This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Art & Culture

Seni dan Budaya Politik Jawa

0.00 (0 votes)
Document Description
Bagi orang Jawa, pengaruh kesenian wayang dalam kehidupan nyata sangat besar. Cerita wayang maupun tokoh-tokoh wayang seringkali mengilhami sikap hidupnya, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tidak kurang dari Soeharto, presiden kedua negara kita. Menjelang kejatuhannya, dia pernah mengatakan akan mengundurkan diri dan akan lebih meningkatkan kehidupan rohaninya. Seperti para raja ksatria dalam tokoh pewayangan, jika sudah tua tidak mau lagi menjadi raja; dan akan mengabdikan dirinya untuk meningkatkan amal ibadahnya dengan menjadi seorang pendeta. Dalam istilah pewayangan, sering disebut dengan: " lengser keprabon, mandeg pandita ".
File Details
  • Added: October, 21st 2010
  • Reads: 699
  • Downloads: 24
  • File size: 264.36kb
  • Pages: 88
  • Tags: jawa, seni, pewayangan
  • content preview
Submitter
  • Name: hendrik
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

Budaya Politik

by: nayu, 12 pages

BUDAYA POLITIK Muhamad Soleh Pengertian Menurut Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, Isilah budaya politik terutama mengacu pada Orientasi politik ...

DI ANTARA AGAMA DAN BUDAYA :

by: jayden, 33 pages

Penyelidikan ini berusaha untuk memahami upacara Peusijuek dalam masyarakat Aceh dari perspektif agama dan budaya. Soalan utama kajian ialah adakah peusijuek itu amalan budaya atau amalan agama? ...

KOMITE HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA

by: holly, 38 pages

Hukum Internasional tentang hak asasi manusia dirancang untuk melindungi seluruh hak asasi manusia untuk sepenuhnya mendapatkan kehidupan yang bebas, aman, mantap, sejahtera dan sehat. Hak hidup ...

Aspek Sosial Ekonomi dan Budaya Agroforestri

by: shayan, 42 pages

Alih-guna lahan hutan menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan ...

Seni, Sastera dan Budaya dalam Cerminan Masyarakat

by: fadwa, 5 pages

S eni dan sastera merupakan satu wadah yang amat penting dalam mengungkapkan tahap kemanusiaan kita yang sedia ada. Para sarjana telah memberitahu kita bahawa tahap ketinggian sesuatu peradaban itu ...

MEMORANDUM KOMITE PERENCANA BIDANG SOSIAL DAN BUDAYA

by: sebestyen, 32 pages

Aksebilitas masyarakat terhadap sarana kesehatan menentukan tingkat kesehatan masyarakat tersebut. Provinsi Jawa Barat dengan keadaan geografi yang sangat heterogen mempunyai masalah dalam ...

PERANAN WANITA DALAM SENI PERTUNJUKAN BALI DI KOTA DENPASAR

by: susanna, 12 pages

Artikel ini dimaksudkan untuk membahas semakin dominannya peranan wanita dalam seni pertunjukan Bali, khususnya yang ada di Kota Denpasar, selama dua puluh lima tahun belakangan ini. Ada lima belas ...

AKTIVITI FESTIVAL KUALA LUMPUR 2010 (MENGIKUT BIDANG) 1 - 31 JULAI ...

by: aldous, 40 pages

Pelancaran Festival Kuala Lumpur Gabungan persembahan genre seni persembahan, seni tampak, warisan, bahasa dan persuratan dan permainan tradisional dalam satu majlis gilang-gemilang seni dan budaya ...

PEMANFAATAN KEBERAGAMAN BUDAYA INDONESIA DALAM PENGAJARAN BAHASA ...

by: regina, 9 pages

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus bahasa negara Indonesia. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia sudah dikumandangkan dalam Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 oleh para pemuda ...

SAKRAL [ SACRED] DAN PROFAN [STUDI PEMIKIRAN EMILE DURKHEIM TENTANG SOSIOLOGI AGAMA]

by: bailey, 24 pages

Emile Durkheim, seorang intelektual yang tidak dapat dilespakn dari kontek sosial kultural yang melingkupinya. Penekanannya pada sain dan reformasi sosial, maka Ia dipandang menempati posisi penting ...

Content Preview

Seni dan Budaya
Politik Jawa
Rachmat Susatyo


i




SENI DAN BUDAYA

POLITIK JAWA







Rachmat Susatyo











Koperasi Ilmu Pengetahuan Sosial

2008


ii








KATA PENGANTAR





Bagi orang Jawa, pengaruh kese
nian wayang
dalam kehidupan nyata sangat besar. Cerita wayang
maupun tokoh-tokoh wayang seringkali mengilhami
sikap hidupnya, baik dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara. Tidak kurang dari Soeharto,
presiden kedua negara kita. Menjelang kejatuhannya,
dia pernah mengatakan akan mengundurkan diri dan
akan
lebih
meningkatkan
kehi
dupan
rohaninya.
Seperti para raja ksatria dalam tokoh pewayangan, jika
sudah tua tidak mau lagi menja
di raja; dan akan
mengabdikan
dirinya
untuk
menigkatkan
amal
ibadahnya dengan menjadi seorang pendeta. Dalam
istilah pewayangan, sering dis
ebut dengan: ”lengser
keprabon, mandeg pandita”.

Nama-nama para tokoh pewayangan, utamanya
para ksatria, juga banyak digunakan untuk memberi
nama anak-anaknya. Agar si anak memiliki sifat seperti
nama yang disandangnya. Sebaga
i contoh, nama
Wisnu, Bima, Harjuna, dan lain-lain sering diambil
dan dijadikan sebagai nama ses
eorang. Pemberian


iii
nama tokoh-tokoh wayang kepada seseorang, patut
diduga tidak terdapat dalam (etnis) lain di Indonesia.

Walaupun kesenian wayang (golek) juga terdapat
dalam masyarakat Sunda, namun pengaruhnya tidak
sekuat seperti dalam masyaraka
t Jawa. Kesenian
pertunjukan wayang, walaupun sekarang sudah mulai
jarang, namun masih sering d
ait
mpilkan dalam
berbagai kesempatan, seperti: acara perkawinan, atau
bahkan kenegaraan yang diadaka
n oleh pimpinan
pemerintahan dari etnis Jawa. S
elain itu, kesenian
wayang juga masih ditampilkan dalam acara di media
elektronika, seperti televisi.

Buku ini tentu saja hanya meng
ungkapkan
secara garis besarnya saja, tentang kesenian wayang
dan budaya Jawa yang sedikit ab
nyak mendapat
pengaruh dari kisah pewayangan. Kritik dan saran
yang bersifat membangun guna kesempurnaan tulisan
ini, sangat penulis harapkan.



Bandung, 2008


Penulis


iv
DAFTAR ISI




Halaman
KATA PENGANTAR ......................................................... ii
DAFTAR ISI ........................................................................... iv

BAGIAN PERTAMA
PASANG SURUT SENI TRADISIONAL..................... 1
Pengaruh Alat-alat Elektronika Terhadap Kesenian
Tradisonal Di Jawa....................................................................... 6
Komersialisasi Seni Tradisional.................................................. 9

BAGIAN KEDUA
PERKEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN
WAYANG di JAWA.................................................................... 12
Silhouet Sebagai Awal Seni Pertunjukan Wayang .................... 12
Relief Sebagai Seni Pertunjukan Wayang.................................. 27
Awal Seni Pertunjukan Wayang Purwa .................................... 30
Tantangan di Masa Depan ......................................................... 35

BAGIAN KETIGA
BUDAYA MASYARAKAT JAWA ....................................... 38
Etika Budaya Jawa ...................................................................... 42
Nilai-nilai Dasar Orang Jawa..................................................... 52

BAGIAN KEEMPAT
KONSEP KEKUASAAN JAWA DAN PENERAPAN-
NYA ............................................................................................... 56
Penerapan Konsep Kekuasaan Jawa Pada Masa


v
Pemerintahan Raja-Raja Mataram ........................................... 61
Peran Budaya Jawa dalam Kehidupan Berbangsa ............... 69
DAFTAR SUMBER ................................................................. 80






Bagian Pertama






PASANG SURUT SENI

TRADISIONAL



Kesenian, merupakan salah satu
sistem
kebudayaan universal yang terd
apat disetiap
masyarakat di dunia. Dengan demikian, kesenian
pasti terdapat di semua masyar
akat, termasuk
masyarakat dari etnis Jawa. Salah satu kesenian
yang sangat berperan besar dalm kehidupan
masyarakatnya, adalah kesenian wayang yang
mendapat pengaruh dari India. Pengaruh dari
India ini begitu menonjolnya, terutama karena
pengaruh
ajaran
Hindu
yang
d
u ul begitu
mengakar dan ma
syarakat dalam kehidupan
orang Jawa.

Sejalan dengan semakin majuny a suatu
masyarakat,
atau
bangsa,
sem
ina k besar
pengaruh
yang
masuk
dan
dite
m r
a i oleh
masyarakat bersangkutan. Salah
satu faktor
penting yang berperan besar da
l m kehidupan
masyarakat,
adala
h
pengaruh
teknologi
informasi.


2

Meningkatnya
sarana
dan
pras
nar
informasi dewasa ini, terutam
a sarana dan
prasarana
teknologi
informasi elektronika,
seperti radio dan televisi selain memberi dampak
positif, ternyata juga membawa dampak negatif.
Salah satu dampak negatif dari radio dan televisi,
adalah semakin menurunnya minat masyarakat
untuk
menyaksikan
secara
lan
u gs
ng
seni
pertunjukan tradisional, seperti seni pertunjukan
wayang. Baik itu seni pertunjukan, seni wayang
kulit, wayang orang (
wong), maupun wayang
golek. Wayang kulit dan wayan gwong sangat
populer di masyarakat Jawa, sedangkan wayang
golek terutama banyak dipentaskan dan disenangi
masyarakat
Sunda.
Seni
wayang
Golek
sesungguhnya
pernah
juga
te
p r
a d
t a
di
masyarakat
Jawa,
tetapi
dalam
perkembangannya,
kalah
bersaing
dengan
kesenian
wayang
kulit
atau
w
a a
n y
g wong.
Sehingga sekarang ini hanya wa
yang kulit dan
wayang wong lah
yang
dapat
bertahan
di
masyarakat Jawa.

Seperti diketahui, hampir semua kesenian
wayang
biasanya
ditampilkan ka ji ada
permintaan untuk tampil dengan sistem kontrak.
Baik itu kontrak antara grup k
esenian wayang
dengan perorangan, maupun kon
r t
ak antara
grup
wayang
dengan
salah
satiu
nstansi,
termasuk televisi. Selain tampil dengan sistem
kontrak, di Jawa khususnya, pertunjukan wayang
wong juga tampil secara rutin di sebuah gedung


3
pertunjukan. Para penontonnya harus membeli
tiket masuk, dan pemasukan dari penjualan tiket
inilah yang menjadi tulang pun
ggung eksisnya
pertunjukan wayang wong.

Dengan
semakin
menurunnya
jumlah
penonton, maka pendapatannya juga sema
kin
menurun.
Padahal
pada
umumn
ya, para
senimannya menggantungkan hidupnya dari seni
yang
digelutinya
ini.
Sehingga

menurunnya
jumlah pendapatan atau gaji me
r ka. Padahal,
mereka bukan saja menanggung i h
dup diri
sendiri,
tetapi
juga
keluarganya.
Suramnya
kehidupan mereka sudah barang tentu juga
berakibat suramnya seni pertunjukannya.

Melihat kenyataan semacam ini, memang
ada usaha-usaha dari pihak pemerintah daerah
maupun pusat yang berusaha mel
estarikannya,
dengan cara memberikan subsidi dana. Seperti
yang dilakukan oleh pemerintah
daerah Jawa
Tengah. Namun demikian, subsidi ini tentunya
tidak dapat mencukupi kebutuha
nnya, yang
terutama dari hasil penjualan tiket masuk.
Akibatnya, banyak dari seni tradisional ini, yang
pernah mengalami masa kejayaannya, terpaksa
harus gulung tikar dan tidak m
ampu bertahan
hidup sampai sekarang.

Wayang Orang Ngesti Pandowo y
n a
g
mendapat bantuan keuangan dar i pemerintah
daerah, nampaknya juga akan be
rnasib sama.
Mereka baru dapat mementaskan jika jumlah
penontonnya dirasa cukup banya
k, sehingga


4
jumlah uang masuk yang diperoleh akan dapat
menutup
biaya
produksinya.
Sy
k u
ur
dapat
memperoleh kelebihan.

Mengenai gulung tikarnya beberapa seni
pertunjukan tradisional, sperti Ketoprak, Wayang
Orang, drama tradisional, dapat dilihat dengan
bubarnya beberapa kelompok yang pernah jaya
dimasa
lalu,
misalnya:
Kelomp
k o

Dagelan
Matara, Sri Mulat dan lain-lain. Sementara itu,
yang masih tetap bertahan samp
ai sekarang,
mengalam nasib ”hidup segan, mati tak mau”.
Di beberapa daerah, terutama d
i pantai utara
Jawa Barat, seperti: Indramayu
, Subang, dan
Purwakarta, memang sampai seka
r ng masih
tumbuh
subur
seni
pertunjukan
d rama
tradisional,
namun
kelangsunga
n
hidupnya
dimasa mendatang juga perlu d
p i
ertanyakan.
Seni pertunjukan yang ada di daera
h tersebut
dewasa ini sangat tergantung p
ada kehidupan
keberhasilan panen padi para anti, namun
mengingat sekarang ini semak in meluasnya
kawasan
industri
di
daerah ste
e r
but,
juga
pemukiman,
maka
bisa
dip
k e
a r
n k
ira
kelangsungan seni tradisional
juga semakin
menghawatirkan. Hal ini tidak lain disebabkan,
karena areal sawah yang ada se
karang semakin
sempit, dan para petani mulai
beralih mata
pencahariannya dari tani ke industri. Terjadinya
mobilitas lapangan kerja semac
am ini, sudah
barang
tentu
akan
menggeser lai- n
ni ilai
masyarakat yang ada. Dari masyarakat agraris ke

Download
Seni dan Budaya Politik Jawa

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share Seni dan Budaya Politik Jawa to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share Seni dan Budaya Politik Jawa as:

From:

To:

Share Seni dan Budaya Politik Jawa.

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share Seni dan Budaya Politik Jawa as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading