This is not the document you are looking for? Use the search form below to find more!

Report home > Lifestyle

THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC )

0.00 (0 votes)
Document Description
Metode treatment yang diberikan di Lapas Narkotika Jakarta adalah metode Therapeutic Community (TC), yaitu suatu metode rehabilitasi sosial yang ditujukan kepada korban penyalahguna NAPZA, yang merupakan sebuah "keluarga" terdiri atas orang-orang yang mempunyai masalah yang sama dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menolong diri sendiri dan sesama yang oleh seseorang dari mereka, sehingga terjadi perubahan tingkah laku dari yang negatif ke arah tingkah laku yang positif.
File Details
  • Added: March, 20th 2011
  • Reads: 595
  • Downloads: 17
  • File size: 1.02mb
  • Pages: 15
  • Tags: therapeutic community, drugs, drug treatments
  • content preview
Submitter
  • Name: hubert
Embed Code:

Add New Comment




Related Documents

Effects of Deforestation on Tree Diversity and Livelihoods of Local Community A Case Study from Nepal

by: shinta, 22 pages

The objectives of this study were to assess the status and trend of deforestation in the Shiwalik region of the central Nepal, and to explore the most significant effects of community ...

The Therapeutic Conditions Antecedent to Change : A Theoretical View

by: shinta, 10 pages

The conceptualizations on which this chapter is based were hammered out in stafl interactions at the University of Chicago and the University of Wisconsin, and it would be impossible to ...

The Necessary and Sufficient Conditions of Therapeutic Personality Change

by: shinta, 13 pages

For many years I have been engaged in psychotherapy with individuals in distress. In recent years I have found myself increasingly concerned with the process of abstracting from that ...

Vertical integration: a version of voluntary and community sector collaboration in delivering services for children, young people and families

by: bizmana, 15 pages

The purpose of this report is to: *consider the meaning of vertical integration *outline the potential pros and cons of vertical integration in the delivery of services to children, ...

2009 CRITICAL SUCCESS FACTORS FOR THE NORTH CAROLINA COMMUNITY COLLEGE SYSTEM

by: shinta, 94 pages

First mandated by the North Carolina General Assembly in 1989 (S.L. 1989; C. 752; S. 80), the Critical Success Factors report has evolved into the major accountability document for the ...

A Conjoint Analysis of Farmer Preferences for Community Forestry Contracts in the Sumber Jaya Watershed, Indonesia

by: samanta, 38 pages

A wide range of policy instruments have been devised and applied to support the goals of sustainable forestry management. Community forestry programs can contain elements of several of these ...

The impact of Electronic Commerce on Tax Revenues in the Caribbean Community

by: samanta, 32 pages

This paper analyses the likely implications of electronic commerce on tax revenues in the Caribbean Community. I utilised a static microeconomic approach to determine the effects. Based on the ...

Broadening Participation in Community Problem Solving: a Multidisciplinary Model to Support Collaborative Practice and Research

by: samanta, 47 pages

Over the last 40 years, thousands of communities—in the United States and internationally—have been working to broaden the involvement of people and organizations in addressing ...

Five challenges for the operations management research community

by: samanta, 3 pages

When Jack Meredith invited me to write this short piece on research in operations management, I took the opportunity to reflect on what I have seen in my nearly 25 years as a professor of operations ...

Linking the New Economy to the Livable Community

by: samanta, 31 pages

The Ahwahnee Principles, developed at the annual Ahwahnee Conference of the Local Government Commission in 1991, helped launch an influential movement against conventional urban and suburban ...

Content Preview
THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC )
LAPAS Klas IIA NARKOTIKA Jakarta
THERAPEUTIC COMMUNITY (TC)
LAPAS KLAS IIA NARKOTIKA JAKARTA
By : Winanti, S.Psi, Psi.
A.PENDAHULUAN
etode treatment yang diberikan di Lapas Narkotika Jakarta adalah
metode Therapeutic Community (TC), yaitu suatu metode
Mrehabilitasi sosial yang ditujukan kepada korban penyalahguna
NAPZA, yang merupakan sebuah “keluarga” terdiri atas orang-orang yang
mempunyai masalah yang sama dan memiliki tujuan yang sama, yaitu
menolong diri sendiri dan sesama yang oleh seseorang dari mereka, sehingga
terjadi perubahan tingkah laku dari yang negatif ke arah tingkah laku yang positif.
Teori yang mendasari metode TC adalah pendekatan behavioral dimana
berlaku sistem reward (penghargaan/penguatan) dan punishment (hukuman)
dalam mengubah suatu perilaku. Selain itu digunakan juga pendekatan
kelompok, dimana sebuah kelompok dijadikan suatu media untuk mengubah
suatu perilaku.
TC adalah sekelompok orang dengan masalah yang sama, mereka
berkumpul untuk saling bantu dalam mengatasi masalah yang dihadapinya.
Dengan kata lain, man helping man to help himself, yaitu seseorang menolong
orang lain untuk menolong dirinya. Dalam program TC kesembuhan diciptakan
lewat perubahan persepsi/pandangan alam (the renewal of worldview) dan
penemuan diri (self discovery) yang mendorong pertumbuhan dan perubahan
(growth and change).
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

Konsep TC yaitu menolong diri sendiri, dapat dilakukan dengan adanya
keyakinan bahwa:
1. Setiap orang bisa berubah
2. Kelompok bisa mendukung untuk berubah
3. Setiap individu harus bertanggung jawab
4. Program terstruktur dapat menyediakan lingkungan aman dan kondusif
bagi perubahan
5. Adanya partisipasi aktif
TC merupakan suatu wujud kehidupan nyata dalam bentuk simulasi. Di
dalam TC ada berbagai norma-norma dan falsafah yang dianut untuk
membentuk perilaku yang lebih baik. Norma-norma dan falsafah yang
ditanamkan dalam TC tersebut kemudian berkembang menjadi suatu budaya
TC, yang didalamnya mencakup:
1. The Creed (Philosophy)
Merupakan filosofi atau falsafah yang dianut dalam TC. Falsafah ini
merupakan kerangka dasar berpikir dalam program TC yang harus dipahami
dan dihayati oleh seluruh residen.
2. Unwritten Philosophy
Merupakan nilai-nilai dasar yang tidak tertulis, tetapi harus dipahami oleh
seluruh residen. Karena, inilah nilai-nilai atau norma-norma yang hendak
dicapai dalam program. Dengan mengikuti program TC ini, residen dapat
membentuk perilaku baru yang sesuai dengan unwritten philosophy.
3. Cardinal Rules
Cardinal Rules merupakan peraturan utama yang harus dipahami dan ditaati
dalam program TC, yaitu:

No drugs (tidak diperkenankan menggunakan narkoba)
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14


No sex (tidak diperkenankan melakukan hubungan seksual dalam bentuk
apapun)

No violence (tidak diperkenankan melakukan kekerasan fisik)
4. Four Structure Five Pillars
(1) 4 Kategori struktur program :
a. Behaviour management shaping (Pembentukan tingkah laku)
Perubahan perilaku yang diarahkan pada kemampuan untuk
mengelola kehidupannya sehingga terbentuk perilaku yang sesuai
dengan nilai-nilai, norma-norma kehidupan masyarakat.
b. Emotional and psychological (Pengendalian emosi dan psikologi)
Perubahan perilaku yang diarahkan pada peningkatan kemampuan
penyesuaian diri secara emosional dan psikologis.
c. Intel ectual and spiritual (Pengembangan pemikiran dan
kerohanian)
Perubahan perilaku yang diarahkan pada peningkatan aspek
pengetahuan, nilai-nilai spiritual, moral dan etika, sehingga mampu
menghadapi dan mengatasi tugas-tugas kehidupannya maupun
permasalahan yang belum terselesaikan
d. Vocational and survival (Keterampilan kerja dan keterampilan
bersosial serta bertahan hidup)
Perubahan perilaku yang diarahkan pada peningkatan kemampuan
dan keterampilan residen yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan
tugas-tugas sehari-hari maupun masalah dalam kehidupannya.
(2) 5 Pil ars (5 tonggak dalam program)
a. Family milieu concept (Konsep kekeluargaan)
Untuk menyamakan persamaan di kalangan komunitas supaya
bersama menjadi bagian dari sebuah keluarga.
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

b. Peer pressure (Tekanan rekan sebaya)
Proses dimana kelompok menekankan contoh seorang residen dengan
menggunakan teknik yang ada dalam “TC”
c. Therapeutic session (Sesi terapi)
Berbagai kerja kelompok untuk meningkatkan harga diri dan
perkembangan pribadi dalam rangka membantu proses kepulihan .
d. Religius session (Sesi agama)
Proses untuk meningkatkan nilai-nilai dan pemahaman agama.
e. Role model ing (Keteladanan)
Proses pembelajaran dimana seorang residen belajar dan mengajar
mengikuti mereka yang sudah sukses.
5. Tool’s of The House
Tool’s of The House merupakan alat-alat atau instrumen yang ada dalam TC
yang digunakan untuk membentuk perilaku. Penerapan Tool’s of The House
yang benar diharapkan dapat membawa perubahan perilaku yang lebih baik.
6. Struktur (Hirarki) Fungsi Kerja
Di dalam TC dikenal adanya kelompok-kelompok kerja yang terbagi dalam
departemen (divisi), dimana residen yang berada dalam departemen tersebut
akan menjalankan tugasnya setiap hari sesuai dengan fungsi kerjanya (job
function) masing-masing. Hal ini diperlukan untuk menjaga kelangsungan
operasional kegiatan sehari-hari serta sebagai latihan keterampilan dan
meningkatkan tanggung jawab residen terhadap komunitasnya. Di dalam job
function tersebut dikenal adanya sistem status (hirarki) yang menentukan
tingkatan tanggung jawab dari residen. Sistem Status (hierarki berdasarkan
status) tersebut adalah :
a.
C.O.D. (Coordinator of Department)
b. Chief
c. Shingle/H.O.D. (Head of Department)
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

d. Ramrod
e. Crew
7. Tahapan Program
1) Induction
Tahap ini berlangsung pada sekitar 30 hari pertama saat residen mulai
masuk. Tahap ini merupakan masa persiapan bagi residen untuk
memasuki tahapan Primary.
2) Primary
Tahap ini ditujukan bagi perkembangan sosial dan psikologis residen.
Dalam tahap ini residen diharapkan melakukan sosialisasi, mengalami
pengembangan diri, serta meningkatkan kepekaan psikologis dengan
melakukan berbagai aktivitas dan sesi teraputik yang telah ditetapkan.
Dilaksanakan selama kurang lebih 3 sampai dengan 6 bulan. Primary
terbagi dalam beberapa tahap, yaitu:
• Younger member
• Middle Peer
• Older member
3) Re-entry
Re-entry merupakan program lanjutan setelah Primary. Program Re-entry
memiliki tujuan untuk memfasilitasi residen agar dapat bersosialisasi
dengan kehidupan luar setelah menjalani perawatan di Primary. Tahap ini
dilaksanakan selama 3 sampai dengan 6 bulan.
4) Aftercare
Program yang ditujukan bagi eks-residen/alumni. Program ini
dilaksanakan di luar panti dan di kuti oleh semua angkatan di bawah
supervisi dari staf re-entry. Tempat pelaksanaan disepakati bersama.
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

Dengan budaya TC seperti di atas, maka diharapkan pelaksanaan
program benar-benar dijalankan oleh residen. Residen sebagai objek dan subjek
yang menjalankan treatment. Program disusun untuk membuat residen terlibat
secara penuh dalam setiap kegiatan, sesuai dengan job function-nya masing-
masing. Kedudukan petugas hanya sebagai pengawas, yang mengawasi
jalannya program.
B.IMPLEMENTASI THERAPEUTIC COMMUNITY
rogram TC yang dilaksanakan di Lapas Klas IIA Narkotika Jakarta ini
diadaptasi dari pelaksanaan TC pada panti-panti rehabilitasi narkoba
Pyang ada di Indonesia, yang mengacu pada pedoman pelaksanaan
rehabilitasi narkoba yang ditetakan oleh Departemen Sosial (Depsos) dan Badan
Narkotika Nasional (BNN). Meskipun demikian, tidak semua kegiatan dalam
program TC tersebut dapat dilaksanakan secara murni di dalam lapas. Hal ini
dikarenakan adanya perbedaan kondisi dan fungsi dari lapas dan panti
rehabilitasi.
Jadwal pelaksanaan kegiatan reguler ini dilakukan setiap hari Senin
sampai Jumat dari jam 09.30-12.00 WIB dan kemudian dilanjutkan jam
14.00-16.00 WIB. Sampai saat ini program yang telah dijalankan adalah program
Primary.
Selain kegiatan reguler di dalam program TC juga memberikan pelatihan
khusus selama kurang lebih 1 bulan untuk calon ‘Peer Counselor’. Para
pesertanya merupakan anggota family yang telah selesai mengikuti kegiatan
reguler TC dan berhasil lolos dari proses seleksi penilaian. Sampai saat ini telah
ada 15 Peer Counselor yang membantu proses kegiatan TC sehari-hari. Adapun
untuk menjadi Peer Counselor harus memiliki syarat-syarat seperti berikut:
-
Telah selesai mengikuti program primary
-
Menunjukkan progress yang positif
-
Lulus seleksi (administrasi, wawancara, psikotest)
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

-
Aktif menjalani pelatihan PC
-
Lulus ujian setelah pelatihan
Adapun kegiatan kelompok (group therapy) dalam TC yang telah
dilaksanakan di Lapas Narkotika Jakarta adalah :
a. M
orning Meeting
Yaitu kegiatan rutin setiap pagi hari pada pukul 09.00 s.d 11.00 WIB
yang berupa pertemuan seluruh family untuk menyampaikan hal-hal penting
yang terjadi di lingkungan blok mereka.
Tata Cara Pelaksanaan Morning Meeting adalah :
• Seluruh family berkumpul di suatu tempat/ruangan
• Family berdiri membentuk lingkaran dan bergandengan tangan untuk
membaca serenity prayer yang dipimpin oleh salah satu residen yang
di kuti oleh seluruh residen lainnya
• Setelah selesai membaca serenity prayer, maka seluruh residen
berangkulan untuk membaca philosophy yang dipimpin oleh salah satu
residen dan diikuti oleh residen lainnya
• Family duduk melingkar dengan membentuk huruf U dengan susunan
status older berada di ujung lingkaran
• Di bagian tengah ujung lingkaran disediakan dua kursi untuk seorang
conduct (mayor on duty) dan seorang C.O.D. /On Chair (C.O.D. yang
bertugas hari itu)
• Morning Meeting dimulai dengan sesi announcement, dilanjutkan
dengan awareness, pul ups, interuption, issue, dan diakhiri dengan
second half. Second half terdiri dari ritual up lifter, games, weather
forecast, news.
• Setelah second half dilanjutkan dengan pembacaan process observer,
pembentukan theme of the day.
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

• Morning Meeting ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh
Chief dengan seluruh residen berdiri dan saling bergandeng tangan
• Sebelum meninggalkan tempat, residen saling bersalaman dan
berpelukan (hug each other)
b. M
orning Briefing
Merupakan kegiatan yang membahas berbagai hal yang menyangkut
kegiatan TC selama 1 minggu dilakukan pada akhir minggu. Tujuannya untuk
meningkatkan kejujuran sesama family.
c. O
pen House
Yaitu kegiatan pemeriksaan dan penggeledahan kamar hunian (blok)
resident TC untuk melihat kondisi kamar baik dari sisi kebersihan, kerapihan
maupun adanya pelanggaran yang dilakukan residen. Kegiatan ini dilakukan
secara insidentil (sewaktu-waktu), dipimpin oleh konselor dan dibantu oleh
status older.
d. E
ncounter Group
Yaitu suatu kegiatan yang dirancang khusus untuk mengekspresikan
perasaan kesal, kecewa, sedih, perhatian (concern), dan lain-lain. Kegiatan
ini merupakan kegiatan dari pembentukan perilaku dan pengaturan emosi
agar lebih disiplin dan terarah.
Tujuan Encounter Group :
-
Menciptakan kehidupan komunitas yang sehat dan dinamis
-
Menjadikan komunitas personal yang bertanggung jawab
-
Menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan
-
Membangun kedisiplinan
-
Belajar mengarahkan emosi secara baik dan benar tanpa
menimbulkan dendam
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

Tata Cara Pelaksanaan Encounter Group :
• Residen duduk membentuk lingkaran
• Di tengah barisan lingkaran diposisikan dua kursi yang saling
berhadapan dengan jarak tertentu (± 1,5 m)
• Seorang conduct (fasilitator/salah satu mayor) memimpin doa
sebelum memulai kegiatan
• Conduct memandu residen untuk menyebutkan Rules of Encounter
satu persatu secara bergantian
• Family yang memasukkan drop slip/memiliki feeling duduk di kursi
yang disediakan secara bergantian
• Family yang memiliki feeling tersebut melakukan running
feeling/menyalurkan kemarahannya kepada residen yang
dimaksudkan/di drop slip
• Setelah semua family yang drop slip melakukan running feeling,
maka conduct memberikan feed back
• Kegiatan ditutup dengan membaca doa yang dipimpin oleh conduct
• Setelah selesai semuanya maka diakhiri dengan saling bersalaman
dan berpelukan
e. S tatic Group
Merupakan suatu kegiatan dalam bentuk kelompok-kelompok kecil
yang membicarakan berbagai macam persoalan kehidupan keseharian dan
kehidupan yang lalu.
Dalam kegiatan Static, setiap kelompok difasilitasi oleh seorang
konselor yang membangun suasana nyaman dan rasa percaya sesama
residen.
Tujuan Static :
-
Membangun kepercayaan antara sesama residen dan konselor
-
Image breaking (membuka diri dengan membangkitkan rasa
percaya pada lingkungan)
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

-
Menumbuhkan rasa tanggung jawab moril terhadap permsalahan
temannya
-
Bersama mencari solusi pemecahan masalah yang tepat
Tata Cara Pelaksanaan Static Group :
• Family dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang dipimpin oleh
seorang static (peer counsel or)
• Setiap kelompok duduk melingkar
• Kegiatan dimulai dengan membaca doa yang dipimpin oleh counsel or,
dimana semua residen dalam setiap kelompok saling bergandeng tangan
• Kelompok mulai melakukan sharing permasalahan pribadi mereka,
dilanjutkan dengan confrontation (tanya jawab) dan pemberian feed back
oleh masing-masing anggota kelompok/counsel or
• Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan diakhiri dengan saling
bersalaman dan berpelukan
f. P
.A.G.E. Group ( Peer Accountability Group Evaluation)
Adalah suatu kegiatan yang mengajarkan residen untuk dapat
memberikan penilaian positif dan negatif terhadap perilaku dan sikap residen
lain dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan ini residen dilatih untuk
meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perilaku komunitas.
Tujuan PAGE Group:
-
Residen mendapat masukan yang jujur terhadap sikap dan
perilakunya selama menjalani TC
-
Residen menyadari kekurangan dan kelebihannya sehingga bisa
melakukan introspeksi
-
Membangkitkan rasa percaya diri
-
Membangun komunitas yang sehat dengan saling peduli
g. M
ix Confrontation
B y : W i n a n t i , S . P s i , P s i .
Page 14

Document Outline

  • ÿ
  • ÿ

Download
THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC )

 

 

Your download will begin in a moment.
If it doesn't, click here to try again.

Share THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC ) to:

Insert your wordpress URL:

example:

http://myblog.wordpress.com/
or
http://myblog.com/

Share THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC ) as:

From:

To:

Share THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC ).

Enter two words as shown below. If you cannot read the words, click the refresh icon.

loading

Share THERAPEUTIC COMMUNITY ( TC ) as:

Copy html code above and paste to your web page.

loading