solihin.blogspot.com 3
  4. 1. Akumulasi modal• Akumulasi modal (capital accumulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output d k b li d j b dan pendapatan di kemudian hari.• Pengadaan pabrik baru, mesin-mesin, peralatan dan g bahan baku dalam rangka meningkatkan stok modal (capital stock) secara fisik memungkinkan akan terjadinya peningkatan output di masa-masa mendatang.• Investasi produktif yang bersifat langsung tersebut harus dilengkapi dengan berbagai investasi penunjang yang disebut investasi "infrastruktur" ekonomi dan sosial.• Contoh: pembangunan jalan-jalan raya, penyediaan listrik, persediaan air bersih dan perbaikan sanitasi, pembangunan fasilitas komunikasi, peningkatan kualitas SDM, d b SDM dsb, yang kesemuanya itu mutlak dibutuhkan d l k it tl k dib t hk dalam rangka menunjang dan mengintegrasikan segenap aktivitas ekonomi produktif. dadang-solihin.blogspot.com 4
  5. • Sebagai contoh, investasi yang dilakukan oleh seorang petani sayuran berupa pembelian sebuah traktor baru pasti dapat meningkatkan produksi sayurannya.• Tetapi tanpa fasilitas transportasi (jalan dan/atau kendaraan) yang memadai guna mengangkut tambahan produksi tersebut ke pasaran, maka investasi sang petani tersebut tidak akan banyak menambah produksi pangan nasional nasional. dadang-solihin.blogspot.com 5
  6. 2. Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja• Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja secara tradisional dianggap sebagai salah satu faktor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi.• Jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif sedangkan produktif, pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti ukuran pasar domestiknya lebih besar.• Positif atau negatifnya pertambahan penduduk bagi upaya pembangunan ekonomi sepenuhnya tergantung pada kemampuan sistem perekonomian yang bersangkutan untuk menyerap dan secara produktif memanfaatkan tambahan tenaga kerja tersebut.• Kemampuan itu dipengaruhi oleh tingkat dan jenis akumulasi modal dan tersedianya input atau faktor-faktor penunjang, seperti kecakapan manajerial dan administrasi. dadang-solihin.blogspot.com 6
  7. Kurva Kemungkinan Produksi (production-possibility curve, (production possibility curve PPC)• Kurva ya g menggambarkan pe g ata pote s tota u a yang e gga ba a peningkatan potensi total output dari suatu perekonomian pada tingkat penguasaan teknologi dan jumlah SDM dan modal fisik tertentu• PPC memperlihatkan jumlah output maksimum yang berupa k bi b kombinasi d j i k i dua jenis komoditi, misalnya: b diti i l beras (padat karya) dan radio (padat modal atau teknologi),• Asumsi: segenap sumber daya yang tersedia dalam perekonomian yang bersangkutan benar-benar digunakan secara penuh dan efisien. dadang-solihin.blogspot.com 7
  8. Dampak kenaikan SDM dan SD Fisik terhadap PPF ? Adanya kenaikan kuantitas SDM dan fisik hingga dua kali lipat berkat d k li li t b k t adanya investasi, baik itu investasi yang meningkatkan kualitas sumber daya yang sudah ada maupun investasi yang dimaksud adalah tanah, modal, modal dan tenaga kerja. kerja ? peningkatan kuantitas tersebut akan menggeser PPC ke luar secara sejajar sejajar, dari P-P ke P-P. ? Hal itu menunjukkan bahwa perekonomian ata negara atau yang bersangkutan sekarang dapat memproduksi lebih banyak radio dan beras beras. dadang-solihin.blogspot.com 8
  9. Dampak pertambahan modal dan lahan terhadap PPF• Asumsi: hanya salah satu faktor produksi (modal atau tanah saja) yang bisa berubah dalam suatu waktu, baik itu kualitas waktu maupun kuantitasnya.• Apabila terjadi penambahan modal PPC pasti akan lebih condong k produksi radio d ke d k i di• Apabila terjadi penambahan lahan (atau peningkatan kualitas penggarapannya), maka kurva tersebut akan lebih condong pada padi d d di dadang-solihin.blogspot.com 9
  10. 3.3 Kemajuan Teknologi• kemajuan teknologi yang bersifat netral ( f (neutral technological progress),• kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor saving technological progress), dan• kemajuan teknologi y g hemat modal (capital- j g yang ( p saving technological progress).• Kemajuan teknologi yang meningkatkan pekerja (labor-augmenting technological progress) (l b ti t h l i l )• kemajuan teknologi yang meningkatkan modal (capital augmenting (capital-augmenting technological progress) dadang-solihin.blogspot.com 10
  11. neutral technological g progress• Terjadi apabila teknologi tersebut memungkinkan kita mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi dengan menggunakan jumlah dan kombinasi faktor input yang sama.• Contoh: pengelompokan tenaga kerja (semacam spesialisasi) yang dapat mendorong peningkatan output dan kenaikan konsumsi masyarakat.• Ditinjau dari sudut analisis kemungkinan produksi, perubahan teknologi yang netral, yang dapat melipatgandakan output secara konseptual sama output, konseptual, saja artinya teknologi yang mampu melipatgandakan semua input produktif. dadang-solihin.blogspot.com 11
  12. laborsaving technological progress• Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memperoleh output yang lebih tinggi dari jumlah input tenaga kerja yang sama.• P Penggunaan k komputer elektronik, mesin t k til t l kt ik i tekstil otomatis, bor listrik berkecepatan tinggi, traktor dan mesin pembajak tanah, dan banyak lagi jenis mesin serta peralatan modern lainnya,• Sebagian besar kemajuan teknologi pada abad kedua puluh adalah teknologi yang hemat tenaga kerja.• Jumlah pekerja yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan produksi mulai dari pengemasan kacang sampai dengan pembuatan sepeda dan jembatan, semakin sedikit. dadang-solihin.blogspot.com 12
  13. capital-saving technological progress• Di negara-negara Dunia Ketiga yang berlimpah tenaga kerja tetapi langka modal kemajuan teknologi hemat modal, modal merupakan sesuatu yang paling diperlukan.• Kemajuan teknologi ini akan menghasilkan metode produksi padat karya yang lebih efisien ( k i yang d k i d tk l bih fi i (yakni, memerlukan biaya lebih rendah), misalnya mesin pemotong rumput berputar atau mesin pengayak g g y dengan tenaga tangan, pompa penghembus dengan tenaga kaki dan penyemprot mekanis di atas p gg g punggung untuk p pertanian skala kecil.• Pengembangan teknik produksi di negara-negara berkembang yang murah, efisien dan padat karya (hemat modal) -atau teknologi tepat guna- merupakan atau guna salah satu unsur terpenting dalam strategi pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada perluasan penyediaan lapangan kerja kerja. dadang-solihin.blogspot.com 13
  14. labor-augmenting technological progress)• Terjadi apab a pe e apa te o og te sebut mampu e jad apabila penerapan teknologi tersebut a pu meningkatkan mutu atau keterampilan angkatan kerja secara umum.• Misalnya, dengan menggunakan LCD, televisi, dan media komunikasi elektronik lainnya di dalam kelas, proses b l j bi l bih l belajar bisa lebih lancar sehingga ti k t hi tingkat penyerapan bahan pelajaran juga menjadi lebih baik. dadang-solihin.blogspot.com 14
  15. capital-augmenting technologicalprogress• Jika penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memanfaatkan barang modal yang ada secara lebih produktif. produktif• Misalnya, penggantian bajak kayu dengan bajak baja dalam produksi pertanian. pertanian dadang-solihin.blogspot.com 15
  16. Definisi pertumbuhan ekonomi (economic growth) suatu negara ( i th) t menurutadalah k Simon Kuznets“Pertumbuhan k Prof. ik k it d l“P t b h ekonomi d l h kenaikan kapasitas dalam ijangka panjang dari negara yang bersangkutan untukmenyediakan berbagai barang ekonomi kepadapenduduknya. Kenaikan kapasitas itu sendiri ditentukanatau dimungkinkan oleh adanya kemajuan ataupenyesuaian teknologi, institusional (kelembagaan), danideologis terhadap berbagai tuntutan keadaan yang ada". dadang-solihin.blogspot.com 16
  17. Ciri proses pertumbuhan ekonomi Profesor Kuznets1.1 Tingkat pertumbuhan output per kapita dan pertumbuhan penduduk yang tinggi.2. Tingkat kenaikan total produktivitas faktor yang tinggi. tinggi3. Tingkat transformasi struktural ekonomi yang tinggi.4. Tingkat transformasi sosial dan ideologi yang tinggi.5. Adanya kecenderungan negara-negara yang mulai atau yang sudah maju perekonomiannya untuk berusaha merambah bagian bagian dunia lainnya bagian-bagian sebagai daerah pemasaran dan sumber bahan baku yang baru.6. Terbatasnya penyebaran pertumbuhan ekonomi6 T b t b t b h k i yang hanya mencapai sekitar sepertiga bagian penduduk dunia. dadang-solihin.blogspot.com 17
  18. Delapan perbedaan yang mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan syarat-syarat terlaksananya pembangunan ekonomi modern1. Perbedaan kekayaan sumber daya alam dan kualitas modal manusia.2. Pendapatan p kapita dan tingkat GNP di saat mulai p per p g membangun, bila dibandingkan dengan negara-negara lainnya.33. Perbedaan iklim. e bedaa4. Perbedaan jumlah penduduk, distribusi, serta laju pertumbuhannya.5.5 Peranan sejarah migrasi internasional internasional.6. Perbedaan dalam memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional.7. Kemampuan melakukan penelitian d pengembangan7 K l k k liti dan b dalam bidang ilmiah dan teknologi dasar.8. Stabilitas dan fleksibilitas lembaga-lembaga politik. dadang-solihin.blogspot.com 18
  19. 1. Kekayaan Sumber Daya Alam dan y y Manusia• Negara-negara Dunia Ketiga dewasa ini kurang memiliki kekayaan alam apabila dibandingkan dengan negara-negara maju pada saat pertama kali memulai pembangunan ekonominya. k i• Dahulu, ketika mereka mulai menggalang kekuatan ekonomi, kekayaan alam mereka masih utuh; sedangkan kekayaan negara-negara negara negara berkembang sudah dirampok atau bahkan habis diperas oleh kolonialisme.• Di Amerika Latin dan Afrika, walaupun memiliki sumber daya alam agak banyak, tidak memiliki modal untuk mengelola dan banyak memanfaatkannya.• Modal tersebut tidak akan mudah diperoleh tanpa mengorbankan sejumlah besar otonomi dan kekuasaan g j nasional mereka kepada perusahaan-perusahaan multinasional yang secara teknis dan finansial memang lebih mampu mengelola sumber-sumber daya itu secara efisien. dadang-solihin.blogspot.com 19
  20. • Kemampuan suatu negara untuk mengelola sumber p g g daya alam antara lain tergantung pada kecakapan manajerial dan kapabilitas teknis penduduknya, serta akses mereka ke pasar serta akses untuk p memperoleh informasi dengan biaya minimal.• Dewasa ini, mayoritas penduduk negara-negara Dunia Ketiga kurang terdidik kurang pengalaman, terdidik, pengalaman dan kurang cakap apabila dibandingkan dengan penduduk negara-negara yang sekarang maju pada awal pertumbuhan ekonominya Akses mereka ke ekonominya. pasar dan sumber informasi pun relatif sangat terbatas.• M Menurut ekonom Paul R t k P l Romer, d dewasa i i negara- ini negara berkembang "miskin karena penduduknya tidak memiliki akses ke gagasan-gagasan yang dahulu dimanfaatkan oleh negara-negara yang d h l di f tk l h sekarang maju untuk menciptakan nilai ekonomis". dadang-solihin.blogspot.com 20
  21. • Bagi Romer, kesenjangan teknologi antara negara- negara miskin dan negara-negara kaya dapat dipilah menjadi d j di dua, yakni k k i kesenjangan objek (object gap) j bj k ( bj t ) yang bersifat fisik (pabrik, jalan raya, dan mesin modern), dan kesenjangan gagasan (idea gap) yang antara lain b t l i berwujud k ti j d ketimpangan i f informasi, i serta ketimpangan pengetahuan tentang pemasaran, distribusi, upaya kontrol inventori, pemrosesan transaksi, dan pembangkitan motivasi pekerja.• Kesenjangan gagasan ini oleh Thomas Homer-Dixon disebut kesenjangan daya kreasi (ingenuity gap), yakni, ketimpangan dalam menciptakan gagasan- gagasan inovatif untuk mengatasi berbagai persoalan sosial dan teknis yang bersifat praktis yang menjadi praktis, sumber perbedaan pengalaman pertumbuhan antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang.• Kesenjangan sumber daya manusia seperti itu tidak ditemui oleh negara-negara yang sekarang tergolong maju pada awal industrialisasinya. dadang-solihin.blogspot.com 21
  22. 2. Tingkat Relatif GNP dan Pendapatan Per Kapita P K it• Lebih dari 70% penduduk negara-negara Dunia Ketiga harus negara negara berusaha keras guna mempertahankan hidupnya dengan pendapatan yang sangat minimum.• Pada saat memulai era pertumbuhan modern, negara-negara yang sekarang makmur, d l k k dalam b b berbagai aspek ekonomi sudah i k k i d h jauh lebih maju daripada bagian--bagian dunia lainnya.• Mereka dapat mengambil manfaat dari posisi keuangannya yang kuat untuk memacu kesejahteraannya sendiri sehingga kian memperlebar kesenjangan pendapatan antara mereka dengan penduduk negara-negara berkembang.• Di saat mereka mengawali proses pertumbuhan ekonomi modernnya, mereka sudah mempunyai modal dan posisi yang cukup kokoh.• Sebaliknya, negara-negara berkembang dewasa ini memulai y , g g g proses pertumbuhan dengan tingkat pendapatan per kapita yang paling rendah menurut skala internasional. dadang-solihin.blogspot.com 22
  23. 3.3 Perbedaan Iklim• Masih memerlukan analisis lebih mendalam untuk memastikan benar atau tidaknya perbedaan iklim ini termasuk ke dalam faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan g usaha-usaha pembangunan.• Hampir seluruh negara-negara Dunia Ketiga terletak di daerah yang beriklim tropis atau subtropis.• Sejarah membuktikan bahwa hampir setiap negara yang berhasil mengembangkan ekonominya secara modern terletak di daerah yang beriklim dingin.• Salah satu faktor iklim yang secara langsung mempengaruhi produksi pada umumnya adalah suhu udara yang panas dan lembab di kebanyakan negara miskin.• Suhu yang panas dan lembab itu tidak hanya menyebabkan perasaan yang kurang enak pada para pekerja tetapi juga pekerja, menggerogoti atau menekan kesehatan, mengurangi keinginan bekerja keras sehingga pada akhirnya menurunkan tingkat produktivitas dan efisiensi. dadang-solihin.blogspot.com 23
  24. 4. Jumlah Penduduk, Penyebaran, dan Pertumbuhannya• Pada saat ini jumlah penduduk negara-negara Dunia Ketiga, kepadatan dan perkembangannya sangat berbeda dengan y g ada di negara-negara maju, g yang g g j , baik sekarang maupun di masa lampau ketika mereka mengawasi proses pembangunannya.• Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat jelas merupakan kendala.• Revolusi industri dan tingkat pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang ti j k j tinggi mustahil akan d i t hil k dapat t dicapai oleh negara-negara yang sekarang maju apabila mereka juga mengalami laju pertumbuhan penduduk yang sedemikian cepat d nyaris tid k d d k d iki t dan i tidak terkendali seperti yang terjadi dewasa ini di negara- negara miskin. dadang-solihin.blogspot.com 24
  25. 5. Peranan Sejarah Migrasi j g Internasional• Jaman dahulu negara-negara yang sekarang maju merasa bebas berimigrasi ke mana saja belahan bumi ini• Sekarang mereka sangat membatasi datangnya para imigran ke negara mereka• Terbuka bagi mereka yang berpendidikan tinggi, sehingga menimbulkan brain drain dadang-solihin.blogspot.com 25
  26. 6. Rangsangan Pertumbuhan dari Maraknya Perdagangan Internasional• Dasar pertukaran atau nilai tukar perdagangan (terms of trade) negara-negara b k b (t ft d ) berkembang selama l ini terus menunjukkan penurunan.• Apabila negara-negara berkembang mampu p g g g p memproduksi barang-barang tertentu dengan biaya yang lebih rendah daripada negara-negara maju (misalnya saja, tekstil, pakaian, sepatu, dan beberapa produk manufaktur ringan) maka negara- negara maju segera mencoba menghambat masuknya barang-barang tersebut ke negaranya barang barang dengan berbagai macam alasan dan cara, yakni mulai dari pengenaan tarif impor atau bea masuk yang kelewat tinggi pengenaan aneka rupa tinggi, hambatan perdagangan nontarif (nontariff barriers) seperti kuota impor, sampai dengan penerapan persyaratan kesehatan dan ijin-ijin khusus khusus. dadang-solihin.blogspot.com 26
  27. 7. Kemampuan Melakukan Penelitian serta Pengembangan IPTEK Dasar • Dalam bidang penelitian serta pengembangan IPTEK, negara- negara Dunia Ketiga sampai sejauh ini masih berada dalam posisi yang sama sekali tidak menguntungkan • Hanya negara-negara makmur yang memiliki surplus kekayaan sajalah yang sanggup melakukannya, mengingat begitu besa ya biaya yang dibutuhkan. besarnya b aya ya g d butu a • Negara-negara kaya sangat tertarik untuk mengembangkan produk-produk yang serba canggih, pasar yang seluas-luasnya, metode produksi dengan teknologi tinggi yang menggunakan banyak i b k input modal d manajemen serta pengetahuan yang d l dan j h tinggi, dalam usahanya untuk menghemat tenaga kerja dan bahan-bahan baku yang langka. • Sebaliknya, negara-negara Sebaliknya negara negara miskin lebih berkepentingan dengan produk-produk relatif sederhana, menghemat modal, padat karya dan bisa diproduksi untuk pasar yang terbatas. dadang-solihin.blogspot.com 27
  28. 8.Stabilitas serta Fleksibilitas Lembaga-lembaga Politik dan Sosial• Sebelum revolusi industri negara-negara maju merupakan negara yang b k benar-benar merdeka, b d k sehingga mereka sepenuhnya mampu menyusun kebijakan nasional mereka sendiri berdasarkan konsensus umum menuju k arah " d i k j ke h "modernisasi". i"• Kebanyakan negara-negara Dunia Ketiga dewasa ini merupakan negara atau bangsa yang baru saja memperoleh kebebasan berpolitik, mereka belum merupakan bangsa yang kokoh, utuh atau terkonsolidasi, dan tentu saja belum memiliki kemampuan yang memadai untuk menyusun strategi pembangunan nasionalnya sendiri.• Konsep modernisasi pada hakekatnya merupakan konsep "impor" yang masih asing bagi masyarakat negara-negara Dunia Ketiga dadang-solihin.blogspot.com 28
  29. Terima Kasih dadang-solihin.blogspot.com 29

Download
Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan as:

From:

To:

Share Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading